Home / Breaking News / Saham Anak Usaha Terdilusi, Debt to Equity Ratio TRIN Diprediksi Turun Tajam

Saham Anak Usaha Terdilusi, Debt to Equity Ratio TRIN Diprediksi Turun Tajam

trin
ilustrasi salah satu proyek TRIN

PROPERTI – Debt to Equity Ratio (DER) PT Perintis Triniti Properti Tbk (IDX: TRIN) diproyeksikan turun tajam menjadi sebesar 0,74x pada akhir tahun 2020 dari sebelumnya 1,74x pada periode 30 Juni 2020. Hal ini dikarenakan terdilusinya kepemilikan PT Perintis Properti Tbk terhadap PT Triniti Dinamik menjadi sebesar 18,12% dari sebelumnya 53,37%.

Hal ini diproyeksikan akan menyebabkan liabilitas PT Perintis Triniti Properti Tbk menjadi sebesar Rp 475,58 Miliar pada akhir tahun 2020, dari proyeksi sebelumnya sebesar Rp 1,3 Triliun. Hal tersebut menjadi cerminan kinerja yang baik dari laporan keuangan Perseroan di akhir 2020 yang akan datang.

BACA JUGA :   Pertama Kali Digelar, JGC Property Expo 2018 Targetkan Rp132 Miliar

“Penurunan DER yang siginifikan setelah dilusi saham TD menjadi salah satu tolak ukur kinerja keuangan Perseroan di masa yang akan datang, karena rendahnya DER akan berpengaruh positif terhadap Profitabilitas Perseroan.” kata Ishak Chandra, CEO sekaligus Presiden Direktur PT Perintis Triniti Properti Tbk, dalam keterangan tertulis.

Penurunan kepemilikan Perseroan yang diakibatkan oleh dilusi saham di TD membuat proyeksi total aset Perseroan mengalami penurunan sebesar Rp 753 Miliar, meski begitu, akan terjadi penurunan utang sebesar Rp 832 Miliar, sehingga penurunan utang dipastikan akan lebih tinggi dibandingkan dengan penurunan total aset.

BACA JUGA :   Pakuwon Jati Resmikan The Westin Surabaya Di Kawasan Superblok Pakuwon Mall

Setelah dilusi saham TD, berdasarkan Rasio lancar (Current Ratio) yang diproyeksikan Perseroan pada tahun 2020 yaitu sebesar 1.43 kali, yang artinya Perseroan masih tetap memiliki kemampuan yang baik dalam melunasi kewajibannya.

Sebelumnya, Anak usaha PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) yakni PT Triniti Dinamik melakukan penambahan modal ditempatkan atau disetor sebesar Rp 121,4 Miliar. Hal ini menyebabkan modal Triniti Dinamik menanjak menjadi sebesar Rp 151,4 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 30 miliar. Hal inilah yang menjadi penyebab terdilusinya kepemilikan PT Perintis Triniti Properti Tbk terhaap PT Triniti Dinamik.

Dengan demikian komposisi kepemilikan saham Triniti Dinamik adalah Perintis Triniti Properti memiliki 274,31 juta saham, Panca Agung Gemilang sebanyak 107,57 juta saham, Valtos Globalindo sebanyak 51,4 juta saham, Kevin Jong sebanyak 53,79 juta saham, Vincent Yo sebanyak 26,89 juta saham dan Heriyanto sebanyak 1 Miliar saham.

Check Also

Hasil Operasi Q1/2021, Pendapatan SCG Meningkat 26% Sebesar Rp 61 Triliun

BAHAN BANGUNAN – SCG melaporkan hasil operasinya untuk Q1/2021 dengan keuntungan yang meningkat dari Produk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 178

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link