Bangun Rumah Berstruktur Tahan Gempa, SBR Siapkan Investasi 100M

0
tahan gempa
KI-KA : Syawaludin Komisari SBR, Mohammad Solikin Direktur Marketing (SBR), Much Yhaeni Direktur Utama SBR, Dwi Purnomo Direktur Utama WPG dan Sugeng Direktur Keuangan WPG, usai melakukan penandatangan kerjasama, Rabu 15 Desember 2021

PropertynbankKetersediaan bangunan tahan gempa menjadi suatu kebutuhan masyarakat saat ini. Mengingat Indonesia berada di jalur cincin api (ring of fire) yang sering terjadi gempa bumi tektonik.

Sukses pada tahap pertama dengan struktur bangunan rumah tahan gempa pertama di Indonesia, PT Samudra Bangun Raya (SBR)  kembali menghadirkan perumahan, yakni Vila Kebun Raya Cibinong Estate tahap 2, sebuah hunian modern yang memiliki struktur bangunan tahan gempa.

Untuk itu, PT Samudra Bangun Raya, menjalin kerjasama melalui penandatanganan Letter of Intent dengan PT Wika Pracetak Gedung (WPG) dalam pembangunan perumahan Vila Kebun Raya Cibinong Estate tahap 2.

Penandatanganan kerjasama yang dilaksanakan pada Rabu, 15 Desember 2021 di Kantor Marketing Vila Kebun estate dilakukan oleh Much Yhaeni Direktur Utama PT Samudra Bangun Raya dan Dwi Purnomo selaku Direktur Utama PT. Wika Pracetak Gedung  yang disaksikan oleh Mohammad Solikin selaku Direktur Marketing dan Sugeng Direktur Keuangan WPG.

Struktur Tahan Gempa

Direktur Utama PT Samudra Bangun Raya, Much Yhaeni, mengatakan, penandatanganan naskah kerjasama ini merupakan bukti komitmen Samudra Bangun Raya kepada konsumen untuk memberikan hunian yang berkualitas serta memiliki ketahanan bangunan guna menjamin keamanan dan keselamatan penghuni terhadap gempa.

“Dengan konsep struktur dari beton, unit rumah Vila Kebun Raya Cibinong menjadi rumah tahan gempa karena pondasinya dengan konsep tahan gempa. Struktur beton tersebut yang akan diproduksi oleh perusahaan kontruksi terkemuka yakni, Wika Pracetak Gedung sehingga kualitasnya terjamin,”pungkasnya usai melakukan menandatanganan kerjasama.

Menyusul kesuksesan pembangunan tahap pertama, PT Samudra Bangun Raya kembali menggarap Pembangunan Vila Kebun Raya Cibinong Estate tahap 2. Pada pengembangan tahap kedua ini, hunian dirancang menyesuaikan target konsumen properti kelas menengah atas di kawasan Cibinong dan sekitarnya.

Vila Kebun Raya dibangun diatas lahan seluas 3,7 hektar dengan total 31 unit ruko dan 235 unit rumah.  Rumah dengan dua lantai ini dilengkapi dengan fasilitas smart home, inconet dari PLN, Wika Watherheater dari Wika Winner.

Menurut Mohammad Solikin, Direktur Marketing PT Samudra Bangun Raya , yang paling menarik dari perumahan ini, pemilik rumah akan terbebas dari biaya listrik. “Pasalnya unit-unit rumah yang dibangun sudah dilengkapi Panel Surya dari Wika,”ungkapnya.

Mohammad Solikin menambahkan Vila Kebun Raya Cibinong Estate tahap 2 ini berlokasi di jantung kota Cibinong, Bogor. Sebuah titik lokasi yang sangat strategis, karena lokasinya berada dekat dilintasan jalan nasional yaitu Jalan Raya Bogor, yang merupakan akses jalan antara Bogor dan Ibu Kota Jakarta.

“lokasinya bersebelahan dengan Kebun Raya Cibinong yang dilengkapi danau dora. Sebuah hunian dengan lingkungan yang masih asri serta udara yang sejuk,”ujarnya.

Vila Kebun Raya Cibinong Estate tidak hanya dekat dari ruas Jalan Tol Cibinong yang hanya membutuhkan waktu 10 menit dari Jalan Baru Lingkar Lipi, tapi juga 15 menit dari exit tol sentul sirkuit.

Proyek perumahan dengan total investasi sebesar Rp 100 miliar menawarkan rumah dua lantai, dengan luas luas tanah 60 meter bangunan 54 meter ini dibandrol Rp 750 jutaan, sementara Ruko di tawarkan dengan harga Rp 1.2 Miliar .

Vila Kebun Raya Cibinong Estate sangat cocok bagi masyarakat pekerja yang mendambakan hunian berkualitas dengan harga terjangkau. Sebab, selain harganya relative lebih murah dibanding proyek sejenis lainnya, lokasi kawasan juga cukup strategis, dekat dengan pusat Pemerintahan Kabupaten Bogor. Dari sisi investasi, kondisi ini jelas akan membuka potensi capital gain yang lebih menguntungkan,” ungkapnya

“Proses pembangunan perumahan Vila Kebun Raya Cibinong Estate tahap 2 ini dijadwalkan akan selesai dalam waktu 7 bulan, yang selanjutkan akan diserahterimakan kepada konsumen,”tutup Solikin.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.