Wednesday , April 14 2021
Home / Breaking News / Akhir Tahun Tol Cisumdawu Selesai, Bandara Kertajati Makin Dekat

Akhir Tahun Tol Cisumdawu Selesai, Bandara Kertajati Makin Dekat

Infrastruktur : Provinsi Jawa Barat memiliki posisi strategis dibanding wilayah lainnya di Indonesia. Selain dekat dengan ibukota negara, pembangunan infrastruktur di Jawa Barat patut diacungi jempol.

Salah satunya pembangunan infrastruktur yang akan selesai akhir tahun ini yakni jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Mengutip dari laman sekretariat Kabinet (setkab), 30 maret 2021, Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil, menyampaikan optimismenya jika jalan tol Cisumdawu ini akan selesai pada Desember tahun ini.

BACA JUGA :   Kota Baru Terpadu 2.600 Ha Dari Ciputra Group

“Apalagi dengan adanya Bandara kertajati, tentunya akan berdampak yang sangat luar biasa. Khususnya pada kawasan Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati). Nantinya pada tahun 2022 kita bisa lihat pertumbuhannya akan sangat luar biasa,” pungkasnya.

Hingga saat ini pemerintah pusat sendiri sangat positif bahkan telah menerbitkan berbagai peraturan presiden (Perpres) maupun peraturan pemerintah (PP) terkait percepatan pembangunan Jawa Barat untuk dasar hukum intervensi pembangunan infrastruktur di wilayah ini. Dengan sinergitas yang terus dibangun, kawasan ini akan berkontribusi besar untuk pertumbuhan perekonomian nasional secara jangka panjang.

BACA JUGA :   Perumnas Gandeng Jakpro Bangun Rusun di Kemayoran

“Kami sudah menghitung, kalau tol Cisumdawu nanti beroperasi dan semua rencana kita lancar maka mesin regional metropolitan Rebana ini bisa menyumbang satu persen pada pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga sepuluh tahun ke depan. Makanya dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan kawasan ini sangat penting,” imbuhnya.

Pemprov Jabar akan terus mengikuti perkembangan ini dengan mengembangkan kawasan metropolitan Rebana. Salah satunya dengan menghadirkan 13 kota industri baru termasuk di dalamnya Patimban yang dikonsep sebagai Kota Maritim dan Kertajati dengan konsep Aerocity.

BACA JUGA :   100 Paket Pembangunan Infrastruktur Senilai Rp 4,8 Triliun Disetujui

Seperti diketahui, Bandara Kertajati memiliki total lahan pengembangan sekitar 3.400 ha. Bandara yang dikembangkan oleh PT BIJB, Ini akan dikembangkan enam kluster yaitu Aerospace Park, Logistik Hub, Creative Technology Center, Business Park, Energy Center dan Residence Area. Termasuk didalamnya apartemen, hotel, perkantoran, dan fasilitas logistik pendukung bandara.

PT Pembangunan Perumahan Tbk, melalui anak usahanya, PT PP Properti Tbk (PPRO) optimistis kinerja perusahaan ke depan akan semakin meningkat dengan banyaknya proyek baru yang kan dikembangkan salah satunya pengembangkan apartemen di kawasan bandara Kertajati. Proyek ini ditujukan sebagai penyediaan akomodasi untuk karyawan maskapai atau perusahaan yang terkait dengan bandara.

BACA JUGA :   Gathering Nasabah Prioritas Bank Mandiri Dan Grand Anila Apartment

Untuk itu Kang Emil juga berharap dukungan dari pemerintah pusat terutama untuk pengembangan pembangunan infrastruktur pendukung lainnya untuk pengembanngan Kawasan Rebana khususnya saat nanti konektivitas jalan tol ini beroperasi.

Check Also

Pastikan Efektif Juli 2021, PPDPP Nyatakan SiPetruk Sudah Bisa Diunduh

PROPERTI – Walaupun masih muncul pro dan kontra dikalangan pengembang properti, Badan Layanan Umum (BLU) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 177

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link