Friday , October 30 2020
Home / Breaking News / Tren Kota Mandiri Modern, Kawasan Tangerang Paling Prospek di Barat Jakarta

Tren Kota Mandiri Modern, Kawasan Tangerang Paling Prospek di Barat Jakarta

Yiho
CEO PT Yiho Jakarta Real Estate Development, Richard Oh menjelaskan konsep pengembangan Sentosa Park, Tangerang

PROPERTI – Tangerang masih dianggap sebagai pasar perumahan kelas menengah terkuat di kawasan Jabodetabek. Pertumbuhan unit terjual dan nilai penjualan di Tangerang dan sekitarnya termasuk Kota dan Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, meningkat tajam dibandingkan wilayah lainnya.

Perkembangan properti di kawasan bagian barat Jakarta ini cukup pesat. Dikelilingi banyak pengembang besar, kawasan Tangerang menawarkan ragam properti yang menarik. Tangerang masih menjadi pusat perhatian lantaran posisinya yang strategis dengan ibukota. Dukungan infrastruktur transportasi juga membuat perkembangan properti makin meluas.

BACA JUGA :   Program CSR, Intiland Kembali Gandeng Habitat

Menurut data Rumah.com Property Index, indeks median harga properti residensial di Tangerang dan Tangerang Selatan cenderung naik, meski perlahan. Hingga kuartal I 2019, price index kawasan ini berada di level 105 atau naik 4,68% jika dibandingkan dengan kuartal I tahun 2018.

Soal aksesibilitas, Tangerang sudah terkoneksi dengan Jakarta melalui jaringan commuter line. Selain itu, jalan tol Jakarta-Merak dan JORR, juga menjadi salah satu akses krusial di wilayah ini. Tak hanya itu, tahun ini, ruas tol yang menghubungkan Serpong dan Balaraja yang tengah digarap dan bakal menjadi daya tarik tambahan bagi properti di wilayah ini.

BACA JUGA :   Bukukan Rp225 miliar Saat Soft Launching, Modernland Cilejit Tahap Pertama Sold Out

Lalu, ada Tangerang New Industry City (TNIC). Terletak di Cikupa, Banten, TNIC berjarak 20 kilometer dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dan 30 kilometer dari Jakarta CBD (center bussines district). TNIC merupakan salah satu daerah pinggiran kota yang berpotensi menjadi sebuah kota satelit sekaligus kawasan industri baru dekat Jakarta, hasil garapan CFLD International (Indonesia).

Dari kondisi ini, tak heran PT Yiho Jakarta Real Estate Development membenamkan investasi senilai Rp 450 miliar, untuk membangun hunian Sentosa Park, di TNIC. Bukan sekadar perumahan, menurut CEO PT Yiho Jakarta Real Estate Development, Richard Oh, konsep yang diusung mengadopsi penataan Kota Singapura.

Yiho Jakarta membeli lahan seluas 10 hektar dari CFLD International (Indonesia), anak perusahaan dari China Fortune Land Development (CFLD), pengembang kota industry, asal Tiongkok. Yiho Jakarta menjanjikan perumahan dengan penataan terpadu, dan menggunakan pola bersiku atau sistem grid pada tata guna lahannya. Keuntungan dari pola bentuk ini adalah rute yang mudah dimengerti, sehingga memudahkan aktivitas penghuni keluar masuk kawasan. Sistem grid ini banyak diadaptasi oleh berbagai kota maju di dunia karena keteraturan yang diciptakan membuat arus transportasi menjadi lebih efektif dan efisien.

BACA JUGA :   Sukses Di Proyek Sebelumnya Keppel Land dan Metland Luncurkan Wisteria

Sementara Sales and Marketing Director Sentosa Park Amanda Ho menambahkan, total Sentosa Park akan dibangun sebanyak 1.053 unit rumah yang akan dikerjakan dalam enam fase pekerjaan. “Di TNIC ada lima pengembang besar yang menggarap proyek berskala township. Tentunya ini menjadi kelebihan di kawasan ini dan menunjukan segmen pasar yang sangat kuat dan itu yang membuat kami confident,” bebernya.

Aksesbilitas di TNIC juga menjadi keunggulan lainnya, lanjut Amanda. Sentosa Park terletak di jantung TNIC dengan jarak tempuh 30 menit dari pusat kota Jakarta, serta mudah diakses dengan 4 jalur tol plus future MRT. Empat akses terdekat dengan empat pintu masuk tol untuk menjangkau berbagai aktivitas tersebut, yakni pintu tol ke arah Jakarta; pintu tol arah Serang – Banten; arah bandara Soekarno Hatta; dan ke arah selatan, yakni ke jurusan Balaraja, Serpong, dan BSD (Bintaro Serpong Damai).

Selain menggunakan kendaraan pribadi, akses ke dan menuju perumahan Sentosa Park, ke depannya juga akan terhubung dengan kereta api Moda Raya Terpadu – MRT – the future MRT, yang tak hanya menghubungkan Balaraja – Tangerang sampai ke Cikarang. Namun, sampai ke jurusan Kota dan Lebakbulus.

BACA JUGA :   Ada Peluang di Tengah Pandemi, Sektor Bisnis Yang Masih Berpotensi

Sebagai kota mandiri, fasilitas yang komplit segera dibangun di Sentosa Park. Mulai dari ketersediaan rumahsakit, shoping mall, sekolah, universitas, bahkan ketersediaan shuttle bus ke arah Ibu Kota. Perkembangan infrastruktur dan naiknya populasi di kawasan ini juga mendorong project keseriusan Yiho Jakarta. “Fasilitas yang tersedia, lokasi serta kemudahan akses yang diberikan, memberi nilai tambah tersendiri, bagi mereka yang ingin berinvestasi di kota mandiri TNIC, terutama di Sentosa Park,” tutup Amanda. (Artha Tidar)

Check Also

IKEA

Dalam Satu Tahun, IKEA Food Mampu Kurangi 31% Limbah Makanan

SEKITAR KITA – Permasalahan sampah makanan sudah menjadi isu global yang patut diperhatikan dalam beberapa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link