Wednesday , August 12 2020
Home / Breaking News / Jembatan Terpanjang di Lintas Tengah Kalimantan dan Siap Digunakan

Jembatan Terpanjang di Lintas Tengah Kalimantan dan Siap Digunakan

Kehadiran jembatan yang melintasi Sungai Katingan sudah sangat ditunggu dan direspon positif oleh masyarakat Kalteng

INFRASTRUKTUR –Pembangunan Jembatan Tumbang Samba yang menghubungkan Desa Telok dan Desa Samba Danum, di Kecamatan Katingan Tengah, Provinsi Kalimantan Tengah telah selesai dibangun. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim Jembatan Tumbang Samba akan menjadi jembatan terpanjang di Lintas Tengah Kalimantan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dengan tersambungnya jalan tersebut diharapkan kegiatan ekonomi di daerah sekitar dapat terus tumbuh dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. “Semakin terhubungnya Lintas Tengah Kalimantan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan karena di sekitarnya terdapat perkebunan seperti sawit, karet dan pertambangan. Jadi akan mempercepat transportasi logistik,” katanya.

BACA JUGA :   630 Unit Huntap Pascabencana Gempa Bumi di Sulteng Selesai Mei 2020

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin Budi Harimawan Semihardjo mengatakan, penyambungan bentang tengah (full span lifting) sepanjang 108 meter dan berat 450 ton telah selesai dilaksanakan pada Jumat, (17/1/2020). Struktur pelengkung baja bentang tengah jembatan tersebut dikerjakan di Pabrik PT Wika Beton yang berlokasi di Karangmukti, Cipeundeuy, Subang, Jawa Barat.

Dengan telah tersambungnya bentang tengah jembatan, Budi Harimawan berharap pembangunan Jembatan Tumbang Samba akan segera rampung untuk membuka kawasan terisolir di Utara Katingan dan melengkapi struktur jaringan jalan nasional dari Kalimantan Tengah menuju wilayah Provinsi Kalimantan Barat dan sebaliknya, sehingga akan membawa efek positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah Utara Katingan.

BACA JUGA :   Bukukan Penjualan Fantastis Selama 3 Bulan, Crown Group Optimis Tumbuh Di 2020

Budi mengatakan, kehadiran jembatan yang melintasi Sungai Katingan sudah sangat ditunggu dan direspon positif oleh masyarakat Kalteng, karena akan mempermudah pergerakan masyarakat dari bagian hulu atau Utara Kabupaten Katingan ke Pasar Tumbang Samba hingga ke batas Kalbar.

Jembatan Tumbang Samba dibangun sejak tahun 2017 dengan nilai kontrak tahun jamak sebesar Rp 284 miliar. Pekerjaan konstruksi jembatan dilaksanakan oleh PT.  Wijaya Karya (Persero)Tbk dan juga memproduksi sendiri pelengkung baja jembatan tersebut.

BACA JUGA :   PUPR Terus Berupaya Tingkatkan Kualitas Belanja Anggaran

Jembatan dengan panjang total 843,2 meter tersebut akan menjadi yang terpanjang di Provinsi berjuluk “Bumi Tambun Bungai” dan dilengkapi dengan jembatan penghubung dan jalan pendekat pada kedua sisi. Jembatan itu nantinya bakal dimanfaatkan oleh lalu lintas kendaraan dari berbagai daerah, sehingga masyarakat tidak perlu lagi menggunakan jasa kapal fery untuk menyeberangi Sungai Katingan untuk mengangkut kendaraannya.

Check Also

Dhama Waskita

Waskita Realty Luncurkan Cluster Dhama di Proyek Vasaka Bali

PERUMAHAN – Waskita Realty meluncurkan produk terbaru di Pulau Bali, Sabtu (08/08/2020) melalui Media Gathering secara virtual. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 172

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link