Bantuan PSU di Sulut Tembus Rp 10,35 Miliar

Tersebar di 19 lokasi perumahan untuk 1.902 unit

0
Bantuan PSU di sebuah perumahan yang dinikmati oleh masyarakat

PERUMAHAN –  Dalam rangka mendorong terwujudnya rumah layak huni dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), pemerintah memberikan Bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU). Bantuan yang salurkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan itu diberikan untuk Perumahan Umum. Salah satunya bantuan PSU dalam rangka peningkatan kualitas jalan lingkungan perumahan bersubsidi di Provinsi Sulawesi Utara.

Direktur Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Ir. Fitrah Nur mengatakan, bantuan PSU tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku pembangunan rumah susbidi. Bantuan PSU, kata dia, merupakan stimulant agar pengembang lebih semangat dalam membangun rumah sekaligus mendukung Program Sejuta Rumah.

“Penyaluran bantuan PSU merupakan salah satu bentuk kebijakan Ditjen Penyediaan Perumahan yang bertujuan untuk memberi stimulasi bagi pelaku pembangunan untuk dapat membangun rumah lebih banyak bagi MBR. Selain itu juga memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 untuk ikut bekerja melalui program padat karya tunai bidang perumahan,” ujar Fitrah.

Melalui bantuan PSU ke perumahan ini, sambung Fitrah, pihaknya berharap pengembang dapat memiliki semangat untuk membangun lebih banyak rumah bersubsidi. Selain itu, juga ingin mendorong masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk membeli rumah bersubsidi dengan harga yang terjangkau.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I, Recky W. Lahope menjelaskan, pada tahun 2021 jumlah bantuan PSU yang disalurkan Kementerian PUPR di  Provinsi Sulawesi Utara sebanyak 1.902 unit. Lokasi pembangunan PSU tersebar di 19 lokasi perumahan.

“Total anggaran PSU yang kami salurkan untuk membangun PSU rumah subsidi di Sulut sebesar Rp 10,35 Miliar. Saat ini proses pelaksanaan pembangunan PSU sudah selesai 100 persen dan bisa dinikmati oleh masyarakat yang tinggal di rumah bersubsidi,” ungkap Recky.

Bantuan PSU yang disalurkan berupa peningkatan jalan atau jalan beton di jalan lingkungan perumahan MBR. Pelaksanaan di lapangan  sudah selesai tepat waktu dan tepat mutu, dan sudah juga telah dilaksanakan Provisional Hand Over  (PHO) di 19 lokasi perumahan yang melibatkan pengembang, Dinas Perumahan Permukiman Kabupaten/Kota, dan Sub Direktorat Rumah Umum dan Komersial.

“Kami berharap dinas terkait bidang perumahan di daerah juga bisa mendorong para pengembang lainnya untuk lebih pro aktif untuk mengusulkan bantuan PSU melalui aplikasi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU),” tegas Recky.

Aplikasi SIBARU, lanjutnya, diharapkan dapat mempermudah Pemerintah Daerah dalam mengusulkan bantuan perumahan bagi masyarakatnya yang salah satunya untuk pengajuan bantuan PSU sehingga ke depan akan lebih banyak pengembang yang membangun rumah bersubsidi bisa memiliki kualitas lingkungan yang baik.

Charlis, salah satu warga yang tinggal di perumahan bersubsidi Griya Paniki Indah (GPI) di kelurahan Paniki Bawah, Kota Manado, mengaku sangat bahagia bisa melihat dan merasakan hasil pembangunan PSU dari Kementerian PUPR. Dirinya menceritakan bahwa dulu jalan lingkungan tempat tinggalnya saat hujan selalu tergenang dan menjadi agak sulit dilewati karena jalannya berlubang-lubang. “Kini jalan di perumahan kami menjadi lebih bagus dan lebih nyaman,” jelasnya.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 181

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link