
Propertynbank : Pengelolaan gedung yang efektif tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusianya. Edukasi berkelanjutan bagi para pengelola gedung menjadi semakin krusial.
Pelatihan mengenai sistem bangunan, manajemen energi, keamanan, dan regulasi terbaru akan meningkatkan kompetensi mereka dalam menjaga gedung tetap berfungsi optimal.
Selain itu, melalui edukasi dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dan praktik-praktik ramah lingkungan dalam pengelolaan gedung.
Dalam peningkatan kompetensi dan kapabilitas SDM, Ikatan Manajer Real Estate Indonesia (IMR) menandatangi Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI) dalam menyediakan jasa konsultasi dan edukasi untuk bidang pengelolaan gedung.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Umum Ikatan Manajer Real Estate Indonesia (IMRE) Dance Aquarianto dan Senior Manager Operasi Industri PT BKI Rudy Sunaryadi, di Menara Jamsostek, Jum’at, (25/10/2024).
Turut hadir dalam kegiatan ini Penasehat IMRE Ir. Subkhan, Ketua Harian IMRE M. Yossie Salaki, serta Agus Sunarto, Efry T, Baramukti perwakilan dari Biro Klasifikasi Indonesia.
Ketua Umum IMRE Dance Aquarianto menyampaikan, Salah satunya tujuan dari kerjasama ini yakni untuk berkontribusi dan memberikan edukasi kepada setiap pengelola gedung, bahwa uji kelayakan gedung secara teknis sangat diperlukan.
“Melalui kerjasama antara IMRE dan BKI ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengetahuan dan kemandirian dari para pelaku pengelola gedung. Kerjasama ini tentunya juga akan memberikan keuntungan bagi pengelola Gedung, salah satunya berupa bantuan teknis dari BKI untuk dilakukan pengunjian teknis berbagai sarana dan peralatan operasional gedung,” terang Dance.
Pada kesempatan yang sama, Senior Manager Operasi Industri PT BKI Rudy Sunaryadi mengatakan, “Mengapresiasi dengan adanya kerjasama ini, untuk itu BKI siap mendukung kebutuhan IMRE khususnya dalam pengelolaan operasional Gedung,” tutur Rudy Sunaryadi.
Lebih jauh dijelaskan Sunaryadi, di sektor properti ini ada beberapa peran yang dilakukan BKI, diantaranya melakukan penilaian terhadap berbagai jenis properti. Kemudian juga berperan sebagai konsultan, melakukan sertifikasi bangunan, serta Manajemen Properti dalam pengelolaan aset properti termasuk perawatan, pemeliharaan, dan optimalisasi penggunaan.
Dance mengakui, masih ada beberapa pengelola gedung yang masih belum mengerti tentang bagaimana mengelola gedung dengan baik, seperti alat pemadam kebakaran (Apar), perawatan lift, genset, penangkal petir dan masih banyak lagi yang harus di periksa dan di uji secara berkala.
“Harapannya dengan adanya kerjasama ini, kedepan antara IMRE dan BKI bisa saling bersinergi sehingga dapat meningkatkan nilai tambah kedua belah pihak,” pungkas Dance .
















