Wednesday , September 30 2020
Home / Indeks Berita / Tertahan di Saham Gocap, Marga Abhinaya Abadi Siap Fokus Tahun Depan

Tertahan di Saham Gocap, Marga Abhinaya Abadi Siap Fokus Tahun Depan

Jelang hari natal 2019, Harga saham PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) anjlok hingga turun di level Rp 50 alias menjadi saham gocap. (poto : entitasnews.com)

EKONOMI – Harga saham PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) tertahan di level Rp 50 alias menjadi saham gocap, pasca Februari 2019 lalu masuk dalam kategori saham unusual market (UMA). Di tengah harga saham minoritas itu, MABA juga membukukan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp 156,73 miliar pada kuartal III-2019.

Rugi tersebut sejatinya membaik dari posisi kuartal III-2018, yang tercatat mencapai Rp 163,82 miliar. Untuk memperbaiki kinerja, Direktur Utama MABA Adrian Bramantyo mengatakan perusahaan akan merestrukturisasi organisasi perusahaan. Selain restrukturisasi, perusahaan juga akan fokus mengurangi biaya keluar.

BACA JUGA :   Analis : Kabinet Indonesia Maju Jokowi Disambut Positif Investor

Selanjutnya, MABA akan memperbaiki strategi pengembangan khususnya konsep masing-masing unit dan model marketing serta promosi. Tahun depan, di kuartal I-2010, MABA akan fokus pada bisnis hospitality.

“Fokus di hospitality business di awal kuartal satu, yang terbukti pada masa krisis masih menyumbang kontribusi revenue dengan initial investment yang cenderung tidak terlalu tinggi,” ujar Adrian pada Senin (23/12). Pada kuartal II-2019 perusahaan kembali fokus ke bidang properti agar bisa memberi kontribusi yang signifikan.

Terkait asal dananya, Adrian mengatakan perusahaan akan menjual aset perusahaan yang belum terjual seperti stock apartemen dan tanah yang belum dikembangkan.  “Tidak menutup kemungkinan juga untuk bekerjasama dengan investor luar,” tegasnya.

BACA JUGA :   Kontribusi Kurangi Kemacetan, REI Jatim Bangun Underpass Senilai Rp 71 Miliar

Marga Abhinaya Abadi adalah perusahaan yang didirikan dengan nama PT Lintas Insana Wisesa pada 2009. Ini adalah perusahaan pembangunan properti, perhotelan, dan restoran milik Saligading Bersama. Saligading Bersama didirikan oleh mantan direktur utama PT PP Tbk (PTPP) periode 2004-2011, Musyanif, bersama koleganya. (Artha Tidar)

Check Also

Di Era Adaptasi Kebiasaan Baru Metland Catat Penjualan Rp540 Miliar

Properti – Pendapatan versi marketing sales PT Metropolitan Land Tbk, hingga Juni 2020 tercatat sebesar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 173

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
cover majalah
close-link