Wednesday , April 14 2021
Home / Breaking News / Anggaran Untuk Bangun 879 Unit RTLH Di Papua Barat Mencapai Rp 10,5 M

Anggaran Untuk Bangun 879 Unit RTLH Di Papua Barat Mencapai Rp 10,5 M

Pembangunan rumah tak layak huni di Papua

PROPERTI – Guna peningkatan kualitas rumah bagi masyarakat di Provinsi Papua Barat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran sebesar Rp 10,5 Milyar dalam Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Rencananya tahun 2021 sebanyak 879 rumah tidak layak huni (RTLH) di Provinsi Papua Barat akan mendapatkan bantuan tersebut sehingga bisa menjadi lebih layak huni. “Pembangunan rumah layak huni akan terus kami laksanakan di Provinsi Papua Barat. Melalui pembangunan hunian tersebut, masyarakat bisa merasakan kehadiran negara dalam penyediaan tempat tinggal yang layak,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid.

BACA JUGA :   39 Finalis Puteri Indonesia Kunjungi Pendopo Di Living World

Menurut Khalawi, Program BSPS sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta membantu pemerintah daerah dalam mengurangi RTLH di daerah. Untuk itu, dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat untuk melaksanakan program tersebut di lapangan sangat diperlukan. Meskipun dana yang disalurkan hanya berupa stimulant, tapi ternyata dengan semangat gotong royong dan saling bahu membahu saat membangun rumah bisa merubah rumah menjadi lebih layak huni.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2) Papua II, Yance Pabisa didampingi Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Papua Barat Michael. N. Demena menjelaskan, pihaknya akan melaksanakan Program BSPS untuk 879 unit RTLH. Dalam pendataannya, pihaknya juga menggandeng sejumlah pemerintah sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

BACA JUGA :   Bank DKI Siapkan Hadiah Mobil Jika Bayar PKB Lewat JakOne Mobile

Balai P2P Papua II menyatakan, pelaksanaan Program BSPS di Provinsi Papua Barat akan disalurkan di lima kabupaten dan satu kota. Adapun lokasi penyalurannya berada di Kabupaten Sorong Selatan (172 unit), Kabupaten Maybrat (311 unit), Kabupaten Sorong (158 unit), Kabupaten Teluk Wondama  (50 unit), Kabupaten Raja Ampat (112 unit) dan Kota Sorong (76 unit).

Yance menerangkan, setiap RLTH akan mendapatkan bantuan sesuai dengan kondisi lingkungan tempat tinggalnya. Adapun jumlah bantuan dana Program BSPS yang akan disalurkan untuk RTLH yang berada di wilayah perkotaan sebesar Rp 23 juta, sedangkan RTLH yang ada di wilayah pegunungan sebesar Rp 40 juta.

BACA JUGA :   Paramount Kembali Luncurkan Produk Investasi

“Total dana Program BSPS yang akan kami salurkan sebesar Rp 10,5 Milyar. Dana Program BSPS tersebut tidak diberikan tunai kepada penerima bantuan dan hanya bisa digunakan untuk modal belanja material dan upah tukang,” pungkas dia.

Check Also

Pastikan Efektif Juli 2021, PPDPP Nyatakan SiPetruk Sudah Bisa Diunduh

PROPERTI – Walaupun masih muncul pro dan kontra dikalangan pengembang properti, Badan Layanan Umum (BLU) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 177

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link