
Propertynbank.com – Daun Karya Property berkomitmen memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih memahami pentingnya perencanaan keuangan dan investasi jangka panjang sejak dini. Hal ini dibuktikan dengan menggelar Wealth Talk: Economic Outlook 2026 di Marketing Gallery Avani Breeze Residence, Tangerang, Minggu (25/02).
Founder Daun Karya Property, Kharolina Lesli, menyampaikan bahwa kepemilikan hunian memiliki peran strategis dalam membangun fondasi keuangan yang sehat. Dia meyakini hunian bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga bagian dari perencanaan finansial yang matang.
“Melalui Wealth Talk ini, kami ingin mendorong generasi muda, terutama Gen Z, untuk mulai mengambil keputusan finansial yang lebih aman dan terencana sejak dini melalui kampanye #MulaiAmanDariMuda,” ujar Kharolina dalam keterangan tertulis.
Reinhard Suryanaga, Konsultan Investasi juga hadir sebagai pembicara utama yang memaparkan proyeksi ekonomi global dan domestik serta strategi investasi dalam menghadapi tahun 2026. Reinhard menjelaskan bahwa berdasarkan proyeksi lembaga internasional seperti IMF dan World Bank, pertumbuhan ekonomi global pada 2026–2027 diperkirakan berada pada level moderat.
“Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve) diproyeksikan melanjutkan kebijakan pelonggaran moneter dengan suku bunga acuan di kisaran 3%–3,25%, seiring melemahnya tekanan di pasar tenaga kerja AS,” ungkap Reinhard.
Meski demikian, sambungnya, investor tetap perlu mewaspadai sejumlah risiko global, seperti ketegangan geopolitik, volatilitas harga energi, serta dinamika pasar obligasi yang masih berpotensi memicu fluktuasi pasar.
Sementara untuk Indonesia, kondisi ekonomi 2026 diproyeksikan relatif stabil. Inflasi diperkirakan tetap berada dalam rentang target, dengan BI Rate di kisaran 4,25%–4,5%. “Kepercayaan konsumen mulai menunjukkan perbaikan, terutama pada pembelian barang bernilai besar, meskipun pemulihan daya beli masih berlangsung secara bertahap,” tambahnya.
Reinhard menilai beberapa instrumen investasi yang berpotensi menarik pada 2026 antara lain emas, pasar ekuitas, dan properti. Sektor properti dinilai tetap relevan sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang, seiring stabilitas suku bunga dan tingginya kebutuhan hunian.
“Tahun 2026 membuka peluang pertumbuhan yang lebih baik dengan inflasi yang semakin terkendali dan potensi penurunan suku bunga. Namun, investasi harus tetap dilakukan secara selektif, dan properti menjadi salah satu pilihan strategis,” jelas Reinhard.
Promo Dari Daun Karya Property
Selain sesi diskusi ekonomi, Daun Karya Property juga memeriahkan acara dengan pembagian door prize, promo diskon pembelian unit Avani Breeze Residence dengan total nilai ratusan juta rupiah, serta hadiah eksklusif bagi pemenang kontes scrapbook yang sebelumnya digelar melalui platform digital.
















