Saturday , January 16 2021
Home / Breaking News / Jembatan Ampera Kian Padat, PUPR Mulai Fungsikan Musi IV

Jembatan Ampera Kian Padat, PUPR Mulai Fungsikan Musi IV

Jembatan Musi IV bertujuan mengurangi beban Jembatan Ampera, Kota Palembang

INFRASTRUKTUR – Pembangunan Jembatan Musi IV yang terletak di Kota Palembang, Sumatera Selatan, telah selesai dan sudah bisa digunakan oleh masyarakat sejak Selasa (8/1) lalu. Jembatan tipe extradozed (perpaduan kabel dengan gelagar kotak/box girder) dengan panjang 1.130 meter, lebar 12 meter tersebut bertujuan mengurangi beban lalu lintas Jembatan Ampera dan meningkatkan konektivitas di Kota Palembang.

Perencanaan pembangunan Jembatan Musi IV telah dilakukan sejak tahun 2010, namun karena keterbatasan anggaran, konstruksinya  baru dilaksanakan pada tahun 2015-2018 menggunakan dana APBN dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan total dana Rp 553,57 miliar. Konstruksi dikerjakan oleh PT. Adhi Karya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kemampuan pendanaan pemerintah sangat terbatas melalui APBN untuk membiayai pembangunan infrastruktur secara utuh, oleh karena itu diperlukan berbagai inovasi sumber pembiayaan. “Kementerian PUPR memanfaatkan secara optimal potensi alternatif pembiayaan seperti dana SBSN dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur,” jelas Menteri Basuki dalam keterangan resmi.

BACA JUGA :   Dua Rusunawa ITB Dibangun Dengan Biaya Dari APBN Senilai Rp 22,5 miliar

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V Palembang Saiful Anwar mengatakan keberadaan Jembatan Ampera sudah sangat padat dengan umur yang sudah cukup tua, sehingga diperlukan adanya jembatan lain yang mampu berbagi beban kendaraan khususnya di dalam Kota Palembang.

Sebelum dibuka untuk umum, Jembatan Musi IV telah menjalani uji beban statis dengan beban seberat 1.540 ton dan uji beban dinamis dengan hasil uji yang baik sesuai dengan rekomendasi  Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) pada Desember 2018 lalu. Selain itu jembatan tersebut juga telah uji coba rekayasa lalu lintas selama lima hari sejak 3 Januari 2019. Jembatan yang melintasi Sungai Musi ini juga dilengkapi sensor pendeteksi keamanan jembatan atau Structure Held Monitoring System (SHSM) yang dapat dipantau secara real time.

BACA JUGA :   Dalam Kurun Waktu 2015-2019, Ditargetkan 1.852 Km Jalan Tol Yang Terbangun

Jembatan Musi IV direncanakan terhubung dengan jalan nasional Ahmad Yani sehingga memudahkan menuju ke Jalan Tol Palembang – Indralaya. Namun saat ini masih dalam proses pengadaan lahan sehingga mengalami antrian karena penyempitan di Jalan K.H. Azhari.

Agar fungsi dan keindahan Jembatan Musi IV yang telah dibangun dengan biaya besar tersebut, diperlukan peran aktif masyarakat turut menjaga kebersihan seperti tidak merusak atau mencoret-coret.

Check Also

padat karya

Dukung Pemulihan Ekonomi, Lelang Dini Ditargetkan Selesai April 2021

NASIONAL – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah memulai pelelangan dini untuk percepatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 175

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link