Property & Bank

Tren Kebutuhan Dana Besar Meningkat, PDaja.com Hadirkan Skema Pinjaman Properti

PDaja.com

Propertynbank : Memasuki kuartal II-2026, kebutuhan pendanaan dalam jumlah besar menunjukkan tren peningkatan signifikan. Di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kebutuhan pembiayaan nasional bahkan diproyeksikan menembus Rp4.300 triliun.

Di tengah tingginya permintaan modal tersebut, masyarakat dan pelaku usaha masih dihadapkan pada tantangan klasik: akses pembiayaan yang terbatas serta kekhawatiran terhadap skema cicilan yang kaku dan kurang fleksibel.

Menjawab dinamika tersebut, PDaja.com, sebuah platform pembiayaan digital di bawah naungan PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) menghadirkan solusi pinjaman berbasis properti. Skema ini dirancang tidak hanya menawarkan plafon pembiayaan yang besar, tetapi juga fleksibel, menyesuaikan dengan arus kas nasabah.

Salah satu fitur unggulan yang ditawarkan adalah Plafon Rekening Koran (PRK). Melalui skema ini, nasabah memiliki keleluasaan dalam menarik dana sesuai kebutuhan riil di lapangan.

Berbeda dengan pinjaman konvensional yang langsung membebankan bunga atas total plafon sejak awal, PRK hanya mengenakan bunga berdasarkan dana yang benar-benar digunakan. Skema ini dinilai lebih efisien, terutama bagi pelaku usaha dengan arus kas yang fluktuatif.

Lending Center Business Head Bank Sampoerna, Hubertus Satrio Yudanto, mengatakan bahwa fleksibilitas kini menjadi faktor krusial dalam pengambilan keputusan finansial.

“Kami melihat banyak pemilik aset menahan ekspansi usaha karena khawatir dengan beban cicilan tetap yang besar, sementara pendapatan masih dinamis. Melalui skema ini, nasabah memiliki kontrol penuh. Selama dana belum digunakan, bunga tidak berjalan. Ini memberikan efisiensi biaya yang nyata,” ujarnya.

Dorong Transformasi Digital Lewat Pre-Approval

Untuk mempercepat proses yang selama ini identik dengan birokrasi panjang, PDaja.com juga memperkuat layanan digital melalui fitur self-assessment. Fitur ini memungkinkan calon nasabah melakukan penilaian awal terhadap aset dan profil finansial secara online.

Melalui sistem tersebut, pengguna dapat memperoleh status pre-approval beserta estimasi plafon pinjaman secara instan setelah melengkapi data. Transparansi ini memberikan kepastian sejak tahap awal, sebelum masuk ke proses verifikasi dokumen fisik.

Adapun jenis agunan yang dapat digunakan cukup beragam, mulai dari rumah tinggal, rumah toko (ruko), apartemen, hingga gudang. Skema ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan produktif maupun multiguna, sejalan dengan kebutuhan pembiayaan yang semakin dinamis di pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan