Wednesday , September 30 2020
Home / Breaking News / Terapkan PSAK 72, Pendapatan Triniti Land di Q1 Tahun 2020 Turun

Terapkan PSAK 72, Pendapatan Triniti Land di Q1 Tahun 2020 Turun

progres collins boulevard
Progress pembangunan Collins Boulevard tetap berjalan meski menghadapi pandemi. PT Perintis Triniti Properti Tbk (IDX:TRIN) membukukan Marketing Revenue sebesar Rp 93,3 milliar di sepanjang kuartal 1- 2020.

PROPERTI – PT Perintis Triniti Properti Tbk (IDX:TRIN) membukukan Pendapatan yang dibukukan (Booked Revenue) sebesar Rp 11,6 Miliar sepanjang Q1 2020 walaupun Marketing Revenue yang berhasil didapat di Q1 2020 sebesar Rp 93,3 milliar.

Hasil Pendapatan yang dibukukan sebesar Rp 11,6 milliar menurun dibandingkan pendapatan yang dibukukan perusahaan pada Kuartal I 2019 yang sebesar Rp 75,3 miliar. Penurunan ini terjadi lantaran Perseroan mulai mengimplementasikan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 72 atau PSAK 72 yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2020 dan secara resmi menggantikan seluruh standar terkait pengakuan pendapatan yang ada saat ini.

BACA JUGA :   Tepat Waktu, Apartemen Saumata Serah Terima

Pendapatan yang bisa dibukukan pada perusahaan real estat yang diatur dalam PSAK 72 hanya membukukan pendapatan dari proyek yang sudah diserah terimakan, berbeda dengan aturan sebelumnya yang mencatatkan pendapatan berdasarkan progress of completion. Hal ini mengakibatkan pembukuan dan pencatatan laporan keuangan Triniti Land berbeda dengan Actual Performance Perseroan yang baik.

Seperti pada Q1 2020, Perseroan mencatatkan penjualan (Marketing Revenue) Rp 93,3 milliar namun dikarenakan proyek Perseroan seperti The Smith, Collins Boulevard dan Marc’s Boulevard belum serah terima, maka Perseroan tidak dapat mencatatkan Penjualannya dan berakibat Perseroan mencatatkan kerugian sebesar Rp 14,38 miliar. Penerapan PSAK 72 secara penuh oleh TRIN merupakan upaya penerapan tata kelola perusahaan yang baik oleh Perseroan.

BACA JUGA :   Rental Economic of Housing : Beli Kopinya Sewa Tempatnya, Bukan Sebaliknya

Meski dalam jangka pendek hal ini akan membuat pendapatan dan keuntungan yang tercatat tergerus, Perseroan tidak terlalu kuatir karena “actual” performance perseroan tidak seperti yang tercermin dalam “pencatatan” di laporan keuangan. Perseroan memastikan dalam jangka panjang pendapatan dan keuntungan perusahaan akan melonjak tajam ketika dimulainya serah terima proyek the Smith, Collins Boulevard dan Marc’s Boulevard dan juga akan didukung peluncuran proyek baru dari Perseroan.

“Kami dari Direksi dan Manajemen memutuskan untuk melakukan penerapan PSAK 72 secara penuh untuk memastikan perseroan menerapkan Good Corporate Governance dan juga transparansi dalam pengelolaan perusahaan,” kata Presiden Direktur dan CEO PT Perintis Triniti Properti Tbk., Ishak Chandra dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA :   SAP Ground Breaking Saumata Suites

Perseroan juga tidak menampik kalau pandemi COVID-19 yang melanda dan melumpuhkan perekonomian, sedikit banyak berkontribusi bagi tidak maksimalnya pendapatan yang diperoleh  Perseroan di Kuartal Pertama 2020 ini terutama sejak bulan Maret 2020. Meski demikian, Perseroan tetap melakukan berbagai strategi dan inovasi yang terukur untuk mengurangi dampak dari COVID-19 seperti mulai menekankan promosi digital dan juga pemasaran secara online sejak pandemik dimulai. Selain itu Perseroan juga akan mulai mengeluarkan produk baru yang bisa membuat serah terima lebih cepat seperti rumah tapak (landed house).

Inovasi Hadapi Kelaziman Baru
Pandemi COVID-19 yang masih melanda Indonesia dan berbagai negara lainnya menuntut perusahaan properti terutama Triniti Land untuk berapdatasi dengan kelaziman baru. Salah satunya adalah dengan kebijakan pemasaran yang membuahkan hasil lewat penjualan virtual yang dibuktikan dengan naiknya pemasaran secara online. Selain itu, Triniti Land juga melakukan penyesuaian penerapan jam kerja yang fleksibel bagi seluruh karyawan namun efisien dan berpegang pada hasil kerja.

BACA JUGA :   Terus Ekspansi, YELLO Hotels Buka Hotel Baru di Kota Manado

“Kami juga berencana akan menerapkan Work From Home Partial walaupun pandemik sudah selesai dengan penerapan 3-to-2 concept. Jadi karyawan bekerja di kantor hanya 3 hari dan 2 harinya bekerja dari rumah. Kami berkeyakinan dengan Task Management, System Collaboration dan KPI yang jelas, konsep partial WFH ini akan bisa berjalan dengan baik dan membuat karyawan bisa lebih produktif dan mereka akan mempunyai kehidupan yang “balance” antara bekerja dan keluarga. Selain itu perseroan juga bisa menekan biaya operasi,” jelas Ishak.

Triniti Land juga memastikan kegiatan pembangunan akan tetap berjalan dengan baik, sebelum dan usai pandemik berlalu. Proyek the Smith diharapkan serah terima akhir tahun ini atau awal tahun 2021, Collins Boulevard sudah mulai dibangun sejak akhir tahun lalu dan Marc’s Boulevard Batam juga akan mulai dibangun pada Q3/Q4-2020 ini.

Check Also

permata bank

PermataBank Dukung Upaya Pemerintah Putus Rantai Penyebaran COVID-19

INFO PERBANKAN – Dalam upaya mendukung pemerintah Indonesia untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 173

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
cover majalah
close-link