Tahun 2022, Bank BTN Siap Salurkan FLPP Sebanyak 200 Ribu Unit

Tahun 2021, Bank BTN salurkan FLPP sebanyak 117.699 unit

0
Bank BTN
Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengalihan Pengelolaan Dana FLPP

INFO PERBANKAN – Bank BTN (PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk) berkomitmen kembali akan menyalurkan Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada tahun 2022 yang saat ini dikelola oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Tahun 2021 lalu, Bank BTN sukses menuntaskan penyaluran FLPP dengan sangat baik. Sedangkan untuk tahun 2022, komitmen tersebut telah ditetapkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengalihan Pengelolaan Dana FLPP yang telah ditandatangani oleh Bank BTN bersama 45 Bank penyalur FLPP lainnya, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat dan juga BP Tapera.

Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo mengatakan, Bank BTN siap untuk segera menyalurkan FLPP kepada masyarakat khususnya MBR. “Ini adalah tonggak sejarah baru dan akan menjadi momen yang baik, dengan pengalihan dana FLPP dari PPDPP ke BP Tapera. Menjadi harapan semua semoga proses penyaluran FLPP akan menjadi lebih baik, efisien,  efektif dan sekaligus  dapat mendukung Program Pemerintah dalam rangka menurunkan angka backlog perumahan di tanah air,” kata Haru usai penandatanganan PKS Tripartit di Jakarta, Jumat (24/12) lalu.

Seperti diketahui, sesuai amanat amanat Undang-Undang Nomor 9 tahun 2020 tentang APBN 2021, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 dan PP Nomor 63 Tahun 2019 tentang Investasi Pemerintah,  BP Tapera akan bertindak sebagai Operator Investasi Pemerintah (OIP) dalam menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada tahun 2022. Dimana tahun ini, BP Tapera menargetkan penyaluran KPR Sejahtera FLPP sebesar Rp22 triliun atau setara dengan 200 ribu unit rumah.

Bank BTN, ujar Haru, siap menjadi mitra BP Tapera dalam mempercepat penyaluran KPR Sejahtera di tahun 2022. “Bank BTN telah menyiapkan digital mortgage ecosystem yang akan mendukung sektor properti, mendukung baik sisi supply maupun demand di sektor ini, sehingga kebutuhan masyarakat akan perumahan dapat di penuhi dan para stakeholder sektor properti dapat terakomodasi dalam menjalankan perannya di sisi supply,” kata Haru.

Adapun setelah perpindahan pengelolaan dana FLPP kepada Tapera dipastikan menggunakan prinsip “plug n play” dimana proses pengajuan dan operasional pencairan menggunakan proses yang sudah ada.  Jadi, calon debitur yang ingin mendapatkan KPR Sejahtera FLPP dapat mengisi data melalui aplikasi SiKasep kemudian BP Tapera yang akan melakukan verifikasi data dari calon debitur tersebut.

Proses verifikasi ini diantaranya menyesuaikan data calon debitur dengan persyaratan penerima FLPP yang diatur peraturan perundangan yang berlaku. Jika sesuai, maka Bank akan melakukan pemrosesan untuk melihat kelengkapan berkas administrasif, kemampuan bayar, kesesuaian agunan dan lain sebagainya.

Dirinya optimistis, sinergi Bank BTN dengan BP Tapera akan semakin kuat karena kedua pihak sudah bekerjasama dalam program Pembiayaan Perumahan Tapera (Program Tapera) . Program Tapera tersedia khususnya bagi PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin memiliki rumah pertama.

“Kerjasama strategis ini kami harapkan dapat berjalan dengan lancar dan dapat menyukseskan Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Pemerintah serta membantu masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan rumah impiannya,” kata Haru.

Bank BTN Salurkan FLPP 65% Secara Nasional di 2021

Sementara itu, Direktur Consumer and Commercial Lending Bank BTN, Hirwandi Gafar mengklaim, kinerja Bank BTN dalam menyalurkan FLPP pada tahun 2021 terbilang sukses. Terbukti  Bank BTN telah menyalurkan KPR Sejahtera FLPP sebanyak 117.699 unit dengan nilai Kredit Rp 17,15triliun. Angka tersebut merupakan perolehan dari BTN konvensional sebanyak 96.487 unit dengan nilai Rp 14,11triliun dan Unit Usaha Syariah sebanyak 21.212 unit  dengan nilai Rp 3,03triliun.

Dengan pencapaian tersebut, sambung Hirwandi, Bank BTN telah berkontribusi setidaknya 65% dari angka pencapaian penyaluran KPR Sejahtera FLPP nasional pada tahun 2021 yang mencapai lebih dari 178 ribu unit.

Bank BTN
Bank BTN siap salurkan FLPP tahun 2022

“Tahun 2022, dengan performa pencapaian tahun 2021 dan proyeksi pemulihan ekonomi yang terus membaik, maka Bank BTN mengajukan permintaan kuota FLPP sebanyak kurang lebih 200.000 unit. Angka ini lebih tinggi dari tahun lalu, karena tahun 2022, Insha Allah  Bank BTN semakin siap,” tegas Hirwandi.

Hal ini, lanjut Hirwandi, karena sudah banyak improvement dari business process yang telah dijalankan oleh Bank BTN, misalnya sentralisasi lending process, commercial banking center. Selain itu, aplikasi KPR online BTN juga semakin mantap yaitu BTN Properti,  inovasi produk serta didukung program KPR yang semakin menarik.

Disamping strategi tersebut, Bank BTN juga gencar berkolaborasi dengan developer untuk menciptakan sinergi pemasaran dengan mempertemukan supply dan demand melalui media marketing bersama ke berbagai instansi serta melakukan pemasaran kepada instansi yang memiliki potensi penyaluran pembiayaan perumahan.

“Kami membuka kerjasama dengan seluruh stakeholder properti untuk memperluas dan memudahkan akses masyarakat dalam mendapatkan pembiayaan perumahan,” pungkas Hirwandi.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.