Tuesday , August 4 2020
Home / Breaking News / New Normal, Bantuan Pembiayaan Perumahan Akan Sinergi Dengan SiKasep

New Normal, Bantuan Pembiayaan Perumahan Akan Sinergi Dengan SiKasep

rumah sederhana
Per 29 April 2020 pukul 13.54 WIB telah disalurkan dana FLPP kepada masyarakat berpenghasilan rendah sebanyak 42.236 unit senilai Rp4,258 triliun.

PEMBIAYAAN – Untuk mendukung new normal yang sedang diterapkan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengedepankan konsep bisnis melalui teknologi informasi di bidang bantuan pembiayaan perumahan.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, inti dari konsep new normal adalah mengurangi kontak fisik, beralih dengan konsep digitalisasi. Begitu juga pada bidang hunian atau perumahan, Basuki menekankan agar seluruh pihak terkait perlu segera melakukan penyesuaian, seperti dalam hal penandatanganan digital maupun transaksi akad perumahan.

BACA JUGA :   Industri Perbankan dan Tantangan Era Disrupsi Digital

Terkait hal tersebut, Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), Kementerian PUPR sejak awal tahun 2020 telah menerapkan aplikasi SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan) dan SiKumbang (Sistem Informasi Kumpulan Pengembang), guna mempertemukan antara ketersediaan pasokan hunian (supply) dari pengembang dan kebutuhan hunian dari masyarakat (demand) dengan memposisikan masyarakat sebagai subyek.

Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin, menyatakan sejak Senin 8 Juni 2020 lalu, sistem pada aplikasi SiKasep telah disinergikan secara Host to Host dengan Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan dalam hal proses verifikasi data penyaluran bantuan pembiayaan perumahan Subsidi Selisih Bunga (SSB). Tercatat sejak Senin (8/6) telah terdata sebanyak 2.477 debitur SSB yang diverifikasi menggunakan aplikasi SiKasep.

BACA JUGA :   Best Western Hadir Di Metropolitan Park Bekasi

“Ke depannya, SiKasep tidak hanya difungsikan untuk FLPP saja. Saat ini kami terus mengembangkan dan mensinergikan seluruh bantuan pembiayaan perumahan dari pemerintah dengan sistem yang kita bangun, sesuai dengan instruksi yang disampaikan oleh Bapak Menteri PUPR” terang Arief Sabaruddin dalam keterangan tertulis.

Aplikasi SiKasep diluncurkan oleh PPDPP pada 19 Desember 2019 dan dapat diunduh secara gratis melalui playstore. SiKasep pada awal tahun 2020 telah beroperasi penuh menyalurkan bantuan pembiayaan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Untuk memastikan ketepatan sasaran, masyarakat yang ingin mencari dan mengajukan KPR FLPP harus menggunakan aplikasi SiKasep.

BACA JUGA :   Intiland Mulai Serah Terima 1Park Avenue

Sistem yang berjalan secara otomatis ini melibatkan peran serta dari Ditjen Dukcapil (Kependudukan dan Pencatatan Negeri Sipil) Kementerian Dalam Negeri dalam hal verifikasi status kependudukan. Sedangkan dalam proses bisnis dengan pihak bank pelaksana, dalam hal keamanan data FLPP, PPDPP juga telah menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sehingga seluruh arus data dan transaksi yang dilakukan dipastikan hanya pihak PPDPP dan Bank Pelaksana saja yang dapat mengaksesnya.

Selain itu, PPDPP juga telah laksanakan kerjasama dengan BLU Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan dalam hal integrasi program pemerintah dalam pengembangan data Usaha Mikro, Kecil, dan Menengan (UMKM) dan data MBR, yaitu dengan pemanfaatan jaringan komunikasi data penerima fasilitas pemerintah.

BACA JUGA :   Hadir, Hunian Boutique Pertama Di Tambun

PPDPP mencatat per 12 Juni 2020 sebanyak 167.835 masyarakat terdaftar sebagai user calon debitur pada SiKasep dengan 63.414 user telah lolos subsidi checking dan sebanyak 66.633 masyarakat telah menerima FLPP.

Pemerintah melalui PPDPP pada tahun 2020 ini menempatkan anggaran penyaluran FLPP sebesar 11 triliun yang terdiri dari Rp9 Triliun DIPA 2020 dan Rp2 Triliun dari pengembalian pokok, untuk 102.500 unit rumah. Tercatat per 12 Juni 2020 penyaluran FLPP tahun 2020 ini telah mencapai Rp.6,73 triliun untuk 66.633 unit rumah, atau telah mencapai 65,01%. Sehingga total penyaluran FLPP sejak tahun 2010 hingga per 12 Juni 2020 mencapai Rp. 51,1 triliun untuk 722.235 unit rumah.

Check Also

rupst ctra

Penjualan Rp 2 Triliun, Ciputra Development Sebar Dividen Rp 8 per saham

PROPERTI – Emiten properti, PT Ciputra Development Tbk. dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 172

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link