
Propertynbank.com – PT Summarecon Agung Tbk meluncurkan program Bedah Rumah dan Renovasi Fasilitas Umum sebagai bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Langkah ini dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-50 Summarecon. Untuk tahap awal program dilaksanakan di beberapa rumah warga di Kampung Buaran, Medan Satria, Kota Bekasi.
Tercatat sebanyak 16 seniman bangunan dikerahkan untuk merenovasi rumah tidak layak huni pada tahap awal program bedah rumah. Program ini merupakan bagian dari kerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, serta didukung oleh pemerintah daerah dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia.
President Director PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi mengatakan, program ini menargetkan wilayah-wilayah di sekitar kawasan operasional Summarecon yang tersebar di berbagai kota, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan hunian dan sarana umum.
“Program Bedah Fasilitas Umum dan Bedah Rumah merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-50 Summarecon, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Khusus untuk program bedah rumah, Summarecon bekerjasama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia,” ungkap Adrianto dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/8).
Melalui upaya kepedulian ini, imbuh Adrianto, Summarecon berupaya membantu masyarakat untuk memperoleh kehidupan yang lebih layak, antara lain melalui perbaikan rumah tinggal dan fasilitas umum yang menyentuh kebutuhan dasar. Program ini, kata dia, direncanakan akan terus dilaksanakan hingga lima tahun kedepan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
Baca Juga : Penjualan 9 Kota Terpadu Meningkat, Pendapatan Summarecon di 2024 Tumbuh 59,5 Persen
Dijelaskan Adrianto, program ini tidak hanya dilakukan kepada rumah warga, namun renovasi terhadap fasilitas umum. Pada tahap awal, Summarecon mengerahkan 23 seniman bangunan untuk memperbaiki infrastruktur di SDN Harapan Mulya 01 Kota Bekasi. Renovasi dilakukan dengan mengacu pada standarisasi pembangunan Summarecon, yang menekankan keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan.
Para pekerja juga dibekali pelatihan dan aturan ketat, termasuk larangan merokok di area proyek dan fasilitas makan siang gratis setiap hari. Hal ini dilakukan untuk menjaga produktivitas dan kesehatan kerja selama proses perbaikan berlangsung.
Relawan Dari Summarecon
Sebagai bagian dari dukungan logistik, lima orang relawan dari tim Summarecon Peduli dikerahkan setiap hari. Mereka bertugas membagikan makan siang, menjaga kebersihan lingkungan proyek, serta mengumpulkan sampah daur ulang yang kemudian diserahkan ke Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang aktif dalam misi pelestarian lingkungan.
Baca Juga : Summarecon Luncurkan City Hub Commercial, Area Komersial Premium di Gading Serpong
“Program Bedah Rumah dan Renovasi Fasilitas Umum Summarecon akan mulai diluncurkan serentak di sembilan kawasan pengembangan Summarecon. Program ini dipastikan tidak akan berhenti di momentum peringatan HUT saja,” ungkap Adrianto.
Saat ini, program masih dalam tahap awal seleksi dan asesmen. Prosesnya mengutamakan indikator seperti kondisi kesehatan penghuni, ketersediaan makanan layak, serta kesiapan lokasi untuk renovasi.
“Dengan menyatukan kekuatan sektor swasta, pemerintah, dan organisasi kemanusiaan, Program Bedah Rumah dan Renovasi Fasilitas Umum dari Summarecon diharapkan dapat menjadi inspirasi gerakan sosial yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata di tengah masyarakat Indonesia,” tutup Adrianto.
















