Monday , September 28 2020
Home / Breaking News / Usai Raih Trophy di IPBA 2019, Asmat Amin Juga Berjaya di RCA dan HEA

Usai Raih Trophy di IPBA 2019, Asmat Amin Juga Berjaya di RCA dan HEA

SPS Group
Asmat Amiin menerima trophy IPBA 2019

BERITA PROPERTI – Dalam satu malam, dua penghargaan dari event berbeda diraih oleh Managing Director SPS Group Asmat Amin dan perusahaan pengembang yang ia pimpin. Pertama adalah mendapatkan Top FLPP Developer Of The Year di RealEstate Creative Award (RCA 2019), dan yang kedua adalah The Most Favourite Of Subsidized House Marketing Developer in Indonesia dari Housing Estate (HSE) Award 2019.

Sebelumnya, Asmat Amin menerima penghargaan Tokoh Pengembang Rumah Rakyat Paling Populer 2019 dalam kategori Tokoh-tokoh Fenomenal. Dalam katogori Fenomenal ini, Asmat menerima trophy, bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brojonegoro dan Walikota Tangerang dan Bupati Banyuwangi pada Indonesia Property&Bank Award ke XIV, September 2019 lalu.

BACA JUGA :   SPS Group Bangun Hunian Terjangkau Bak Pelepas Dahaga

Asmat memang pantas menerima sederet penghargaan diatas karena konsistensinya menggarapa pasar tersebut perumahan menengah ke bawah. Bersama SPS Group, Asmat menjadi garda terdepan pembangunan rumah rakyat dan sudah sangat dikenal sebagai developer spesialis rumah subsidi alias rumah murah.

“Kebutuhan pasar menengah ke bawah sangat besar, hal ini merujuk pada angka GDP per kapita, mayoritas penghasilan penduduk Indonesia sebesar 3.700 dollar Amerika/tahun yang artinya bila dibagi per bulan rata-rata Rp3,8 juta. Maka, rata-rata kemampuan mencicil penduduk Indonesia berkisar Rp1,2 juta-Rp1,3 juta/bulan,” kata Asmat Amin.

BACA JUGA :   Apa Saja Faktor Jika Rumah Disebut Tidak Layak Huni? Ini Kriterianya…

Ini artinya, sambung Asmat, untuk segmen rumah subsidi dan subsidi plus atau juga disebut dengan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tidak mengenal istilah lesu karena pasarnya yang sangat besar dan merupakan kebutuhan utama. Hal inilah yang mendasari pihaknya fokus menggarap pasar ini. Selama 18 tahun SPS Group telah berhasil mensuplai lebih dari 100 ribu unit. Tahun lalu, SPS Group berhasil menjual sebanyak 10 ribu unit dari beberapa proyeknya.

Menurut Asmat, kecepatan juga menjadi kunci sukses pengembangan rumah murah. Karena margin keuntungan yang tipis, pengembangannya harus dilakukan dengan kecepatan yang tinggi untuk memperlancar cashflow perusahaan. Misalnya, memasarkan 2.500 unit rumah harus bisa dilakukan dalam 1,5-3 bulan sehingga dana yang ada bisa digunakan untuk membeli lahan baru sehingga pengembangan dan belanja tanah bisa berjalan seiring untuk menjamin kontinuitas perusahaan.

RCA
Para penerima RCA 2019 berpose bersama Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo

“Penghargaan yang diterima dari berbagai lembaga ini menjadi cambuk untuk terus berinovasi dalam pengadaan hunian bagi MBR. Semoga penghargaan ini membuat kami lebih bisa berinovasi dan berkreasi dalam hal pengadaan hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah, dalam hal ini rumah subsidi,” pungkas Asmat Amin.

Check Also

Repower

Repower Serahkan Hadiah Program PASTI REAL Bernilai Miliaran Rupiah

PROPERTI – PT Repower Asia Indonesia Tbk, (REAL) membuktikan komitmen kepada para pemegang saham dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 173

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
cover majalah
close-link