Property & Bank

BP Tapera Cetak Rekor Penyaluran FLPP Terbesar Sepanjang Sejarah, Tembus 263 Ribu Unit !

bp tapera
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (kiri) dan Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho (tengah)

Propertynbank.com – Kinerja Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) sepanjang 2025 mendapat apresiasi langsung dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. BP Tapera dinilai berhasil menjaga momentum pembiayaan perumahan rakyat di tengah tantangan ekonomi, sekaligus mencatatkan penyaluran KPR FLPP terbesar sepanjang sejarah.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komisioner BP Tapera Pak Heru beserta seluruh jajaran atas kerja kerasnya menyalurkan FLPP bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Menteri PKP yang akrab disapa Ara.

Menurut Ara, capaian BP Tapera pada 2025 menjadi bukti kuat bahwa program KPR subsidi tetap relevan dan dibutuhkan masyarakat. “Di tengah situasi seperti sekarang, BP Tapera mampu mencatatkan penyaluran FLPP tertinggi sepanjang sejarah. Ini patut diapresiasi,” tegasnya.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara Akad Massal 50.030 KPR Sejahtera FLPP dan Serah Terima Kunci Rumah Tahun 2025 yang digelar secara hybrid di Perumahan Pondok Banten Indah, Serang, Banten, Sabtu (20/12).

Baca Juga : Danamon Kembali Gelar DHB 5.0, Dorong DPK dan Tingkatkan Literasi Keuangan Nasabah

Acara ini diikuti oleh 50.030 debitur, dengan 300 akad dilakukan secara langsung di lokasi bersama 11 bank penyalur, sementara 49.730 akad lainnya digelar secara online melibatkan 39 bank penyalur di 33 provinsi dan 110 titik kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan perumahan nasional.

“Terima kasih atas prestasi luar biasa hari ini. Program FLPP ini dimulai sejak era Presiden SBY, dilanjutkan Presiden Jokowi, dan sekarang kita tingkatkan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah,” ujar Presiden Prabowo.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyampaikan bahwa apresiasi dari pemerintah menjadi energi tambahan bagi BP Tapera untuk terus meningkatkan kinerja dalam memenuhi kebutuhan hunian MBR.

Baca Juga : Bank Jakarta Tuntas Salurkan Dana Pemerintah Rp1 Triliun, Alokasi ke Sektor Produktif

“Akad massal yang dihadiri langsung oleh Presiden, termasuk pada September lalu, terbukti memberikan dampak positif terhadap percepatan dan tingginya penyaluran FLPP sepanjang 2025,” ujar Heru.

Target BP Tapera 2026

Berdasarkan data BP Tapera, hingga 19 Desember 2025, penyaluran KPR Sejahtera FLPP telah mencapai 263.017 unit dengan nilai pembiayaan sebesar Rp32,67 triliun. Program ini didukung oleh 39 bank penyalur, 22 asosiasi pengembang, serta 7.998 pengembang, dan tersebar di 12.981 kawasan perumahan pada 33 provinsi dan 401 kabupaten/kota. Capaian tersebut sekaligus menjadi rekor tertinggi penyaluran FLPP sejak program ini diluncurkan pada 2010.

Secara historis, penyaluran FLPP menunjukkan tren pertumbuhan signifikan. Pada 2020, penyaluran tercatat sebanyak 109.253 unit, meningkat menjadi 178.728 unit pada 2021, lalu 226.000 unit pada 2022, dan 229.000 unit pada 2023. Meski sempat terkoreksi pada 2024 menjadi 200.300 unit, kinerja 2025 kembali melesat tajam.

Baca Juga : Maybank Indonesia Perkuat Peran Strategis Dalam Industri Syariah

“Data ini menunjukkan bahwa KPR subsidi tetap menjadi pilihan utama MBR, khususnya menjelang akhir tahun. Tren ini mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dan solidnya ekosistem perumahan nasional,” jelas Heru.

Untuk tahun 2026, BP Tapera menargetkan penyaluran 285 ribu unit rumah subsidi dengan total kebutuhan dana sebesar Rp37,1 triliun. Dana tersebut bersumber dari DIPA Rp25,1 triliun, pengembalian pokok pembiayaan sebesar Rp10,4 triliun, serta saldo awal tahun Rp1,6 triliun.

“Sesuai Nota Keuangan 2026, pemerintah juga menyiapkan pencadangan pembiayaan investasi untuk mengantisipasi peningkatan target hingga 350.000 unit rumah,” pungkas Heru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan