Property & Bank

Sangat Terjangkau ! Rusun di Jakarta Ini Harga Sewanya Hanya Rp 10.000 perbulan

Sentra Mulya Jaya, rusun di jakarta
Rusun Sentra Mulya Jaya

Propertynbank.com – Siapa bilang menyewa rusun di Jakarta mahal? Harga sewa rusun atau rumah susun milik Kemensos di Jakarta ini hanya di bandrol dengan Rp 10.000 perbulan. Di lengkapi juga dengan fasilitas yang lengkap mulai dari tempat tidur tingkat, meja makan, kompor gas beserta perlengkapannya hingga kamar mendi toilet duduk. Rusun ini dibangun khusus untuk masyarakat pra Sejahtera dan kelompok miskin dan rentan.

Rumah susun Sentra Mulyajaya di Jakarta Timur merupakan rusun di Jakarta yang sudah diresmikan sejak 31 Maret 2023 yang lalu. Peresmian rusun ini dilakukan oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini, didampingi Direktur Jenderal Perumahan Kementrian PUPR Iwan Suprijanto.

Rumah susun Kemensos terletak di Sentra Mulya Jaya Bambu Apus, Kecamatan Cipayung Jakarta Timur, dan juga di Sentra Terpadu Pangudi Luhur di Bekasi. Setiap unitnya memiliki ukuran sekitar 7 X 6 meter, mencukupi untuk keluarga kecil. Kedua kompleks sewa ini hasil kerja sama antara Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Adrianus Alla, Kepala Sentra Mulya Jaya, menjelaskan bahwa biaya sewa tersebut sebenarnya akan kembali ke penghuni sebagai bentuk dana sosial.

Baca Juga : Kerjasama Kementerian PUPR dan Kemensos Bangun 1 Tower Rusun Khusus MBR di Bekasi

Tidak hanya kamar, di rumah susun Kemensos yang merupakan rusun di Jakarta tersebut juga tersedia berbagai fasilitas umum seperti musholla, lahan parkir, pojok baca anak, ruang serbaguna, loker, sistem keamanan CCTV, akses pembuangan sampah, jaring pengaman, aksesibilitas disabilitas, toilet disabilitas dan toilet umum, ruang tunggu di setiap lantai, dan jalur evakuasi.

Mengutip dari IDN Times, Kamis (25/1/2024) salah satu penghuni Rusun Mulya Jaya salah satu rusun di Jakarta, Tito Suwignyo (62) mengatakan sudah 10 bulan menempati Rusun Mulya Jaya. Sebelumnya ia hidup di jalanan.

“Alhamdulillah, semenjak 17 tahun baru ada Ibu Menteri Sosial yang memperhatikan kami. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Menteri Risma. Apalagi bayarnya cuma Rp10.000 perbulan. Kita tinggal masuk doang bawa badan dan pakaian,” kata Tito.

Tito merupakan penerima manfaat (PM) yang pernah ditemui tim Kemensos saat sedang memulung di daerah Kalibata, telah menjalani profesi sebagai pemulung selama 17 tahun. Kini, Tito mencoba peruntungannya dengan berdagang lontong sayur dan soto di daerah Mampang, Jakarta Selatan.

Selain menyediakan hunian layak, Kemensos juga memberikan pemberdayaan kepada para penerima manfaat yang sebelumnya telah memiliki pekerjaan, namun dianggap belum mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka. Ini merupakan bentuk dukungan untuk membantu mereka mengembangkan usaha mereka sendiri dan meningkatkan kesejahteraan secara mandiri.

Rusun di Jakarta Diapresiasi

Penelitian kebijakan publik dari lembaga swadaya masyarakat The Prakarsa, Eka Afrina Djamhari mengatakan bahwa keberadaan rusun di Jakarta dengan biaya sewa Rp 10.000 merupakan terobosan pemerintah yang patut diapresiasi. Menurut Eka, pendirian rusun dengan biaya sewa murah ini sejalan dengan upaya pengentasan warga miskin. Dia berpendapat bahwa model ini sebaiknya dikembangkan ke wilayah-wilayah lain di tanah air.

Baca Juga : Kementerian PUPR dan Kemensos Resmikan Rusun Sentra Mulya Jaya, Sewa Rp 10.000 Per Bulan

Meskipun mengapresiasi inisiatif tersebut, Eka memberikan peringatan bahwa skema pembiayaan pendirian rumah susun dengan biaya sewa murah perlu dikaji secara matang agar tidak memberatkan keuangan negara.

Secara keseluruhan, Rusun Sentra Mulya Jaya terdiri dari 93 unit rumah, termasuk 91 unit tipe standar di lantai dua hingga lima, dan 2 unit tipe ramah disabilitas yang terletak di lantai satu. Dari total unit tersebut, rusun ini mampu menampung 366 penghuni.

Saat ini, Muchyidin menyampaikan bahwa total penghuni rumah susun Sentra Mulya Jaya telah mencapai 72 orang. Mengutip dari Antara, Kamis (25/1/2024) terdapat beberapa kriteria dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi penghuni.

Pertama calon penghuni rusun di Jakarta merupakan pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial seperti pemulung, manusia gerobak, manusia silver, dan penyandang disabilitas. Kedua, identitas calon penghuni juga diharuskan sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca Juga : Selesai Dibangun, 10 Tower Rusun Pekerja KIT Batang Siap Dihuni

Ketiga, mereka diharuskan pula sudah menerima layanan rehabilitasi sosial dan tercatat di Sentra Mulya Jaya. Lalu sejumlah ketentuan lain yang dihadirkan oleh kementrian sosial adalah hunian di rusun Sentra Mulya Jaya diutamakan untuk mereka yang telah berkeluarga agar setiap unit rumah dapat diisi penuh oleh empat penghuni.

Meskipun begitu hal tersebut tidak membuat PPKS yang belum berkeluarga kehilangan kesempatan untuk mendapatkan hunian di rusun itu. Muchyidin menyampaikan pengelola juga menyesuaikan penetapan penghuni dengan kondisi yang ada. Ia mencontohkan saat ini terdapat penghuni yang belum berkeluarga. (Nabilla Chika Putri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *