Property & Bank

Gedung BNI Di PIK2 Bekonsep Green Building Bersertifikat LEED

Gedung BNI
Maket Gedung BNI di PIK2 (poto liputan6)

Propertynbank.comPT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sedang membangun gedung BNI baru di Central Business District (CBD) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 (PANI), Tangerang. Gedung tersebut diperkirakan akan memakan waktu 17 bulan untuk selesai dibangun dan akan menjadi gedung perkantoran perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertama di Indonesia yang menerapkan konsep bangunan ramah lingkungan dengan sertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design (LEED).

Baca Juga : Masjid Istiqlal Tempat Ibadah Pertama di Dunia Raih Sertifikat Green Building EDGE 

Pada hari Selasa (20/2/2024), dilakukan groundbreaking untuk pembangunan gedung BNI di kawasan PIK 2. Acara tersebut dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Novel Arsyad, Direktur Utama BNI (BBNI) Royke Tumilaar, serta Pendiri Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan.

“Gedung BNI yang ada di Pantai Indah Kapuk ini mempunyai konsep yang sangat menarik yaitu green building yang terbaik yang dimiliki oleh BUMN. Ini terima kasih kepada PP yang terus membangun dan  menjadi salah satu BUMN karya yang bisa menghasilkan karya-karya terbaik untuk pembangunan gedung,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir mengutip dari investor.id, Rabu (21/2/2024).

Fasilitas Gedung BNI di PIK2

Gedung BNI dengan konsep The Icon of Emerald direncanakan akan terdiri dari tiga tower, yakni Emerald Tower, Office Tower, dan Facility Tower, dengan total luas bangunan mencapai 81 ribu meter persegi. Gedung ini akan berfungsi sebagai pusat pelayanan nasabah BNI serta sebagai ruang kantor.

“Nanti di sini seperti kompleks, memang ada kantor BNI nya tapi juga ada pelayanan untuk yang namanya fasilitas premium untuk para konsumen,” kata Erick.

Baca Juga : MASKEEI Indonesia dan USDOE Meninjau Proyek Green Building di BSD City

Fasilitas premium tersebut meliputi sky lounge, sky bridge, ballroom eksklusif, dan berbagai lainnya. Pembangunan gedung ini bertujuan untuk mengoptimalkan aset dan mengurangi biaya sewa ruang kantor yang terus meningkat. Langkah ini sejalan dengan implementasi pengembangan organisasi BNI “New Way of Working” yang lebih fleksibel dan kolaboratif. Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan gedung ini mencapai Rp 1,4 triliun.

Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, berharap bahwa gedung baru ini akan meningkatkan produktifitas para pekerja. “Karena memang tadi yang Pak Menteri sampaikan pertumbuhan BNI ini sudah semakin pesat, dan kita butuh space yang lebih besar. Untuk digital, untuk IT dan segala bidang yang sekarang ini trend memang arahnya kesana,” tambahnya. (Nabilla Chika Putri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *