Thursday , November 26 2020
Home / Indeks Berita / Tinggal Di Rusunawa Dapat Membentuk Karakter Sosial Generasi Muda

Tinggal Di Rusunawa Dapat Membentuk Karakter Sosial Generasi Muda

Rusunawa

RUSUNAWA – Pemerintah terus mengupayakan pembentukan karakter generasi muda Indonesia melalui pembangunan hunian yang layak seperti rumah susun sewa (Rusunawa). Dengan tinggal di Rusunawa, para generasi muda dapat belajar bagaimana menjalani kehidupan sosial dan terbiasa hidup di hunian vertikal.

“Rusunawa dapat bermanfaat sebagai dasar untuk pembinaan mental dalam meningkatkan mutu generasi muda Indonesia. Mereka yang tinggal di Rusunawa dapat memupuk sikap toleransi antar sesama penghuni untuk menjaga suasana tetap tertib,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid saat meresmikan Rusunawa Mahasiswa Stikes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (25/7) dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA :   WNI Masih Pilih Singapura Tempat Beli Properti

Menurut Khalawi, saat ini merupakan waktu yang sangat tepat untuk melatih dan membentyk karakter generasi muda untuk tinggal di hunian vertikal. Sebab, ke depan lahan untuk perumahan akan semakin terbatas, sedangkan kebutuhan hunian terus bertambah.

Untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang baik, imbuhnya, dapat dimulai dari hunian yang layak. Ke depan pemerintah akan terus mendukung melakukan pembangunan untuk menyediakan tempat yang layak huni seperti Rusunawa.

Pembangunan Rusunawa untuk mahasiswa pada dasarnya merupakan salah satu bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam penyediaan rumah dan penataan kawasan lingkungan pendidikan. “Saya berharap dengan ditandatanganinya prasasti ini, maka Rusunawa ink sudah bisa langsung dihuni oleh para mahasiswa. Saya juga minta agar Rusunawa ini dapat dijaga dan dirawat dengan baik, sehingga bisa bermanfaat kedepannya,” harapnya.

BACA JUGA :   Setia Luncurkan UNO Di Kota Melbourne

Rusunawa Stikes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong Kabupaten Probolinggo dibangun pada tahun 2018 lalu. Rusunawa ink terdiri dari satu tower setinggi empat lantai dengan tipe 24 sebanyak 50 unit kamar.

“Pembangunan Rusunawa ini menggunakan dana APBN sebesar Rp. 10,2 miliar. Kami juga telah melengkapi Rusunawa ini dengan fasilitas dasar yakni jaringan air bersih, sanitasi dan listrik. Selain itu setiap kamar juga telah diisi dengan meubelair, seperti lemari, meja, kursi, dan tempat tidur di masing-masing kamarnya,” terangnya.

Sebagai informasi Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2018 telah menyelesaikan pembangunan Rusunawa sebanyak 45 tower. Rusunawa tersebut dibangun oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan (Satker Bangrum) sebanyak 27 tower dan 18 tower oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Provinsi Jawa Timur.

BACA JUGA :   Program BSPS, Kementerian PUPR Rehab 4.500 Unit RTLH di Jambi

Sedangkan pada tahun 2019 sedang dibangun 24 tower Rusunawa terdiri dari enam tower oleh Satker Bangrum dan 18 tower oleh SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Timur.

Pimpinan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH Moh. Hasan Mutawakil Alallah mengatakan pihaknya sangat berterimakasih kepada Kementerian PUPR yang ikut membantu peningkatan kualitas pendidikan di pondok pesantren ini. “Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah karena pembangunan Rusunawa ini merupakan wujud keberpihakan pemerintah terhadap pentingnya pendidikan terutama di pesantren,” katanya.

Check Also

Jelang Akhir Tahun, Paramount Land Raih Tiga Penghargaan Dari Event Berbeda

PROPERTI – Paramount Land berhasil meraih tiga penghargaan menjelang akhir tahun 2020 ini yaitu, Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link