Thursday , November 26 2020
Home / Indeks Berita / Merger Bank Interim, BCA Syariah Siap Kebut Pertumbuhan Bisnis

Merger Bank Interim, BCA Syariah Siap Kebut Pertumbuhan Bisnis

Foto : Istimewa

Perbankan : PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) Senin (16/11/2020) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda persetujuan rencana aksi korporasi penggabungan PT Bank Interim Indonesia (Bank Interim) ke dalam PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) yang telah diumumkan pada surat kabar harian Bisnis Indonesia dan Kontan, Senin 12 Oktober 2020.

RUPSLB yang dihadiri segenap jajaran direksi Bank BCA Syariah ini, memutuskan sejumlah hal, diantaranya menyetujui rancangan penggabungan Bank Interim ke Dalam BCA Syariah, persetujuan perubahan nominal saham BCA Syariah sebagai Bank hasil penggabungan menjadi sebesar Rp1.000,- per lembar saham dari sebelumnya sebesar Rp1.000.000,- per lembar saham.

BACA JUGA :   The HUD : Pengembangan TOD Harus Sejalan Dengan Pertumbuhan Kota

Selain itu, disetujui pula peningkatan modal disetor dan ditempatkan BCA Syariah yang semula Rp1,996 triliun menjadi Rp2,255 triliun setelah penggabungan.

Aksi korporasi Penggabungan tidak menyebabkan berubahnya kegiatan utama BCA Syariah sebagai Bank yang melakukan usaha di bidang perbankan berdasarkan prinsip syariah dan BCA Syariah tetap melayani nasabah perseorangan dan bisnis pada seluruh segmen nasabah perbankan, baik ritel, komersial, maupun usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

BACA JUGA :   Langgar AD/ART, 12 DPD Walkout dari Munas Apersi

Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih mengatakan, “Penggabungan ini bertujuan untuk menciptakan bank syariah yang dapat memberikan layanan yang lebih optimal kepada masyarakat dengan cara membangun organisasi yang lebih kuat dan berkualitas”. Penggabungan ini memberikan peningkatan terhadap permodalan BCA Syariah dan diharapkan semakin memperkuat posisi BCA Syariah pada lanskap perbankan syariah yang kompetitif di Indonesia.

Selain itu, penggabungan ini merupakan salah satu upaya BCA Syariah untuk turut berpartisipasi dalam mendukung konsolidasi perbankan di Indonesia serta memperkuat struktur permodalan bagi percepatan pengembangan perbankan syariah nasional.

BACA JUGA :   Prima Wall Sistem, Teknologi Baru Bangun Rumah MBR Lebih Efisien

“Kami memandang penggabungan BCA Syariah dengan Bank Interim merupakan salah satu upaya bagi BCA Syariah untuk tumbuh secara anorganik,” John menambahkan.

Penambahan modal akan digunakan untuk mendukung percepatan pertumbuhan bisnis BCA Syariah ke depan agar dapat memberikan produk dan layanan yang lebih baik bagi nasabah serta mendukung inisiatif-inisiatif Bank ke arah digitalisasi.

Check Also

Jelang Akhir Tahun, Paramount Land Raih Tiga Penghargaan Dari Event Berbeda

PROPERTI – Paramount Land berhasil meraih tiga penghargaan menjelang akhir tahun 2020 ini yaitu, Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link