
Propertynbank : Di tengah gaya hidup dan dunia kerja yang semakin fleksibel, kebutuhan akan ruang kerja yang efisien, nyaman, serta dikelola secara profesional terus meningkat. Tidak hanya mengandalkan lokasi strategis dan kualitas bangunan, pengelolaan gedung kini menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keputusan perusahaan dalam memilih ruang kantor.
Tingginya kualitas pengelolaan tersebut tercermin dari hasil Survei Kepuasan Tenant Gedung Menara BPJamsostek Semester II Tahun 2025. Survei yang melibatkan 92 tenant aktif ini menunjukkan Customer Satisfaction Index (CSI) mencapai 83,43 persen atau berada dalam kategori “sangat puas”. Angka tersebut meningkat 2,26 persen dibandingkan periode sebelumnya, menandakan adanya perbaikan berkelanjutan dalam kualitas layanan dan pengelolaan gedung.
Tidak hanya tingkat kepuasan yang meningkat, loyalitas tenant juga menunjukkan tren positif. Hasil Net Promoter Score (NPS) tercatat sebesar 59 poin, dengan komposisi 62 persen responden masuk kategori promotor, 35 persen pasif, dan hanya 3 persen detraktor.
Dari data tersebut menunjukkan mayoritas tenant tidak hanya puas terhadap layanan yang diberikan, tetapi juga bersedia merekomendasikan Menara BPJamsostek kepada perusahaan lain sebagai gedung perkantoran yang dikelola secara profesional.
Di tengah meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kualitas ruang kerja, pengelolaan gedung perkantoran dituntut mampu menghadirkan sistem operasional yang terintegrasi. Mulai dari manajemen energi, keamanan berbasis teknologi, hingga layanan tenant relations yang responsif dan proaktif menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing properti komersial, khususnya di Jakarta.
Kualitas pengelolaan tersebut dirasakan langsung oleh sejumlah tenant besar Menara BPJamsostek , di antaranya Askrindo Syariah, Bank Capital, dan ICON Plus, yang menempati ruang kantor dengan total luas sekitar 10.000 meter persegi.
Perusahaan-perusahaan tersebut menilai layanan pengelolaan gedung berjalan profesional, responsif, dan mampu memenuhi kebutuhan operasional tenant sehari-hari.
Andri K, bagian operasional Askrindo Syariah, mengungkapkan bahwa pengelolaan Menara BPJamsostek selama ini telah berjalan dengan baik, terutama dalam merespons kebutuhan tenant secara cepat dan efektif.
Ia juga mengapresiasi sistem keamanan gedung, termasuk pelaksanaan simulasi alarm kebakaran yang dinilai berjalan efektif dan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh penghuni gedung.
“Secara umum kami merasa Menara BPJamsostek memiliki banyak keunggulan dibandingkan gedung perkantoran lain yang pernah digunakan perusahaan kami. Harapannya kualitas profesionalisme yang sudah ada dapat terus dipertahankan,” ujar Andri.
Meski demikian, Andri turut memberikan sejumlah masukan konstruktif sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan ke depan. Beberapa di antaranya terkait kondisi toilet di lantai 19, optimalisasi sistem aliran air di kantin lantai 9 agar tidak terjadi genangan saat hujan, serta evaluasi sistem parkir card-less berbasis barcode scan yang dinilai perlu memperhatikan aspek keamanan secara lebih optimal.

Sementara itu, Direktur Utama Premium Property Management, Dance Aquarianto, menegaskan bahwa pengelolaan properti yang baik tidak hanya berfokus pada pemeliharaan fisik bangunan, tetapi juga menciptakan ekosistem kerja yang nyaman dan mendukung produktivitas.
Menurutnya, gedung perkantoran yang mampu menghadirkan standar layanan tinggi akan semakin diminati oleh perusahaan di tengah kebutuhan ruang kerja yang semakin dinamis.
“Gedung perkantoran yang mampu memberikan standar layanan tinggi tentunya akan semakin diminati. Hal ini seiring kebutuhan perusahaan terhadap ruang kerja yang tidak hanya representatif, tetapi juga efisien dan mendukung produktivitas,” kata Dance.
Ia menambahkan, dalam industri properti komersial, tingkat kepuasan tenant menjadi salah satu indikator penting keberhasilan pengelolaan karena berkaitan langsung dengan kenyamanan operasional, loyalitas penyewa, serta daya saing gedung di pasar.
Hasil Survei Acuan Peningkatan Layanan
Masukan yang disampaikan tenant juga sejalan dengan hasil survei kepuasan yang dilakukan pengelola. Melalui metode Importance Performance Analysis (IPA), tenant menilai aspek reliability, responsiveness, dan assurance masih menjadi area yang perlu mendapatkan perhatian untuk peningkatan kualitas layanan ke depan.
Selain itu, tenant mengusulkan peningkatan kenyamanan dan kebersihan area gedung, penambahan fasilitas pendukung, percepatan respons layanan, serta penguatan aspek keamanan. menjadi faktor utama dalam menunjang aktivitas bisnis para tenant setiap hari.
Bagi pengelola, hasil survei tersebut akan menjadi acuan dalam melakukan evaluasi dan peningkatan layanan secara berkesinambungan.
Dengan tingkat kepuasan yang terus meningkat serta loyalitas tenant yang semakin kuat, Menara BPJamsostek menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan standar pengelolaan gedung yang profesional, modern, dan berorientasi pada kebutuhan tenant.
“Peningkatan tingkat kepuasan tenant ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja PT Jekael Invesco sebagai pengelola gedung yang terus melakukan inovasi dan perbaikan layanan secara berkelanjutan,” pungkas Dance.















