Tol Cijago Seksi 3 Ruas Kukusan – Cinere Sepanjang 5,44 km Mulai Konstruksi

0
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono

INFRASTRUKTUR – Pembangunan Jalan Tol Cinere – Jagorawi (Cijago) Seksi 3, Kukusan – Cinere sepanjang 5,44  km mulai dikerjakan.

Dimulainya pembangunan jalan tol ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Direktur Utama PT. Trans Lingkar Kita Jaya Hilman Muchsin dan Walikota Depok Mohammad Idris di Area Gerbang Tol Kukusan, Jumat (28/5)

“Kita sudah merasakan dampak positif dari pembangunan jalan tol, misalnya di sepanjang Jalan Tol Trans Jawa sekarang ini sudah berkembang kawasan kawasan industri baru seperti di Brebes, Batang dan Ngawi. Setiap exit Tol Trans Sumatera antara Bakauheni dan Palembang, ada kegiatan ekonomi yang semakin berkembang,” ujar Basuki Hadimuljono dalam sambutannya.

Dikatakan Basuki, tol Cijago untuk Seksi 1 telah beroperasi tahun 2012 dan Seksi 2  telah beroperasi 2019. Artinya sudah hampir 10 tahun, dan itu bukan berarti lambat akan tetapi pembangunan diperkotaan tantangannya lebih banyak dan lebih besar terutama masalah pembebasan tanah. Kalau masalah pembebasan tanah cepat, kata dia, pembangunan infrastrukturnya akan jauh lebih cepat.

[irp]

Sementara itu, Direktur Utama PT. Translingkar Kita Jaya Hilman Muchsin mengatakan, Jalan Tol Cijago membentang sepanjang 14,7 km terdiri 3 (tiga) Seksi. Seksi 1 menghubungkan Jagorawi-Jalan Raya Bogor sepanjang 3,7 km telah beroperasi Januari 2012. Sedangkan Seksi 2 menghubungkan Jalan Raya Bogor – Kukusan sepanjang 5,5 kilometer telah beroperasi September 2019 lalu.

Lalu, seksi 3 Kukusan – Cinere sepanjang 5,44 km (Ruas Cinere – Limo) ditargetkan akan beroperasi pada Februari 2022 dan untuk Ruas Kukusan – Limo pada Juni 2022. Saat ini progres pembebasan lahan telah mencapai 70,16 %. Adapun biaya  investasi sebesar Rp. 3,2 triliun dan biaya konstruksi sebesar Rp. 1,2 triliun.

Jalan Tol Cijago merupakan bagian dari Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II terdiri atas ruas Cengkareng – Kunciran sepanjang 15,2 km, Kunciran – Serpong sepanjang 11,2 Km, Serpong – Cinere sepanjang 10,1 km, Cinere – Jagorawi sepanjang 14,6 km, Cimanggis- Cibitung sepanjang 25,4 km, Cibitung – Cilincing sepanjang 33,9 km, dan Akses Tanjung Priok sepanjang 12,1 km.

[irp]

“Penyelesaian konstruksi Tol Cijago Seksi 3 akan meningkatkan konektivitas Tol JORR II yang berdampak positif mengurangi kemacetan di pusat Kota Depok, memperlancar mobilitas warga dan mengurangi kemacetan di ruas tol lain,” ujar Hilman.

Pengerjaan konstruksi tol Kukusan – Cinere

Hilman menegaskan, pembangunan konstruksi jalan tol ditargetkan selesai dalam jangka waktu 1,5 tahun dan target konstruksi selesai pada akhir Tahun 2022 sehingga dapat beroperasi pada awal 2023. Melalui Pelelangan Terbatas, LMA-PPRE KSO ditetapkan sebagai kontraktor pelaksana pembangunan Jalan Tol Cinere – Jagorawi Seksi 3 dan PT. Multi Phi Beta ditetapkan sebagai konsultan pengawas.

[irp]

Walikota Depok Mohammad Idris menjelaskan, dibangunnya Tol Cijago Seksi 3 sangat membantu pergerakan mobilitas warga karena 60 % warga Depok bekerja di luar Depok, 40 % di Jakarta selebihnya bekerja di Bekasi dan Bogor. “Dengan dibangunnya tol ini, tentunya warga Depok sangat menyambut baik sekali,” kata Idris.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 181

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link