Thursday , November 26 2020
Home / Indeks Berita / Gabung Di ABPEDNAS, BPD Gelar Raker Penyusunan Juknis Musyawarah Desa

Gabung Di ABPEDNAS, BPD Gelar Raker Penyusunan Juknis Musyawarah Desa

Rapat Koordinasi (Raker) Penyusunan Juknis Musyawarah Di Desa

NASIONAL – Direktorat Jenderal Bina Pemerintah Desa (Ditjen Bina Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi (Raker) Penyusunan Juknis Musyawarah Di Desa, terkait peningkatan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Acara ini berlangsung selama dua hari di Jakarta, 17-19 Juni 2019.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dirjen Bina Pemdes Kemendagri ini adalah bagian dari Peningkatan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kegiatan ini diikuti oleh 23 anggota BPD terpilih dari 75.436 desa se Indonesia. Selain anggota BPD, juga didampingi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dari masing-masing kabupaten.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kasubdit Fasilitasi BPD dan Musdes, kemudian dibuka secara resmi oleh Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Desa Bapak Drs. Budi Antoro, MBA mewakili Dirjen Bina Pemdes.

Kegiatan ini menyusun Draft Final Juknis Musyawarah Desa yang akan dilakukan editing oleh Tim Perumus dari Subdit Fasilitasi BPD dan Musdes Direktorat Kelembagaan dan Kerjasama Desa, dengan koordinator Nyak Yasir Muammar, S.STP.

BACA JUGA :   Ditjen Perumahan Ikut Berikan Kontribusi Dalam Bansos PUPR di 34 Propinsi

Selain itu, Petunjuk Teknis Musyawarah di Desa, bukanlah sebuah herarkie regulasi baru tentang pengaturan Musyawarah Desa, tetapi sebuah kerangka komprehensif sebagai sebuah petunjuk pelaksanaan dengan tanpa memberikan atau menambah norma baru dari regulasi yang sudah ada.

Selain raker Juknis, dalam event ini juga direncanakan pembentukan Assosiasi BPD Nasional. Para peserta juga menyepakati untuk bergabung di ABPEDNAS, sebagai satu-satunya Lembaga atau Forum asosiasi BPD di tingkat nasional. Saat ini telah terbentuk 3 (tiga) perwakilan BPD di propinsi, yaitu : Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

Lalu mengamanatkan kepada ABPEDNAS untuk segera melakukan Rakor BPD Nasional, dan restrukturisasi kepengurusan DPP ABPEDNAS dengan mengakomodir anggota BPD yang lebih luas, dan membentuk Koordinasi Wilayah sebagai percepatan pembentukan forum assosiasi BPD di tingkat propinsi, yang difasilitasi oleh Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Desa Dirjen Bina Pemdes Kemendagri.

BACA JUGA :   Abdul Khair ; Politisi Perumahan Anak Desa Langkat Sumatera Utara

Peserta Raker adalah perwakilan BPD yang hadir berasal dari Desa Rawaurip Kabupaten Cirebon, Desa Genteng Kulon Kabupaten Banyuwangi, Desa Bangun Rejo Kabupaten Kutai Kartanegara, Desa Panggungharjo Kabupaten Bantul, Desa Kramat Temenggung Kabupaten Sidoarjo, Desa Jambangan Kabupaten Sidoarjo, Desa Sungai Bakau Kabupaten Kotawaringin Barat, Desa Temuansari Kabupaten Musi Rawas, Desa Kalomandalle Kabupaten Gowa, Desa Tanabangka Kabupaten Gowa, Desa Kutu Kabupaten Badung, Desa Pempatan Kabupaten Karang Asem, Desa Muaro Kalaban Kabupaten Sawahlunto, Desa Lokpaikat Kabupaten Tapin, Desa Rimba Beringin Kabupaten Kampar, Desa Nagrak Kabupaten Sukabumi, Desa Parit Kabupaten Bengkalis, Desa Ploso Kandang Kabupaten Tulungagung.

Dalam kegiatan ini, regulasi pengaturan teknis dari musyawarah di desa yang dipergunakan adalah :
– Permendagri 114/2014 Tentang Pedoman Pembangunan Desa
– Permendes 2/2015 Tentang Pedoman Tata Tertib Dan Mekanisme Pengambilan Keputusan Musdes
– Permendes 4/2015 Tentang Pendirian, Pengurusan Dan Pengelolaan, Dan Pembubaran BUMDES
– Permendagri 1/2016 Tentang Aset Desa
– Permendagri 44/2016 Tentang Kewenangan Desa
– Permendagri 96/2016 Tentang Pedoman Kerjasama Pemerintahan Desa
– Permendagri 110/2016 Tentang BPD – Permendagri 1/2017 Tentang Penataan Desa
– Permendagri 20/2018 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa

Juknis ini membahas tentang bagaimana teknis pelaksanaan Musdes, seperti :
– Penataan Desa, meliputi : Pemekaran Desa, Penggabungan Desa, Perubahan Status Desa Menjadi Kelurahan, dan Perubahan Status Desa Adat Menjadi Desa
– Perencanaan Desa, meliputi : Penetapan Kewenangan Desa, Penetapan RPJMDes, Penetapan RKPDes dan Pengusulan DU-RKP
– Kerjasama Desa, meliputi : Kerjasama Antar Desa, Kerjasama Desa dengan Pihak ke Tiga
– Rencana Investasi Masuk Desa
– Pendirian BUMDES
– Pengelolaan Dan Penataan Aset Desa
– Musdes Luar Biasa
– Musdes Tematik/Khusus

Check Also

Jelang Akhir Tahun, Paramount Land Raih Tiga Penghargaan Dari Event Berbeda

PROPERTI – Paramount Land berhasil meraih tiga penghargaan menjelang akhir tahun 2020 ini yaitu, Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link