Lamudi Sebut Milenial Lebih Suka Tinggal Di Rumah Tapak, Ini Alasannya

0
Portal properti Lamudi.co,id dengan kantor barunya

PROPERTIKalangan milenial yang dikenal punya gaya hidup lebih simple, ternyata banyak yang memilih tinggal di rumah dibanding apartemen. Meskipun begitu, secara umum permintaan terhadap apartemen tetap menunjukkan adanya peningkatan.

Hal ini tercermin dari riset yang dilakukan serta data pengunjug di laman Lamudi.co.id, sepanjang kuartal pertama 2021. Portal properti ini menyebutkan, 70 persen milenial dengan rentan umur milenial berkisar antara 25 hingga 41 tahun, lebih tertarik untuk membeli rumah daripada apartemen melalui daring.

Managing Director Lamudi.co.id Mart Polman menjelaskan, yang menjadi salah satu pendorong banyaknya milenial tertarik untuk membeli rumah adalah karena tinggal di rumah tapak dianggap lebih aman daripada apartemen. Kalangan milenial juga lebih menyukai rumah karena memiliki ruangan yang lebih luas dibanding unit apartemen.

Namun begitu, lanjut Mart, pihaknya melihat tetap terjadi peningkatan permintaan apartemen sebesar lebih dari 140 persen pada awal tahun 2021, dibandingkan dengan awal 2019. Dirinya menegaskan, saat ini sebenarnya merupakan waktu yang tepat untuk membeli properti karena pemerintah telah memberikan berbagai kemudahan.

[irp]

“Stimulus yang ditawarkan adalah untuk mendorong minat seseorang untuk membeli hunian. Contohnya pelonggaran Loan to Value (LTV) hingga 100 persen, sehingga setiap konsumen bisa membeli rumah tanpa down payment (DP). Lalu ada juga pemberian insentif potongan PPN untuk rumah ready stock dengan harga maksimal Rp 5 miliar,” ujar Mart beberapa waktu lalu.

Pemerintah, sambung dia, juga telah melarang masyarakat untuk bepergian mudik. Maka, budget atau anggaran yang biasanya digunakan untuk perjalanan pulang kampung bisa dialihkan untuk membeli rumah minimal untuk pembayaran uang DP.

Tempati Kantor Baru
Sejak April 2021 lalu, Lamudi.co.id telah resmi menempati kantor baru di Capital Place, Jakarta, yang mampu menampung 450 orang. Kantor ini terbagi menjadi tiga lantai, yakni 43, 50, dan 51 dengan memiliki kapasitas 4 kali lebih besar dari tempat sebelumnya yang berlokasi di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta.

[irp]

Alasan pihaknya untuk pindah kantor, kata Mart, karena tingginya pertumbuhan tim serta untuk memfasilitasi target perusahaan untuk terus berkembang dan memperkuat posisi Lamudi.co.id di industri teknologi properti.

“Ini merupakan langkah strategis sekaligus bentuk keseriusan kami untuk menggarap pasar properti di Indonesia. Tahun 2020 merupakan tahun yang menantang, namun kami berhasil terus bertumbuh. Kantor baru ini menjadi penanda keyakinan perusahaan akan potensi pertumbuhan di tahun-tahun yang akan datang,” tutur Mart.

[irp]

Mart mengakui, pihaknya berhasil melalui tahun 2020 tanpa ada pemutusan hubungan kerja, bahkan tim terus bertumbuh sebanyak 50 persen. Pada Mei 2020, Lamudi.co.id resmi bergabung dengan Emerging Markets Property Group. Dengan dukungan pengalaman, teknologi, serta pendanaan Emerging Markets Property Group, Mart yakin dapat tumbuh lebih pesat lagi.

“Tahun ini kami fokus untuk mengembangkan Lamudi.co.id menjadi lebih besar lagi dan mencari talenta-talenta terbaik untuk bergabung dengan kami. Karena itulah kami butuh rumah yang lebih besar,” pungkas Mart.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 181

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link