Monday , 16 December 2019
Home / Breaking News / Genjot Penyaluran KPR Skema BP2BT, Bank BTN Gelar Akad Massal

Genjot Penyaluran KPR Skema BP2BT, Bank BTN Gelar Akad Massal

 

BTN Akad Massal 3
Kepala Kantor Wilayah I PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Manahan Hutapea didampingi Kepala Cabang BTN Bogor Slamet Purwadi dan Sekjen DPD Apersi Jawa Barat, Bunyamin meninjau akad KPR massal yang diikuti oleh 200 debitur dengan skema Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan atau BP2BT di Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/11).

BERITA PERBANKAN – Usai dilakukan perombakan di jajaran Komisaris dan Direksi, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., langsung tancap gas. Bahkan, menjelang akhir tahun 2019, bank plat merah ini terus memacu penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR), khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki rumah.

Upaya yang dilakukan dalam menggenjot KPR adalah, selain dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Bank BTN juga makin serius untuk menyalurkan KPR dengan skema  Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan atau BP2BT. Oleh karena itu, dalam rangka memperingati hari ulang tahun KPR yang ke- 43 yang jatuh 10 Desember mendatang, Bank BTN gencar memasarkan KPR dengan skema BP2BT.

BACA JUGA :   Gallery West Office Tower Tutup Atap

Salah satunya adalah dengan menggelar akad massal secara serentak sejak tanggal 25 sampai dengan 29 November 2019 di Kantor Cabang Bank BTN. Dengan upaya tersebut, BTN sukses meraih penyaluran KPR dengan skema BP2BT sebanyak lebih dari 1.200 unit. Salah satu lokasi penyelenggaraan akad massal KPR dengan skema BP2PT adalah kantor cabang Bogor dengan jumlah peserta sebanyak 200 debitur.

Direktur Consumer & Commercial Lending Bank BTN, Hirwandi Gafar  mengatakan, pengajuan BP2BT terus dipacu Bank BTN seiring menipisnya kuota FLPP. Strategi ini dilakukan dengan harapan akhir tahun ini, pihaknya mampu menyelesaikan target penyaluran BP2BT untuk  5.635 unit rumah. Bank BTN mendapatkan kuota BP2BT dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan sepanjang 2019 diperkirakan telah disalurkan KPR dengan skema BP2BT untuk 5.635 unit rumah atau senilai Rp 609 miliar oleh Bank BTN.

“Dengan pencapaian tersebut, itu artinya Bank BTN menjadi bank pelaksana penyalur KPR dengan skema BP2BT terbanyak di Indonesia. KPR yang disalurkan dengan skema BP2BT tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah dengan Bank Dunia. Dalam skema ini, yang diterima konsumen adalah keringanan uang muka, karena BP2BT memberikan subsidi uang muka hingga 40% atau dengan jumlah maksimal Rp 40 juta untuk pembelian rumah tapak.  Sementara suku bunga pada KPR BP2BT mengikuti suku bunga komersial,” ujar Hirwandi Gafar  dalam keterangan resmi.

BTN Akad Massal
Akad massal Bank BTN di Bogor

Dikatakan Hirwandi, pihaknya akan terus mensosialisasikan penyaluran KPR subsidi dengan skema BP2BT. Persyaratannya adalah belum memiliki rumah, belum pernah menerima subsidi perumahan dalam bentuk apapun, dan memiliki penghasilan  maksimal Rp6,5 juta (jika akan membeli rumah tapak) dan Rp8,5 juta (jika ingin membeli rumah susun), serta sudah menabung di Bank selama tiga bulan dengan batasan saldo pada saat pengajuan sebesar Rp 2 hingga 5 juta (tergantung besar penghasilan).

“Untuk memudahkan penyaluran KPR Subsidi dengan skema BP2BT maupun FLPP, kami aktif menjalin kerjasama perusahaan swasta ataupun BUMN yang memiliki karyawan dengan persyaratan di atas, contoh perusahaan yang kami sudah gandeng adalah Grab, Go-jek dan Bluebird  serta sejumlah asosiasi profesi diantaranya Asosiasi pencukur rambut Garut dan Asosiasi penjual mie dan bakso,” kata Hirwandi.

Lebih lanjut Hirwandi menambahkan, sebagai penguasa pangsa pasar KPR Subsidi sebesar 91,55%, Bank BTN berupaya aktif menyukseskan program tersebut dengan melakukan sosialisasi dan promosi lewat pameran properti , bekerjasama dengan perusahaan swasta maupun BUMN, dan menggandeng pengembang rumah subsidi dan mendidik serta melatih pengembang muda dalam Housing Finance Center (HFC).

BACA JUGA :   PROJEK dan CIMB Niaga Tawarkan Belanja Properti Lebih Mudah dan Murah

Per September 2019, sambung dia, perseroan telah menyalurkan kredit perumahan untuk 610.526 unit rumah. Menurut Hirwandi, pencapaian tersebut setara 76,31% dari total target Bank BTN dalam mendukung program nasional ini. “Secara total, hingga akhir tahun nanti, BTN berupaya menyalurkan kredit perumahan untuk 800.000 unit rumah,” kata Hirwandi.

Penyaluran tersebut, imbuh Hirwandi, terdiri atas kredit perumahan untuk 315.845 unit hunian subsidi senilai Rp9,17 triliun. Kemudian, untuk segmen non-subsidi, Bank BTN telah memberikan kredit perumahan untuk 135.791 unit rumah atau setara Rp14,99 triliun. Kinerja positif KPR Bank BTN pun sukses menempatkan bank spesialis pembiayaan perumahan ini tetap menjadi pemimpin di pasar KPR.

Check Also

saumata suites

Target Terjual Habis 2020, Saumata Suites Tawarkan Unit Tiga Kamar Tidur

BERITA PROPERTI – Sukses dengan Saumata Apartment, PT Sutera Agung Properti (SAP), kini tengah merampungkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 167

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link