Thursday , 24 October 2019
Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / Dinilai Paling Inovatif, Safa Marwa Raih Penghargaan di Property&Bank Award 2019

Dinilai Paling Inovatif, Safa Marwa Raih Penghargaan di Property&Bank Award 2019

safa marwa tower
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brojonegoro (dua dari kiri) memberikan trophy kepada Direktur Utama PT. Prima Jaringan, Lukman Purnomosidi (dua dari kanan)

PENGHARGAAN – Konsep Muslim Friendly Premium Residence yang disematkan pada apartemen Safa Marwa Tower yang dikembangkan oleh PT Prima Jaringan, pada Indonesia Property&Bank Awards (IPBA) 2019 lalu, dianugerahi sebagai The Most Innovative Thematic Urban Development. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brojonegoro.

Disamping menyerahkan trophy, Bambang Brojonegoro juga menerima penghargaan sebagai Tokoh Akademisi Yang Cemerlang di Ranah Birokrasi pada ajang IPBA ke XIV, yang digelar di Intercontinental Hotel Pondok Indah, Jakarta, Kamis (26/9). Sementara trophy untuk Safa Marwa Tower diterima langsung oleh Direktur Utama PT. Prima Jaringan, Lukman Purnomosidi.

BACA JUGA :   Sentra Timur Residence Raih Trophy di Penghargaan IPBA ke 14

“Award ini sangat bermanfaat, terutama untuk lebih meningkatkan peran swasta dalam membangun bangsa. Disamping itu, karena IPBA ini sudah diselenggrakan selama 14 tahun, maka saya yakin award ini sudah teruji dan bisa menjadi referensi bagi masyarakat atau konsumen. Saya juga mengucapkan selamat kepada seluruh penerima penghargaan,” ungkap Bambang.

Agenda tahunan Indonesia Property&Bank Awards (IPBA) diselenggarakan oleh Majalah Property&Bank yang bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Properti dan Keuangan (AJPK). Pemimpin Umum/Pemimpin Perusahaan Majalah Property&Bank Indra Utama mengatakan, dalam menentukan penerima penghargaan di IPBA, dilakukan rangkaian seleksi dan penjaringan oleh dewan juri.

BACA JUGA :   Tim Audit PUPR Sambangi Proyek Hambalang

Menurut Indra, proyek Safa Marwa Tower merupakan salah satu nominator yang berhasil menyisihkan beberapa proyek tematik lainnya yang juga dinominasikan untuk menerima penghargan IPBA. Hasil riset dan penilaian tim dewan juri IPBA menyimpulkan bahwa proyek Safa Marwa berhasil mengungguli proyek tematik lainnya dari sisi konsep, inovasi serta uniqueness yang dimiliki.

“Safa Marwa Tower diproyeksikan akan menjadi kawasan niaga terpadu bernuansa Islami yang inklusif di atas seluas 21 Ha. Dibandingkan proyek sejenis, Safa Marwa sangat berbeda. Keunikannya tersebut, sangat layak menyandang predikat sebagai salah satu proyek yang inovatif di Indonesia Property&Bank Awards tahun 2019,” tegas Indra Utama.

Safa Marwa
Safa Marwa Tower

Selain itu, sambung Indra, Prima Jaringan sebagai pengembang dinilai cukup kreatif dan inovatif dalam mengembangkan Safa Marwa Tower. Konsepnya yang memadukan hunian nyaman, fasilitas modern dan lengkap, kata Indra lebih lanjut, dengan kawasan sentra niaga benuansa islami terbesar di Indonesia, menjadi nilai lebih bagi Safa Marwa.

BACA JUGA :   Apartemen Amazana Ramaikan Serpong

Atas penghargaan yang diberikan, Lukman Purnomosidi menyatakan terima kasih dan berkomitmen untuk terus menjaga kualitas yang mereka kembangkan. “Dalam kondisi perekonomian yang penuh tantangan ini, memang dibutuhkan kreatifitas dan Inovasi dalam meluncurkan sebuah proyek. Karenanya, raihan ini juga menjadi salah satu motivasi bagi kami untuk terus bekerja keras guna membangun produk-produk yang berdaya saing serta dibutuhkan konsumen,” ujar Lukman.

Lebih lanjut dikatakan Ketua Umum DPP REI Perode 2004-2007 ini, dibutuhkan kejelian pengembang dalam mencari celah pasar saat ini. Konsep proyek Safa Marwa yang dikembangkan ini, sambung dia, cukup unik, menarik, serta memiliki target market yang sangat jelas. Dirinya sangat yakin Safa Marwa akan sukses dan terserap pasar dengan baik.

BACA JUGA :   Fenomenal dan Berprestasi, Peraih Trophy Property&Bank Award 2019

“Proyek ini sangat prospektif. Selama ini belum ada kawasan niaga terpadu dengan lingkungan yang islami dikembangkan di Indonesia. Kawasan ini akan menjadi yang pertama. Dengan lingkungan Islami seperti itu, Insya Allah Safa Marwa akan menjadi tempat tinggal yang nyaman, tenang, sejuk, dan damai di kawasan Niaga Terpadu yang bernuansa Islami ,” terang Lukman.

Kendati Safa Marwa – Tower dirancang ramah terhadap kebutuhan ibadah bagi kalangan masyarakat Muslim, namun menurut Lukman, hunian ini bukanlah kawasan eksklusif, dan tetap layak huni bagi semua kalangan masyarakat atau Inklusif. “Jadi semua golongan layak menghuni kawasan ini karena konsep yang diterapkan adalah ramah untuk semuanya yaitu ‘anybody welcome’,” tegasnya.

Safa Marwa Tower sendiri dirancang oleh Arsitek Kelas Dunia Dr.Marcia Codinachs dari Codinachs Architects SA Barcelona yang telah sukses merancang bangunan-bangunan Kelas Dunia di Dubai, Abu Dhabi, Jeddah, Casablanca, Merakesch, Shanghai dan kota-kota besar lainnya di dunia.

BACA JUGA :   Penjurian Branding,  IPBA ke XII Gandeng IPMI

Sementara itu, Direktur PT Prima Jaringan Imran Syamnir mengatakan, secara umum Kawasan Niaga Eureka ini dirancang sebagai sentra bisnis terpadu dan tempat tinggal dengan lingkungan Islami.  “Karena itu di Kawasan Niaga ini juga akan merangkul semua pemangku kepentingan seperti perbankan syariah, Agen Travel Haji dan Umroh, halal food, busana muslim, serta bisnis yang bernuansa muslim lainnya,” ujar Imran.

Ia juga menambahkan, selain ramah terhadap kebutuhan ibadah bagi kalangan masyarakat  Muslim, hunian jangkung ini juga dirancang dengan konsep Modern dan ditunjang Fasilitas Modern pula, yang diharapkan mampu menjawab tantangan kebutuhan Kehidupan Masyarakat Modern. “Fasilitas Modern akan dibangun mulai dari fasilitas olah raga, sosial, pusat perbelanjaan, sentra kuliner, rekreasi dan lainnya akan melengkapi kawasan ini. Tidak hanya itu, para penghuni juga akan dimanjakan fitur modern dengan teknologi sebagai sebuah Smart Home,” terangnya.

Safa-Marwa Tower merupakan produk hunian premium teranyar Prima Jaringan Group dengan harga jual mulai Rp 1,5 milir per unit dengan jumlah unit yang relatif terbatas. “Untuk tahap awal hanya 370 unit yang ditawarkan untuk satu tower, dan Alhamdulillah sejak kami pasarkan beberapa waktu lalu, sudah mendapat sambutan baik dari investor maupun end user. Safa-Marwa Tower ini nantinya terintegrasi dengan perkantoran, hotel, dan mall yang semuanya berbasis Islami,” kata Imran berpromosi.

BACA JUGA :   Di IPA 2019, Modernland Realty Raih Penghargaan Kategori Residential

Sebagai pelengkap lingkungan, kawasan ini nantinya juga akan didukung fasilitas Halal Food Gallery, Muslim Fashion Mall, Umrah & Hajj Center, Sharia Financial Center dan Grand Bazaar, dan termasuk di dalam kawasannya adalah Gedung Kantor Pusat MUI yg dikenal dengan Menara MUI.

Sedangkan dari sisi lokasi menurut Imran, Safa Marwa Tower berada di lokasi yang sudah hidup serta bisa dijangkau dari berbagai arah dengan mudah. Berada di ujung jalan Simatupang, tepatnya di Bambu Apus, Jakarta Timur, proyek ini berdampingan dengan Kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan aksesnya hanya 2 menit dari pintu tol Bambu Apus. “Untuk transportasi publik, Safa Marwa juga sangat dekat dari stasiun LRT Taman Mini, dan hanya sekitar 20 menit dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta,” pungkas Imran.

Check Also

Jokowi Resmi Umumkan Kabinet, Lima Menteri Merupakan Peraih IPBA

NASIONAL – Presiden RI (2019-2024) Joko Widodo pagi ini, Rabu (23/10) resmi mengumumkan nama-nama menteri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 165

Klik Disini
Cover Majalah Property&Bank edisi 165
close-link