Harga Properti Untuk Orang Asing Di Indonesia Beragam

0

31gedung-1.jpgBERITA PROPERTI-Pemerintah RI mulai memberlakukan aturan bagi warga negara asing (WNA) memiliki properti di Indonesia yang ditetapkan melalui Permen ATR / Kepala BPN No. 13/2016 tertanggal 21 Maret 2016, tentang Tata Cara Pemberian, Pelepasan atau Pengalihan Hak atas Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian oleh Orang Asing yang Berkedudukan di Indonesia.

Orang asing dapat memiliki properti di Indonesia dengan harga minimal yang sudah diatur berdasarkan 12 wilayah yang berbeda. Harga minimal untuk Rumah Tunggal dan Satuan Rumah Susun di 12 wilayah tersebut sangat beragam, di Jakarta misalnya untuk Rumah Tunggal seharga minimal Rp 10 miliar, sedangkan Satuan Rumah Susun Rp 5 miliar.

Berikut adalah harga minimal properti yang dapat dimiliki oleh orang asing di 12 wilayah yang diatur dalam Permen tersebut :

 

Rumah Tunggal

  1. DKI Jakarta, Harga ≥ 10 Milyar
  2. Banten, Harga ≥ 5 Milyar
  3. Jawa Barat, Harga ≥ 5 Milyar
  4. Jawa Tengah, Harga ≥ 3 Milyar
  5. Yogyakarta, Harga ≥ 3 Milyar
  6. Jawa Timur, Harga ≥ 5 Milyar
  7. Bali, Harga ≥ 3 Milyar
  8. NTB, Harga ≥ 2 Milyar
  9. Sumatera Utara, Harga ≥ 2 Milyar
  10. Kalimantan Timur 2, Harga ≥ Milyar
  11. Sulawesi Selatan, Harga ≥ 2 Milyar
  12. Daerah lainnya, Harga ≥ 1 Milyar    

Satuan Rumah Susun

  1. DKI Jakarta, Harga ≥  5 Milyar
  2. Banten, Harga ≥  1 Milyar
  3. Jawa Barat, Harga ≥  1 Milyar
  4. Jawa Tengah, Harga ≥  1 Milyar
  5. Yogyakarta, Harga ≥  1 Milyar
  6. Jawa Timur, Harga ≥  1,5 Milyar
  7. Bali, Harga ≥  2 Milyar
  8. NTB, Harga ≥  1 Milyar
  9. Sumatera Utara, Harga ≥  1 Milyar
  10. Kalimantan Timur, Harga ≥  1 Milyar
  11. Sulawesi Selatan, Harga ≥  1 Milyar
  12. Daerah lainnya, Harga ≥  750 Juta
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.