
Propertynbank : Kiprah Almaz Fried Chicken Indonesia di industri makanan cepat saji semakin diakui. Brand ayam goreng lokal bercita rasa khas Timur Tengah ini berhasil meraih penghargaan The Best Marketing Campaign 2025 untuk kategori Fried Chicken dari Majalahfranchise.com.
Penghargaan ini diberikan berkat konsistensi Almaz Fried Chicken dalam menjalankan strategi pemasaran terintegrasi melalui lima saluran utama; Social Media Activity, Public Relation Activity, Exhibition Activity, Digital Campaign, serta Personal Branding.
Founder Almaz Fried Chicken, Okta Wirawan bersyukur dengan penghargaan ini yang menandakan adanya apresiasi atas kinerja tim Almaz Fried Chicken. “Dengan penghargaan ini kami berharap mampu meningkatkan motivasi kerja dan perkembangan bisnis Almaz sendiri,” ujarnya dalam konferensi pers di outlet Almaz Fried chicken di Kawasan perumahan Grand Galaxy City, Jakasetia, Bekasi, Minggu (31/08/2025).
Sejak berdiri pada 14 Juni 2024 di bawah bendera PT ABINDO (Abuya Group), Almaz Fried Chicken yang dipimpin Okta Wirawan sukses memperluas jaringannya menjadi lebih dari 141 outlet di berbagai daerah, mulai dari Jabodetabek, Cilegon, hingga Purwokerto.
“Kami menargetkan menjadi salah satu pemain utama industri makanan cepat saji di Indonesia, dengan harapan akhir tahun bisa mencapai 200 outlet,” ungkapnya.
Dengan kehadiran Almaz Fried Chicken, masyarakat kini memiliki pilihan terbaik untuk mengkonsumsi kelezatan daging ayam yang bercitarasa khas dengan aneka pilihan menu.
“Kami tentu hadir dengan ragam pilihan agar masyarakat bisa menentukan pilihannya sendiri dengan rasa yang pasti mudah diterima oleh pasar,” lanjut Okta.
Kesuksesan ini tak lepas dari konsep Integrated Marketing Concept (IMC) yang dijalankan secara konsisten. Sinergi antar pesan pemasaran berhasil membangun brand awareness sekaligus menarik minat investor.
Seperti yang dikatakan Rofian Akbar, Pemimpin Redaksi Majalahfranchise.com, ada lima saluran kunci sukses dalam menjalankan bisnis ini, yakni Marketing Tools terpadu, konsisten dan kreatif agar powerfull dan tepat sasaran.
Saat ini, di beberapa perusahaan franchise sudah mulai banyak yang menerapkan konsep Integrated Marketing Concept ( IMC ). Tentu saja ini sangat bagus dan patut diapresiasi.
Kunci efektivitas IMC adalah adanya sinergi antara berbagai pesan pemasaran, dengan tujuan akhir, yakni dengan menghasilkan pendapatan, meningkatkan pangsa pasar, membangun brand awareness serta tertarik dengan apa yang di tawarkan dan akhirnya membeli produk atau jasa yang dijual.
“Studi menunjukan bahwa 81% konsumen melakukan riset online sebelum membeli, jadi penting bagi Perusahaan untuk menjangkau mereka di berbagai saluran promosi. Satu dari sekian perusahaan yang konsisten dalam menjalankan lima saluran tersebut adalah Almaz Fried Chicken Indonesia,” ujar Rofian Akbar.
Selain itu, aktivitas sosial perusahaan juga memberi nilai tambah, antara lain melalui program menyumbangkan 5% keuntungan untuk Palestina dan penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah.
Ekspansi dan Infrastruktur Bisnis
Kiprah Almaz Fried Chicken Indonesia di kancah industri ayam goreng nasional memang cukup fenomenal. Sejak kemunculannya, popularitas Almaz Fried Chicken terus menanjak dan menjadi buah bibir di masyarakat.
Strategi marketing yang dilakukan Almaz Fried Chicken memang cukup totalitas. Dengan mengusung konsep pemasaran yang terintegrasi (Integrated Marketing Concept), Almaz Fried Chicken dengan cepat memanen kesuksesan.
“Banyak brand bagus yang lebih lama dan eksis daripada Almaz. Tapi kami terus berikhtiar, berdoa dan jangan menyerah bagi pelaku usaha UMKM agar tumbuh dan berkembang,” ujar Okta.
Wawan Ibra, Direktur Operational Almaz Fried Chicken menambahkan Almaz Fried Chicken juga diperkuat dengan beberapa sentral kitchen di daerah-daerah sehingga mampu memenuhi kebutuhan outlet dengan baik.
Dengan capaian penghargaan dan pertumbuhan agresif, Almaz Fried Chicken menatap ekspansi lebih luas.
“Kami bersyukur atas apresiasi ini. Semoga menjadi motivasi tim untuk terus berkembang. Banyak brand besar yang sudah lebih lama berdiri, tapi kami berusaha tak pernah menyerah. UMKM harus terus tumbuh,” ujar Okta.
Sementara itu, Bram Dwi Raditya, Co-Founder Almaz Fried Chicken, menegaskan bahwa hingga Februari 2026, pihaknya menargetkan ekspansi hingga 250 outlet yang akan menjangkau Lombok, Bali, Kalimantan, Balikpapan, Samarinda, Kendari, hingga Palu.
Dengan strategi marketing yang terintegrasi, dukungan infrastruktur, serta ekspansi agresif, Almaz Fried Chicken kian memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain baru yang patut diperhitungkan dalam industri kuliner nasional.
















