Wednesday , April 14 2021
Home / Breaking News / Bamsoet : Regulasi dan Kebijakan Diterbitkan Agar Daya Beli Meningkat

Bamsoet : Regulasi dan Kebijakan Diterbitkan Agar Daya Beli Meningkat

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo

NASIONAL – Pemerintah terus berupaya menjalankan program pemulihan ekonomi nasional setelah terdampak pandemi, dengan meluncurkan sejumlah regulasi atau kebijakan yang mendukung bidang usaha. Tujuanya adalah agar perekonomian masyarakat juga ikut bergerak naik.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo mengatakan, program-program yang dijalankan oleh pemerintah saat ini, dipastikan bertujuan untuk mendorong ekonomi rakyat. Hal ini, kata dia, dilakukan melalui berbagai kebijakan dan aturan yang memberikan kemudahan, seperti diskon bunga, restrukturisasi hutang di bank, pembebasan dan diskon tarif listrik.

BACA JUGA :   Apartemen, Primadona Investasi Menjanjikan 2017

“Semua program tersebut adalah dengan tujuan bagaimana dapat mendorong dan mempertahankan daya beli masyarakat di tengah pandemi. Oleh karena itu, semua program itu harus mendapat dukungan dari semua pihak,” ujar Bambang yang akrab dengan sapaan Bamsoet di kantornya, Gedung Black Stone, bilangan Menteng, Jakarta Selatan, Rabu (4/3).

Hal itu disampaikan Bamsoet, saat menerima audiensi pengurus DPP Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dan Redaksi Majalah Property&Bank. Lebih lanjut dikatakannya, semua desa harus mampu secara bertanggung jawab menggunakan dana desa yang dikucurkan dari pemerintah pusat. Apalagi memang saat ini banyak kelonggaran-kelonggaran yang diberlakukan dalam rangka meningkatkan perekonomian desa.

BACA JUGA :   Naik 7,2 %, Intiland Bukukan Pendapatan Usaha Rp 2,7 Triliun di Tahun 2019

“Masa depan Indonesia tidak lagi berada di perkotaan. Melainkan di pedesaan sebagai penyedia utama lumbung pangan dengan keberadaan 26 juta keluarga petani dan nelayan. Serta sentra perekonomian rakyat karena menjadi ruang hidup bagi sekitar 1,5 juta pelaku UMKM,” tegas Bamsoet yang juga menjabat Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia dan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IM) Pusat.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Properti Hendro S. Gondokusumo

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Properti Hendro S. Gondokusumo memberikan apresiasi kepada pemerintah atas berbagai insentif yang telah diberikan. Kebijakan itu salah satunya adalah insentif PPN yang sangat ditunggu-tunggu. Dirinya berharap insentif tersebut dapat cepat diimplementasikan sehingga memberikan hasil nyata dalam enam bulan ke depan.

BACA JUGA :   Perkantoran di Surabaya Mulai Menggeliat, Intiland Tawarkan Tiga Gedung

“Kami sangat berharap insentif ini dapat menggerakkan sektor properti agar bisa menjadi motor pemulihan ekonomi utk menggerakkan 175 industri ikutan dengan 350 jenis UMKM dan 30 jutaan tenaga kerja. Mari kita semua berkolaborasi dan bergerak bersama untuk menyukseskan program pemerintah guna memperluas investasi, mempermudah usaha dan menciptakan lapangan kerja,” tegas pendiri PT Intiland Development, Tbk ini.

Check Also

Pastikan Efektif Juli 2021, PPDPP Nyatakan SiPetruk Sudah Bisa Diunduh

PROPERTI – Walaupun masih muncul pro dan kontra dikalangan pengembang properti, Badan Layanan Umum (BLU) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 177

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link