Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / Parlemen RI Apresiasi Konsep Pembangunan Rumah Susun Berbasis TOD

Parlemen RI Apresiasi Konsep Pembangunan Rumah Susun Berbasis TOD

Rusun TOD Rawa Buntu berada dalam kawasan Stasiun Kereta Rawa Buntu, Serpong

NASIONAL – Pembangunan Rumah Susun berbasis Transit Oriented Development (TOD) Rusun Samesta Mahata Serpong mendapat apresiasi dari Komisi V DPR RI.

Rusun yang berada di Stasiun Rawa Buntu, Kota Tangerang Selatan, Banten itu dibangun dengan sinergi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan, dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Kami mengapresiasi pembangunan TOD ini karena dekat dengan sarana transportasi,” ujar Anggota Komisi V DPR RI Sri Rahayu.

Sejumlah anggota Komisi V DPR RI melakukan kunjungan ke Rusun TOD di Rawa Buntu, Kamis (27/5). Selain itu hadir juga Wakil Walikota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro, Direktur Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Fitrah Nur, Direktur Operasi II PT Adhi Karya Pundjung Setya Brata, dan perwakilan manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro menjelaskan, Rusun TOD Rawa Buntu merupakan proyek sinergi BUMN dimana penyediaan lahan dari PT. KAI dan pembangunannya oleh Perumnas dengan kontraktor PT. Adhi Karya. Rusun tersebut dibangun oleh Perum Perumnas di kawasan Stasiun Rawa Buntu Serpong, Tangerang Selatan.

BACA JUGA :   Direktorat RUK Dorong Layanan Info Perumahan

“Rusun ini berada diatas lahan seluas 24.626 meter persegi dan dibangun sebanyak enam tower dengan total hunian sebanyak 3.632 unit. Pada tahap pertama dibangun sebanyak tiga tower terdiri dari 1.816 unit terbagi menjadi 330 hunian subsidi dan 1.486 hunian non subsidi,” ungkap Budi.

Pengunjung mengamati maket Rumah Susun berbasis Transit Oriented Development (TOD) Rusun Samesta Mahata Serpong

Sementara itu, Fitrah Nur mengungkapkan, konsep hunian berbasis TOD merupakan upaya pengembangan perkotaan yang menuntut keterpaduan antar pola dan struktur ruang wilayah mulai dari perumahan, komersial, dan ruang rekreasi dengan saran transportasi umum yang dapat dijangkau masyarakat dengan berjalan kaki.

“Selain Rusun Samesta Mahata Serpong, saat ini juga ada beberapa Rusun berkonsep TOD yang juga sedang dalam proses pembangunan yaitu Rusun TOD di Stasiun Tanjung Barat, Stasiun Pondok Cina dan Stasiun MRT Lebak Bulus. Konsep hunian berbasis TOD ini bisa dikembangkan di daerah lain untuk mengurangi polusi di Indonesia,” tutup Fitrah Nur.

Check Also

Enam Jenis Aplikasi Ini Wajib Ada di Ponsel Kaum Milenial, Apa Saja?

TEKNOLOGI – Selain untuk berkomunikasi guna memudahkan kehidupan sehari-hari hingga bekerja, smartphone juga bisa menunjang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 179

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link