Thursday , October 29 2020
Home / Nasional / Ekonomi / Terjadi Penurunan Meski Masih Aman

Terjadi Penurunan Meski Masih Aman

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Jones Lang La Salle baru-baru ini, pasar properti di Jakarta masih dibayang-bayangi kondisi ekonomi dan bisnis yang melambat. “Akibatnya, belum terlihat adanya pergerakan aktivitas signifikan dari triwulan sebelumnya,” ujar Anton Sitorus, Head of Research Jones Lang La Salle.
Pada sektor perkantoran komersial misalnya, Angela Wibawa selaku Head Of Market Jones Lang La Salle mengatakan bahwa penyerapan ruang kantor di daerah CBD kembali menurun sekitar 8000 m2 dari triwulan sebelumnya. Walaupun penyerapan menurun, tingkat hunian perkantoran di daerah CBD naik tipis di kisaran 94 %.  Untuk perkantoran non CBD ,penyerapan sepanjang triwulan I 2014 turun tipis menjadi sekitar 19,500 m2 dari 22,500 m2. Angka ini menunjukkan bahwa tingkat penyerapan sektor perkantoran komersial kawasan non CBD lebih tinggi daripada di kawasan CBD.
Sedangkan dari sektor residential, Head of Residential JLL Luke Rowe menyampaikan, bahwa penjualan sepanjang triwulan 1 tahun 2014 mengalami kenaikan dibanding triwulan sebelumnya. Penjualan unit kondominium di pasar primer dalam periode ini mencapai sekitar 3,350 unit. Naik hamper 50 % q-o-q. Meningkatnya volume penjualan dalam kondisi pasar yang melemah  ini disinyalir oleh tingginya peluncuran pasok baru oleh developer di awal tahun 2014.
“Lebih dari 4,100 unit kondominium dari sekitar tujuh proyek baru diluncurkan oleh pengembang di Jakarta pada bulan Januari sampai Maret,” ungkap Luke. Dimana, lanjutnya , kebanyakan menyasar pada segmen kelas menengah yakni 90 % dan sisanya menyasar pada segmen kelas atas. Namun pertumbuhan harga kondominium saat ini kembali menurun.  Dalam triwulan ini , kenaikan harga rata-rata semua segmen diperkirakan hanya mencapai sekitar 1.4 % q-o-q, melemah dibanding triwulan sebelumnya dimana harga tumbuh sekitar 3.1 % q-o-q.

Check Also

BI Pangkas Lagi Suku Bunga Acuan, Analis : Sektor Properti Jadi Menarik

EKONOMI – Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link