Thursday , October 1 2020
Home / Breaking News / Bukukan Laba Bersih Rp3,48 triliun di 2019, CIMB Niaga Bagikan 40% Dividen

Bukukan Laba Bersih Rp3,48 triliun di 2019, CIMB Niaga Bagikan 40% Dividen

CIMB Niaga
CIMB Niaga

INFO PERBANKAN – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga; IDX: BNGA) yang berlangsung, Kamis (9/4) lalu, menyetujui Laporan Tahunan dan mengesahkan Laporan Keuangan Tahunan Konsolidasian CIMB Niaga tahun buku 2019, serta menerima baik laporan pengurusan Direksi dan tugas pengawasan Dewan Komisaris termasuk Dewan Pengawas Syariah CIMB Niaga tahun buku 2019.

Para pemegang saham juga menyetujui penggunaan laba bersih CIMB Niaga untuk dibagikan sebagai dividen tunai setinggi-tingginya 40% atau sebesar Rp1,39 triliun dari laba bersih CIMB Niaga tahun buku 2019 yaitu Rp3,48 triliun. Dividen tunai tersebut akan dibayarkan selambatnya 30 hari setelah keputusan RUPST. Adapun sisa laba bersih tahun buku 2019 setelah dikurangi pembagian dividen tunai, dibukukan sebagai laba yang ditahan untuk membiayai kegiatan usaha Perseroan.

BACA JUGA :   PROJEK dan CIMB Niaga Tawarkan Belanja Properti Lebih Mudah dan Murah

Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan mengatakan, CIMB Niaga melewati tahun 2019 dengan kinerja positif, sehingga dapat terus memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham.

“Strategi kami untuk fokus pada bisnis Consumer dan UKM, meningkatkan CASA, berinovasi pada layanan digital, dan memperkuat proposisi bisnis Syariah terus menunjukkan hasil yang menggembirakan, sehingga mampu mempertahankan posisi sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dengan aset Rp274,5 triliun,” kata Tigor dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA :   Amanah Realti – Dekost Indonesia Bagikan 1000 Paket Sembako Untuk Warga Bogor

Untuk terus meningkatkan kinerja, RUPST juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi CIMB Niaga. Para pemegang saham menerima dengan baik pengunduran diri Tengku Dato’ Sri Zafrul Tengku Abdul Aziz dari jabatannya selaku Presiden Komisaris efektif sejak 9 Maret 2019 serta Glenn M. S. Yusuf dan Rahardja Alimhamzah dari jabatannya masing-masing selaku Wakil Presiden Komisaris dan Direktur efektif sejak 1 September 2019 dan 9 April 2020.

Pada kesempatan tersebut, RUPST juga menyetujui pengangkatan Didi Syafruddin Yahya sebagai Presiden Komisaris, Glenn M. S. Yusuf sebagai Wakil Presiden Komisaris (Independen), dan Tjioe Mei Tjuen sebagai Direktur. Adapun masa jabatan efektif ketiganya terhitung sejak tanggal yang ditentukan dalam RUPST dan setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam surat persetujuan OJK tersebut.

BACA JUGA :   Bank BTN Optimis Kinerja Tumbuh Lebih Baik Pasca Implementasi PSAK 71

Para pemegang saham juga sepakat untuk mengangkat kembali Jeffrey Kairupan sebagai Komisaris Independen, Vera Handajani, Lani Darmawan, dan Pandji P. Djajanegara, masing-masing sebagai Direktur, serta Fransiska Oei sebagai Direktur merangkap Direktur Kepatuhan. Terkait masa jabatan, semuanya efektif sejak penutupan RUPST tersebut.

Selanjutnya, susunan Pengurus CIMB Niaga menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris
– Presiden Komisaris : Didi Syafruddin Yahya*
– Wakil Presiden Komisaris : Glenn M. S. Yusuf*
– Komisaris : David Richard Thomas
– Komisaris Independen : Jeffrey Kairupan
– Komisaris Independen : Sri Widowati

Direksi
– Presiden Direktur : Tigor M. Siahaan
– Direktur : Lee Kai Kwong
– Direktur : John Simon
– Direktur : Vera Handajani
– Direktur : Lani Darmawan
– Direktur : Pandji P. Djajanegara
– Direktur Kepatuhan : Fransiska Oei
– Direktur : Tjioe Mei Tjuen*

*) Efektif setelah mendapat persetujuan OJK dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam persetujuan OJK dimaksud.

BACA JUGA :   Tingkatkan Layanan, BCA Gelar BCA Expo

Sebagai bentuk transparansi, dalam RUPST tersebut dilaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum yang dilakukan pada 2019. Seluruh dana tersebut telah digunakan sesuai dengan rencana yang tertuang dalam prospektus masing-masing. Hal lain yang dilaporkan adalah Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) CIMB Niaga tahun 2019 dan 2020 yang telah disampaikan kepada OJK sesuai POJK No. 51/POJK.03/2017. Terakhir, RUPST menerima laporan berakhirnya masa tugas dan pengangkatan kembali anggota Komite Audit CIMB Niaga.

Pelaksanaan RUPST dibagi di tiga ruang rapat terpisah, yaitu lantai 15, lantai 14, dan lantai M Graha CIMB Niaga yang terhubung/berinteraksi melalui layar video guna menghindari penyebaran Covid-19. CIMB Niaga juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh, menyediakan hand sanitizer, dan membagikan masker. Selain itu, dipastikan juga physical distancing pada garis antrian dan ruang rapat.

BACA JUGA :   Kinerja Keuangan Tahun 2018 Positif, Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9%

Sebagai salah satu implementasi tata kelola perusahaan yang baik, pada RUPST kali ini CIMB Niaga kembali menerapkan sistem pemungutan suara secara elektronik (e-voting) menggunakan smartphone, mobile device, dan monitor layar sentuh. “Kami menganjurkan kepada para pemegang saham atau kuasanya untuk melakukan pemungutan suara melalui smartphone atau mobile device milik pribadi untuk menghambat penyebaran COVID-19,” tutup Tigor.

Check Also

IndoBuildTech

Resmi Dibuka, IndoBuildTech Digital Fair 2020 Berlangsung Hingga 11 Oktober

BAHAN BANGUNAN – Di tengah pandemi, perlu dilakukan upaya-upaya inovatif agar dapat menjaga kondisi ekonomi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 173

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
cover majalah
close-link