Tuesday , October 27 2020
Home / Indeks Berita / Tren Properti Mulai Naik, Intiland Siapkan Proyek Hunian Baru di Graha Natura

Tren Properti Mulai Naik, Intiland Siapkan Proyek Hunian Baru di Graha Natura

Harto Laksono, Direktur Marketing (kanan) dan Edison Tan, GM Marketing PT Intiland Grande (kiri) di klaster terbaru Graha Natura, Surabaya.

PERUMAHAN – PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) terus berinovasi untuk pengembangan properti di kota Surabaya, Jawa Timur dengan menyiapkan sejumlah strategi pertumbuhan dengan mengembangkan produk-produk properti baru yang inovatif di proyek-proyek yang dikembangkan.

Harto Laksono Direktur Pemasaran PT Intiland Grande, anak usaha perseroan untuk pengembangan di Surabaya, menilai bahwa saat ini adalah momentum terbaik untuk membeli properti, karena  berpotensi memberikan keuntungan terbaik bagi konsumen.

BACA JUGA :   AJ Kembangkan Rumah TNI/Polri Dengan KPR Patriot Bank BTN

“Saat ini adalah momentum bagi konsumen karena mendapatkan harga terbaik. Sebagai developer kami harus lebih kreatif dan inovatif untuk memenuhi harapan dan kebutuhan konsumen dari sisi produk dan layanan,” ujarnya lebih lanjut.

Perseroan mengakui di tengah kondisi pasar yang masih menantang, cukup banyak konsumen yang memanfaatkan momentum dengan membeli properti saat ini. Penjualan produk-produk hunian, khususnya rumah tapak terbukti relatif masih bergerak, bahkan dua bulan terakhir justru mulai mengalami tren peningkatan.

BACA JUGA :   Kinerja Kinclong, BTN Bidik Posisi Lima Besar  

“Kami merasakan pasar properti mulai bergerak dan menunjukkan tren kenaikan di dua bulan terakhir, khususnya dari segmen konsumen end user. Mulai banyak konsumen yang menanyakan produk baru atau datang langsung ke show unit. Rata-rata didominasi oleh keluarga muda dan kelompok milenial,” kata Harto Laksono.

Perseroan saat ini memiliki dua pengembangan kawasan perumahan di wilayah Surabaya. Berlokasi di kawasan Surabaya Barat, masing-masing adalah kawasan perumahan Graha Famili seluas 280 hektar dan Graha Natura dengan area pengembangan seluas 86 hektar.

BACA JUGA :   Bidik Pasar Profesional Muda Di Gading Serpong, Paramount Land Rilis Granada

“Tahun lalu kami meluncurkan klaster Acacia dan telah terserap hingga tujuh puluh persen. Klaster ini menawarkan rumah compact dua lantai yang tidak terlalu besar namun justru diminati oleh keluarga muda” ungkap Harto Laksono. Pengembangan kawasan Graha Natura dimulai tahun 2012 dengan konsep yang sangat baik dan menjadi salah satu kawasan perumahan favorit di Surabaya Barat.

Mengantisipasi tren meningkatnya permintaan pasar, Perseroan telah menyiapkan sebuah pengembangan klaster baru di kawasan perumahan Graha Natura. Klaster ini menawarkan unit-unit rumah dengan ukuran compact yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, khususnya para keluarga muda dan kelompok milenial.

BACA JUGA :   APL Siapkan Tiga Proyek Residensial Baru Di 2017

“Kami optimis produk rumah dengan luasan compact masih menjadi pilihan favorit di Surabaya. Selain menawarkan konsep desain yang baik dan sehat, unit-unit rumah di klaster ini juga relatif lebih terjangkau dan sesuai dengan daya beli konsumen di segmen menengah,” ujarnya lebih lanjut.

Mengadopsi konsep desain tropikal modern, unit-unit rumah dua lantai ini dirancang sebagai rumah sehat dengan sirkulasi udara pencahayaan yang baik. Perseroan menyediakan empat tipe dengan ukuran lebar lahan mulai 5 meter.

BACA JUGA :   Kinerja Emiten Properti Masih Positif Meski Pandemi Masih Melanda

“Pilihan tipe rumah dengan ukuran tersebut sesuai dengan target pasarnya, yaitu keluarga muda yang cenderung menyukai rumah yang tidak terlalu besar tetapi tetap nyaman. Kami akan mulai pasarkan awal Agustus 2020 dengan harga yang terjangkau,” lanjut Harto Laksono. Pengembangan klaster terbaru ini berlokasi strategis hanya selangkah dari area komersial SOHO Natura 2 dan dekat dengan fasilitas danau buatan, taman, serta club house.

Check Also

Waterfall by Crown Group

Aktifitas Lebih Banyak Dilakukan Di Rumah, Pandemi Pengaruhi Desain Hunian

PROPERTI – Pemerintah dan pelaku industri pengembangan hunian dihimbau untuk memikirkan kembali standar desain bangunan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link