Saturday , October 31 2020
Home / Breaking News / Perumahan Jadi Penggerak Saat Covid – 19, Apersi : Makanya Jangan Dipersulit

Perumahan Jadi Penggerak Saat Covid – 19, Apersi : Makanya Jangan Dipersulit

Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah

BERITA PROPERTI – Para pengembang yang tergabung dalam Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), masih mengeluhkan lambannya respon Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atas permasalahan yang mereka hadapi saat ini. Padahal, Apersi yakin sektor perumahan yang mampu menjadi salah satu penggerak ditengah virus Covid – 19 yang terus mewabah.

Ketua Umum DPP Apersi Junaidi Abdillah menerangkan, di saat kondisi yang dikategorikan sangat sulit seperti saat ini, sepatutnya pemerintah dalam hal ini PUPR tidak membuat aturan yang menyulitkan buat sektor perbankan, pihak pengembang dan terlebih lagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tujuannya adanya aturan, kata dia, semestinya harus membuat industri perumahan tetep berjalan dengan baik.

BACA JUGA :   Hunian Modern Minimalis Kualitas Prima

Dicontohkan Junaidi, stimulus Rp 1,5 triliun dari pemerintah yang sebenarnya sudah sebulan lalu disampaikan oleh Menteri Keuangan, bahkan dipertegas lagi oleh Presiden, menunjukkan komitmen yang sangat bagus dan perlu diapresiasi. Namun, sambung dia, yang jadi permasalahannya sampai sekarang adalah belum adanya tanggapan serius dari Kementerian PUPR yang dalam hal ini Dirjen Pembiayaan Perumahan  terhadap stimulan dari Presiden tersebut.

“Industri properti terutama rumah subsidi, saat ini supply dan demand nya masih sangat banyak. Harapannya adalah agar program satu juta rumah bisa tetap berjalan dengan baik dan dapat memenuhi kepentingan semua pihak, baik bank, pengembang maupun masyarakat bawah. Jadi sepatutnya Dirjen yang terkait tidak membuat aturan yang menyulitkan,” tegas Junaidi.

BACA JUGA :   Awal Tahun, PUPR Klaim Bangun 77.326 Unit Program Sejuta Rumah

Oleh karena itu, melihat kondisi yang terjadi saat ini, Junaidi sangat menyayangkan karena stimulan yang langsung disampaikan oleh Presiden, tapi kurang dapat support atau dukungan dari Dirjen, khususnya yang berhubungan dengan kemudahan. Junaidi mengingatkan, industri perumahan bisa menggerakkan industri ikutan dan sangat potensial menggerakkan perekonomian dikondisi seperti saat ini, maka jangan dihambat dengan aturan yang sulit.

“Yang saat ini kami rasakan adalah, SiKasep dan SiKumbang yang diberlakukan oleh PUPR, tidak mengakomodir MBR, khususnya  informal untuk mendapatkan rumah. Ini artinya program yang dibuat  oleh Dirjen Pembiayaan dan PPDPP tidak adil buat rakyat,” jelas Junaidi.

BACA JUGA :   CitraRaya Hadirkan Shuttle Bus Airport Connexion Ke Bandara Soetta

Sementara sebelumnya, sejak diluncurkan akhir Desember 2019 lalu, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mengklaim aplikasi Sistem Infromasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep) mempermudah pengajuan rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

“Terobosan pemerintah menciptakan aplikasi SiKasep dalam penyaluran FLPP ini tidak lain adalah bentuk dukungan penuh pemerintah untuk memastikan ketepatan sasaran penyaluran FLPP kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Melalui aplikasi SiKasep, maka penyaluran FLPP dapat terpantau dengan baik sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin.

Check Also

perkantoran

Kepailitan Rugikan Semua Pihak di Sektor Properti, REI Minta Aturannya Direlaksasi

PROPERTI – Pandemi Covid-19 yang kini melanda, merupakan bencana nasional non-alam dan tergolong dalam kondisi …

One comment

  1. seperti kasus2 yang lain kebanyakan belum siap untuk mengambil keputusan secara mandiri masih menunggu arahan atasan ):

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link