Property & Bank

Synthesis Development Targetkan Serah Terima Apartemen The Belton Residence Akhir 2025

Apartemen The Belton Residence
CEO Synthesis Karya Pratama, Budi Yanto Lusli (kiri) dan Sales Dept. Head The Belton Residence, David Suryadisastra (kanan)

Propertynbank.com – Proyek apartemen The Belton Residence yang dikembangkan Synthesis Development melalui anak perusahaannya, PT Synthesis Karya Pratama, menunjukkan progres pembangunan yang signifikan. Mulai dibangun sejak April 2023 lalu yang ditandai prosesi groundbreaking, saat ini pembangunannya pembangunan strukturnya sudah mencapai sekitar 70%.

Sales Dept. Head The Belton Residence, David Suryadisastra mengatakan, dari proses pembangunan yang sudah dilalui selama setahun, maka hand over atau serah terima Apartemen The Belton Residence direncanakan dilakukan di akhir tahun 2025.

“Melihat progres pembangunan yang sesuai dengan jadwal, kami siap untuk menjadwalkan serah terima unit pada akhir tahun 2025 mendatang, sebagaimana komitmen kami untuk menyelesaikannya tepat waktu,” jelas David Suryadisastra kepada sejumlah media, saat buka puasa bersama dan peresmian show unit apartemen The Belton Residence, di Marketing Gallery Synthesis Huis, Jakarta, Rabu (3/4).

Keberadaan show unit The Belton Residence, imbuh David, bisa memberikan gambaran yang konkret dan pengalaman terbaru dari proyek apartemen The Belton Residence. Kemudian, kata dia, hadirnya show unit ini juga bisa menjadi pilihan hunian yang bervariasi, khususnya hunian vertikal.

Baca Juga : Synthesis Karya Pratama Mulai Bangun The Belton Residence, Apartemen 20 Lantai di Synthesis Huis

Lebih lanjut dijelaskan David, ada 3 pilihan tipe dan unit yang ada di The Belton Residence, yakni mulai dari tipe Studio, 2 kamar Tidur (2BR), dan 3 Kamar Tidur (3BR) yang dapat menjadi pilihan investasi atau untuk menjadi hunian yang ideal.  Namun show unit yang ditampilkan saat ini adalah tipe 2 kamar tidur (2 BRB, Tipe B), karena unit dan tipe tersebut paling banyak dilirik oleh konsumen.

The Belton Residence dikembangkan diatas lahan seluas 5,5 hektar. Sejak mulai dipasarkan pada bulai Mei tahun 2023 lalu, unit-unit di The Belton Residence telah terjula sekitar 65%, dari total seluruh unit yaitu 192 unit. David menargetkan, sisa unit yang ada dapat terjual habis dalam waktu setahun ke depan.

Apartemen The Belton Residence
Show unit Apartemen The Belton Residence

“Tipe unit yang dipasarkan dengan luas unit yang beragam, mulai dari tipe Studio 24 m2. Diikuti dengan tipe unit 3 kamar tidur 56 m2 (Tipe A), dan 71 m2 (Tipe B). Kemudian ada tipe 2 kamar tidur yang paling banyak diminati oleh konsumen banyak sekali variasinya dari 39 m2 (Tipe A+), 37 m2 (Tipe A), 53 m2 (Tipe B+), 50 m2 (Tipe B), hingga 43 m2 (Tipe C). Dari masing-masing lantai tersedia sebanyak 16 unit mulai dari lantai 7 hingga lantai 20. Harga jual mulai dari Rp 600 juta hingga Rp 1,7 miliar,” ungkap David.

Konsep Desain Apartemen The Belton Residence

Mengenai desain interior pada The Belton Residence, jelas David, didominasi pada warna Earth Tone yang terkait pada konsep desain natural ventilation. Konsep desain natural ventilation adalah sirkulasi udara yang baik secara alami. Bukan hanya unggul dalam desain interior pada lobby, tapi sarana fasilitas premium yang tersedia juga sangat lengkap seperti Gym, Swimming Pool, Sauna, Children Playground, dan BBQ Area.

Baca Juga : Synthesis Huis Raih Penghargaan Best of Housing Project With Eco-Friendly Concept in Jakarta Tahun 2023

Lokasi apartemen The Belton Residence juga mendukung desain konsep ini yaitu berdekatan dengan Hutan Kota Jakarta yang dapat merasakan kesejukan dan keasriannya secara alami. “Harapan kami, dengan hadirnya The Belton Residence yang sangat strategis bisa memberikan hunian yang layak serta investasi properti jangka panjang, sekaligus dapat memenuhi kebutuhan akan hunian di daerah Jabodetabek dan sekitarnya,” tegas David.

Sementara itu, CEO Synthesis Karya Pratama, Budi Yanto Lusli mengatakan, pihaknya masih optimis penjualan hunian vertikal atau apartemen tetap bagus, meskipun tidak sebaik pada masa sebelumnya. Optimisme tersebut, kata dia, karena didukung oleh pengalaman Synthesis Development yang suksese mengembangkan hunian vertikal di Jakarta seperti Kalibata City, Bassura City dan Samara Suites. “Kami melihat pasar untuk apartemen masih cukup besar, termasuk salah satunya kawasan Jakarta Timur,” pungkas Budi Yanto Lusli.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini