Saturday , September 19 2020
Home / Figur / Semuanya Dilakukan Dengan Sepenuh Hati

Semuanya Dilakukan Dengan Sepenuh Hati

Perjalanan karier Zaldy Wihardja bisa dikatakan cukup unik. Pasalnya, pria yang kerap berpenampilan rapi ini sempat menekuni berbagai profesi. Bahkan sebelum berkiprah di bisnis properti, Zaldy sempat bekerja di Pabrik kertas. Padahal, Zaldi memiliki latar belakang pendidikan di bidang tehnik sipil dan keuangan.
Bagi Saya semuanya berjalan apa adanya. Sebagai seorang profesional, apa saja yang ditugaskan pimpinan, saya terima. “Sesuatu hal yang baru saya anggap sebagai sarana pembelajaran dan sebuah tantangan yang harus dihadapi,” kata Zaldy
Disinggung apa kiat dan strateginya?, Zaldi hanya mengatakan, “Saya tidak pernah berjanji atau berkata hal-hal di luar kemampuan dan materi yang dipromosikan. Sesederhana apapun materi promosinya, bila disampaikan dengan baik, calon konsumen pasti akan tertarik,” ungkap lulusan Teknik Sipil, Universitas Trisakti 1997 ini.
Istimewanya, materi promosi yang selama ini ditawarkan kepada konsumennya, bukan sembarang. Selama enam tahun terakhir ini pula, Zaldy menangani proyek-proyek prestisius Agung Podomoro Group. Mulai dari Sudirman Park, Jakarta Residences, Thamrin Residences, hingga terakhir Kuningan City. “Empat proyek inilah materi promosi yang harus saya terjemahkan ke dalam bahasa sales and marketing yang dapat dipahami dan diterima publik sehingga mereka tertarik membeli. Saya selalu berkomunikasi dari hati ke hati dengan calon konsumen. Berusaha memahami kebutuhan mereka,” kiat pehobi traveling ini.
Hal yang sama juga diberlakukannya terhadap teman dan tim kerjanya. Ia menyebutnya sebagai heart leadership. “Tidak harus melulu reward and punishment yang diterapkan. Kepemimpinan kuat tidak lahir dari penerapan hukuman terhadap apa yang dilanggar. Melainkan bagaimana kita mampu memahami dan menggali segala macam potensi yang dimiliki tim kerja. Jika sudah paham, kita akan mudah menentukan dan mencapai target penjualan,” imbuh Zaldy yang selalu menyelesaikan tugas dan tanggungjawabnya dengan sepenuh hati.
Sebelumnya dia diminta menangani proyek Sudirman Park, lalu Jakarta Residence, Thamrin Residence, dan Kuningan City. Sebelumnya dia diminta menangani proyek Sudirman Park, lalu Jakarta Residence, Thamrin Residence, dan Kuningan City.
Kini dia diberi tantangan baru untuk menangani vila dan resor di pegunungan. Diakui Zaldy, menangani proyek Vimala Hills ini memerupakan tantangan baru yang harus di hadapinya. Apalagi, proyek ini menjadi salah satu proyek besarnya Agung Podomoro Group, bahkan langsung di pantau orang pertama Agung Podomoro.
“kalau dulu saya menangani superblok seperti apartemen, garden house, ruko, perkantoran, tapi sekarang saya dipercaya menangani Vimalla. Jadi kali ini harus naik dan turun gunung,” kata sarjana strata dua PPM ini.

Check Also

Haris Lambey, Calon Walikota Batam

Haris Lambey Ingin Mengembalikan Kejayaan Kota Batam

FIGUR – Bakal Calon Walikota Batam yang akan maju pada Pilkada serentak tahun 2020 mendatang, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 173

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
cover majalah
close-link