
Propertynbank : Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK.,IPU., melakukan kunjungan kerja ke Bengkulu Tengah, diterima langsung oleh Bupati Rachmat Riyanto Sabtu (16/05/2026). Kunjungan kali ini guna memperkuat sinergi pembangunan desa yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan. Pertemuan ini menjadi momentum penting memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dengan ABPEDNAS dalam rangka memperkuat peran BPD di desa.
Pada kesempatan tersebut, Indra Utama kembali menegaskan tentang peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang kian strategis dalam mendukung arah pembangunan desa. Menurutnya, BPD bukan lagi sekadar pelengkap administrasi pemerintahan desa, melainkan representasi masyarakat yang memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal transparansi, pengawasan pembangunan, hingga penyaluran aspirasi warga.
“Keberadaan ABPEDNAS menjadi sangat penting sebagai wadah perjuangan, komunikasi, peningkatan kapasitas, dan penguatan kelembagaan anggota BPD di seluruh Indonesia,” ujar Indra Utama.
Ia mengatakan, ABPEDNAS hadir sebagai rumah besar bagi anggota BPD untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan kompetensi, memperjuangkan kepentingan kelembagaan, hingga membangun jejaring strategis dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.
Menurutnya, pembangunan desa saat ini membutuhkan pengawasan partisipatif yang kuat agar penggunaan dana desa berjalan tepat sasaran dan memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Indra Utama mengungkapkan bahwa ABPEDNAS terus memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai kementerian dan lembaga negara, termasuk dengan Kejaksaan Republik Indonesia. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pengawasan pembangunan desa, meningkatkan pemahaman hukum bagi anggota BPD, mencegah penyalahgunaan dana desa, hingga mendukung implementasi program JAGA DESA.
“Desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi rakyat, pusat ketahanan pangan, pusat pemberdayaan masyarakat, dan benteng utama persatuan bangsa,” tegasnya.
Ia juga mendorong optimalisasi keanggotaan ABPEDNAS dilakukan secara serius dan terstruktur melalui pendataan anggota, penguatan komunikasi organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa, serta peningkatan pelatihan dan pendidikan anggota BPD.

Sementara itu, Bupati Rachmat Riyanto menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua Umum DPP ABPEDNAS ke wilayahnya. Ia menilai kehadiran figur nasional asal Bengkulu tersebut menjadi peluang besar dalam memperkuat kapasitas pemerintahan desa dan kelembagaan BPD di Bengkulu Tengah.
“Saat ini Bengkulu Tengah memiliki 142 desa dan 1 kelurahan yang digerakkan sekitar 700 aparatur desa. Kehadiran ABPEDNAS harus dimanfaatkan sebaik mungkin, apalagi ada putra daerah Bengkulu yang kini berada di tingkat nasional dan siap memperjuangkan kepentingan desa,” kata Rachmat Riyanto.
Bupati Bengkulu Tengah, menegaskan komitmennya untuk membangun daerah dari tingkat desa melalui sinergi dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS). Ia yakin bahwa membangun dari bawah adalah kunci. “Kami ingin Bengkulu Tengah maju, sejahtera, bahagia, dan berkelanjutan dengan desa sebagai fondasinya,” ujar Bupati Rachmat .
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan kejaksaan melalui program Jaksa Jaga Desa guna memberikan edukasi hukum kepada pemerintah desa dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.
Selain membahas penguatan desa, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah turut memperkenalkan sejumlah produk unggulan daerah seperti Jeruk Kalamansi dan Batik Sungai Lemau yang terus dikembangkan sebagai potensi ekonomi lokal berbasis desa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bengkulu Tengah Tarmizi, unsur Forkopimda, Sekda Bengkulu Tengah Tomu Marisi, Ketua TP PKK Bengkulu Tengah Susilo Damarini Rachmat, jajaran kepala OPD, pengurus ABPEDNAS, APDESI, para kepala desa, serta tamu undangan lainnya.
Pertemuan kedua belah pihak diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk terus bersinergi dalam program-program pembangunan desa ke depan.
Usai kegiatan utama, acara dilanjutkan dengan sosialisasi tata cara pendaftaran anggota dan pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) ABPEDNAS bagi peserta yang hadir.
Untuk itu, Ketua Umum DPP ABPEDNAS berpesan kepada seluruh anggota BPD di Bengkulu Tengah untuk aktif mendukung berbagai program pemerintah daerah seperti BERBINAR, JAGA DESA, ketahanan pangan, pengembangan bioflok, pemberdayaan UMKM desa, hingga program air bersih.
















