Bank BTN Buka Kantor Layanan di Kemenpupera

0
Direktur Utama Bank BTN Maryono
Direktur Utama Bank BTN Maryono

PROPERTI-Bank BTN membuka kantor layanan di kantor Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Rabu 30 September 2015 kemarin. Kantor layanan yang disiapkan BTN di Kamentrian Pupera ini merupakan bagian dari kerjasama yang disepakati bersama antara BTN dengan Kementrian Pupera. Selain itu, tujuannya untuk memberikan pelayanan yang bersifat one stop service terkait dengan pembiayaan perumahan.

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, begitu pentingnya membuka kantor layanan BTN di Kementrian Pupera. Selama ini BTN memberikan share lebih dari 95% setiap program pemerintah dalam penyediaan rumah bagi rakyat ini digelontorkan. Tetapi justru kantor layanan BTN belum ada di kantor Kementerian tersebut. Paling tidak dengan adanya kantor layanan BTN akan memberikan alternatif layanan perbankan untuk mendukung kegiatan yang dikelola Kementrian Pupera. 

”Kami mengajak Kementrian Pupera untuk bekerjasama dengan BTN dalam hal-hal yang mencakup : Pengelolaan operasional keuangan, Fasilitas Kredit / Pembiayaan rumah pegawai dan Tabungan Karyawan, Pembukaan Outlet dan ATM, Pemanfaatan Jasa dan Layanan Perbankan oleh seluruh Satuan Kerja dan Mitra Kerja di lingkungan Kementerian PUPERA, Penyaluran dana-dana program APBN oleh Kementerian PUPERA, Dukungan pelaksanaan kegiatan Kementerian PUPERA kepada Bank BTN serta pemanfaatan layanan dan jasa Perbankan lainnya yang dibutuhkan,” jelas Maryono.

Maryono mengakui kerjasama ini seharusnya dibangun sejak awal. Tetapi ini adalah moment yang baik sejalan dengan program sejuta rumah yang ditetapkan oleh Pemerintah. Banyak potensi bisnis dapat diimplementasikan dari kerjasama ini. Potensi pengembangan dana dan kredit jika itu dilihat untuk kepentingan Bank BTN. Dana berputar di lingkungan Kementrian Pupera tercatat sekitar Rp.200 Triliun. Sebagian dana kita kelola akan membantu struktur pendanaan BTN. Kemudian layanan perbankan barbasis digital bisa juga diimplementasi di kantor layanan ini. Termasuk e-cash dalam pembayaran jalan tol, karena pengelolaan jalan tol itu juga merupakan kewenangan Kementrian Pupera.

“Kantor layanan BTN yang kami siapkan di kantor Kementrian Pupera ini merupakan model layanan yang nanti akan disiapkan untuk memberikan layanan sejenis di lokasi strategis. Kami ingin masyarakat tahu bahwa BTN juga dapat memberikan service dengan teknologi yang modern. Semoga ini menjawab kebutuhan masyarakat di tengah persaingan perbankan yang sangat ketat,” imbuh Maryono.

Bank BTN berdasarkan laporan bulanan Agustus 2015 yang dikirim ke BI mencatatkan Asetnya tumbuh menjadi sekitar Rp.163,5 Triliun, Kredit Rp.129,2 Triliun, Dana Pihak Ketiga sekitar Rp.122 Triliun dengan Laba lebih dari Rp.1 Triliun. Kredit perseroan tumbuh sekitar 19,02% atau berada diatas rata-rata industri bulan Juli 2015 pada kisaran 9,7%.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 181

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link