
Propertynbank.com – PT Sentul City Tbk (BKSL) mengembangkan kawasan Sentul City dengan berfokus pada inovasi dan sustainability development atau pengembangan berkelanjutan. Disamping itu, kota mandiri dengan total luas lahan mencapai 3.150 hektar ini, terus beradaptasi dengan dinamika lingkungan terutama masyarakat di sekitar kawasan.
CEO PT Sentul City Tbk, Eddy Sindoro mengatakan, sejak lima tahun lalu, Sentul City secara konsisten telah menjalankan suatu gerakan nyata yang lahir dari ketulusan hati sebagai langkah awal dalam berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Lalu, berkembang menjadi suatu aktivitas berkala yang dinamai Ladang Pahala, yang menyediakan ruang untuk berbagi kasih dan kebaikan sehingga menjadi keberkahan bersama.
“Kami percaya bahwa keberhasilan sejati dari suatu pengembangan daerah adalah mengusahakan kesejahteraan kota dan lingkungan sekitar. Sejalan dengan visi dan komitmen kami untuk meningkatkan kualitas hidup selain pertumbuhan secara ekonomi, kami juga mengusahakan pengembangan hubungan interaksi antar manusianya,” ujar Eddy dalam keterangannya.
Seiring berjalannya waktu dan perkembangan pembangunan kota Sentul City, jelas Eddy Sindoro, gerakan bersama ini meluas dengan melibatkan pihak pemerintah desa dan Kecamatan serta Polsek setempat, juga tokoh-tokoh masyarakat serta mitra usaha dengan menjalankan program Sentul City Peduli Sesama – Ladang Pahala.
Program tersebut melaksanakan berbagai kegiatan sosial, seperti pelatihan pemberdayaan masyarakat, pengobatan gratis, gerakan penghijauan dengan penanaman pohon, pembersihan bantaran kali dan sungai dari sampah, serta pemberian sembako. Selain itu, program rutin yang dilaksanakan setiap bulan meliputi pelatihan bahasa Inggris, pendidikan anak usia dini (PAUD), dan kegiatan donor darah.
Baca Juga : Konsumen Yang Dirugikan Proyek Meikarta Bisa Mangadu ke BENAR PKP
Menurut Eddy Sindoro, kegiatan bakti sosial Sentul City Peduli Sesama – Ladang Pahala ini telah berjalan selama hampir lima tahun dengan mencapai kegiatan bakti sosial ke-114 bagi desa-desa sekitar di Kecamatan Babakan Madang.
Direktur PT Sentul City Tbk, Njoo Harun Permadi menambahkan, dalam satu bulan terakhir pada Maret 2025, kegiatan bantuan kepada masyarakat khususnya yang sedang terdampak bencana alam. Dengan pemberian sembako serta perlengkapan bayi dan makanan pendamping ASI diharapkan dapat meringankan beban warga akibat bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah.

“Kami menyadari bahwa bantuan ini tidak dapat sepenuhnya menggantikan apa yang hilang, namun kami berharap dapat meringankan beban kesulitan yang sedang dialami para korban bencana alam ini. Kami juga mengapresiasi peran Pemerintah, para relawan dan semua pihak yang telah bekerjasama dalam upaya pemulihan dengan semangat gotong royong. Semoga sinergi ini terus terjalin agar kita dapat bangkit dan terus melangkah maju,” kata Njoo Harun Permadi.
Sebagai informasi, selama bulan Maret 2025, kegiatan bakti sosial Sentul City telah dilaksanakan sebanyak tiga kali, yaitu pada tanggal 7 Maret 2025 di Desa Cijayanti, dilanjutkan pada 11 Maret 2025 di Desa Bojong Koneng, dan 14 Maret 2025 di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga : Badan Bank Tanah Siapkan Lahan Seluas 73,04 Ha Untuk Bangun Rumah Rakyat
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden Direktur PT Sentul City Tbk, Tjetje Muljanto, Direktur Njoo Harun Permadi, Camat Babakan Madang HR. Ma’mun, Kepala Desa Bojong Koneng Rusdi Anwar, dan Kepala Desa Karang Tengah Suhandi. Perangkat pemerintah dan masyarakat setempat tersebut menyampaikan rasa syukur dengan adanya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, PT Sentul City Tbk selalu menunjukkan kepedulian dengan hadir di tengah masyarakat yang tengah menghadapi musibah, melalui berbagai aksi nyata. Semoga langkah ini dapat mempererat solidaritas dan memberikan manfaat bagi sesama,” ujar salah seorang perwakilan.
Sentul City Berkembang Pesat
Kota mandiri ini dikembangkan sejak tahun 1993, dimana 1.250 hektar telah digarap dan akan terus berprogres. Pengembangan daerah ini semakin pesat berkembang menjadi kawasan utama hunian, bisnis maupun investasi. Kemudahan aksesibilitas juga terus mendorong peningkatan produk propertinya.
Baca Juga : Kawasan Industri Intiland Berkontribusi Rp567 miliar Pada Pendapatan Tahun 2024
Eddy Sindoro menegaskan, keunggulan Sentul City adalah berada di kaki gunung dengan ketinggian 170-300 meter di atas permukaan laut (mdpl), sehingga kawasan tersebut lebih sejuk dibandingkan wilayah Jabodetabek lainnya.
“Kawasan permukiman Sentul City dikembangkan dengan mengusung visi eco-city yang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup dan memastikan sustainability keberlanjutan lingkungan menjadi bagian integral dari setiap aktivitas pengembangan kotanya,” pungkas Eddy Sindoro.
















