
Propertynbank : PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) terus menegaskan komitmennya dalam mendukung keberagaman dan inklusi lewat program unggulan Danamon Berdaya Mengusung Kesetaraan (DAYATARA). Kali ini, Danamon menghadirkan inisiatif sosial bertajuk Hands of Hope sebagai bentuk nyata pemberdayaan penyandang disabilitas di Indonesia.
Chief Human Capital and Operations Officer Danamon, Evi Damayanti, menegaskan bahwa Hands of Hope tidak sekadar berfokus pada kegiatan donasi, melainkan mendorong keterlibatan aktif karyawan dalam memahami keberagaman secara langsung.
“Hands of Hope bukan hanya tentang donasi, tetapi tentang keterlibatan aktif karyawan. Melalui inisiatif ini, kami memberikan dukungan kepada komunitas disabilitas sekaligus mengajak karyawan untuk berinteraksi, belajar, dan menumbuhkan empati. Dengan merangkul keberagaman dalam segala bentuknya, kami berupaya membangun masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan menghargai kekuatan unik setiap individu,” ujar Evi dalam siaran pers yang diterima redaksi, Selasa (30/12/2025).
Ia menambahkan, penguatan nilai keberagaman dan inklusi merupakan bagian penting dari budaya kerja Danamon yang sejalan dengan strategi keberlanjutan perusahaan.
Program Hands of Hope dihadirkan sebagai bentuk nyata pemberdayaan penyandang disabilitas di Indonesia. Kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan Danamon (Danamoners) untuk berinteraksi langsung dengan komunitas disabilitas, belajar berkomunikasi, serta berkontribusi melalui aksi sosial.
Lebih jauh Evi mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara DAYATARA, tim Sustainability Finance, dan komunitas Karyawan Danamon Peduli. Donasi yang dihimpun disalurkan kepada Sekolah Luar Biasa (SLB) BC Sumber Budi serta keluarga karyawan Danamon yang memiliki anggota dengan disabilitas.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, jumlah penyandang disabilitas di Indonesia tercatat lebih dari 17,8 juta orang. Namun, sepertiga di antaranya belum menamatkan pendidikan dasar dan tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas masih berada di angka 23,94%. Kondisi tersebut mendorong Danamon menghadirkan DAYATARA sebagai program yang menyediakan kesempatan setara bagi seluruh individu lintas gender, generasi, agama, dan kondisi fisik.
Baca Juga : Danamon Hadirkan Inspirasi Metode Kerja Inovatif
Hands of Hope diinisiasi oleh peserta magang disabilitas yang tergabung dalam DAYATARA Internship Program, sebuah strategi Danamon dalam menciptakan peluang kerja yang inklusif. DAYATARA mengintegrasikan berbagai inisiatif keberagaman dan inklusi, mulai dari pelatihan, pengembangan karier, hingga dukungan sosial bagi kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.
Rangkaian kegiatan Hands of Hope diawali dengan penggalangan donasi yang berlangsung pada 23–25 September 2025, bertepatan dengan Hari Bahasa Isyarat Internasional. Program ini mendapat dukungan penuh dari Direktur Utama Danamon, D. Ejima, beserta jajaran manajemen senior, sebagai bagian dari penguatan budaya keberagaman dan inklusi di lingkungan kerja Danamon.
Selain penggalangan donasi, kegiatan juga diisi dengan pembelajaran Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) bersama komunitas Tuli, interaksi dengan barista Tuli dari Kopi Sunyi, serta penulisan pesan dan harapan di Pohon Harapan.
Donasi yang terkumpul disalurkan kepada SLB BC Sumber Budi, Petukangan, Jakarta Selatan pada 24 November 2025. Bantuan mencakup dukungan dana operasional serta fasilitas pembelajaran dan keterampilan, seperti speech trainer, mesin jahit, serta perlengkapan olahraga dan permainan edukatif.
“Melalui program ini, Danamon menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem yang lebih setara dan inklusif sekaligus memperkuat strategi keberlanjutan perusahaan bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Evi Damayanti.
















