Property & Bank

BTN Dominasi Penyaluran KPR FLPP Tahun 2025, Presiden Prabowo Beri Apresiasi

KPR FLPP
Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Akad Massal KPR Sejahtera dan Serah Terima Kunci Rumah di Perumahan Pondok Banten Indah, Serang, Banten

Propertynbank.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali mencatatkan prestasi sebagai bank penyalur Kredit Pemilikan Rumah subsidi (KPR FLPP) terbesar di Indonesia. Sepanjang tahun 2025, BTN berhasil menyalurkan KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 182.952 unit, atau sekitar 70% dari total penyaluran nasional, tertinggi dibandingkan bank penyalur lainnya.

Atas capaian tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada BTN atas kontribusinya dalam mendukung program perumahan rakyat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Berdasarkan data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), total penyaluran KPR FLPP secara nasional hingga 19 Desember 2025 mencapai 263.017 unit dengan nilai pembiayaan sebesar Rp32,67 triliun. Program ini melibatkan 39 bank penyalur, 22 asosiasi pengembang, serta didukung oleh 7.998 pengembang perumahan di seluruh Indonesia.

Rumah subsidi yang dibiayai melalui FLPP tersebut tersebar di 12.981 kawasan perumahan pada 33 provinsi dan 401 kabupaten/kota, mencerminkan besarnya kebutuhan dan pemerataan akses kepemilikan rumah bagi MBR.

Baca Juga : BTN Housingpreneur 2025 Sambangi Surabaya, Tawarkan Ide Bisnis Hunian Masa Depan

Dalam sambutannya pada acara Akad Massal 50.030 KPR Sejahtera dan Serah Terima Kunci Rumah Tahun 2025 di Perumahan Pondok Banten Indah, Serang, Banten, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mengatasi backlog perumahan nasional yang masih mencapai sekitar 29 juta unit. “Program ini sangat membanggakan, namun kita harus bekerja lebih keras lagi agar seluruh rakyat Indonesia bisa memiliki rumah yang layak,” ujar Presiden.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait turut mengapresiasi kinerja BTN sebagai mitra utama pemerintah dalam pembiayaan perumahan subsidi. Menurutnya, keberhasilan program ini terlihat dari semakin beragamnya latar belakang debitur, termasuk pekerja sektor informal seperti asisten rumah tangga (ART) yang mampu membeli rumah dari penghasilannya sendiri.

KPR FLPP Portofolio Utama

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menegaskan bahwa KPR Subsidi masih menjadi portofolio utama BTN dan akan terus dikembangkan secara agresif. Ke depan, BTN akan memperluas strategi penyaluran dengan menggandeng berbagai institusi, perusahaan, dan organisasi untuk menciptakan permintaan (create demand) dari calon debitur potensial.

Baca Juga : BP Tapera Apresiasi 16 Bank Penyalur Pembiayaan FLPP Berprestasi

“Mulai 2026, kami akan fokus menjalin kerja sama dengan institusi di berbagai sektor. Salah satunya, BTN telah mendapatkan komitmen untuk melayani kebutuhan KPR subsidi bagi guru-guru Muhammadiyah. Model ini akan kami replikasi ke institusi lain agar penyaluran KPR subsidi semakin cepat dan tepat sasaran,” jelas Nixon.

Pada kesempatan yang sama, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengungkapkan bahwa pencapaian penyaluran 263.017 unit KPR FLPP pada 2025 merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah, meningkat signifikan dibandingkan lima tahun lalu yang hanya mencapai 109.253 unit pada 2020.

“Peningkatan ini menunjukkan tingginya minat MBR terhadap hunian layak dan terjangkau, sekaligus membuktikan efektivitas peran BTN sebagai lokomotif pembiayaan perumahan nasional,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan