Saturday , September 26 2020
Home / Indeks Berita / KPR Mayora – Bukopin Melonjak

KPR Mayora – Bukopin Melonjak

Lowongan-Kerja-Bank-Agustus-2014-di-Bank-BukopinSebelum kuartal I-2015 berakhir, penyaluran KPR PT Bank Bukopin Tbk (Bank Bukopin) dan PT Bank Mayora (Bank Mayora) selama dua bulan pertama sudah mencapai lebih dari 60 persen untuk total target kredit pemilikan rumah (KPR) sepanjang tahun ini.

Direktur Retail PT Bank Bukopin Tbk (Bank Bukopin) Agus Hernawan mengatakan, sampai akhir tahun lalu perseroan telah menyalurkan KPR sebesar Rp1,3 triliun. Untuk tahun ini, Bank Bukopin memasang target pertumbuhan KPR sekitar 20 persen.

Adapun rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) perseroan di KPR tercatat berada di bawah 2 persen. “Pencapaian penyaluran KPR Bank Bukopin sampai Februari lalu sudah sebesar 77 persen dari anggaran sampai akhir Desember 2015,” ungkapnya.

Sementara Kepala Bagian Produk Pembiayaan Konsumsi Bank Mayora Karlina Sugiarti memaparkan, realisasi penyaluran KPR perseroan sepanjang tahun lalu berada di bawah Rp 100 miliar. Kendati, Bank Mayora akan mulai gencar terhadap penyaluran kredit konsumer (consumer loan), terutama KPR mulai tahun ini. Salah satu strategi yang diambil peseroan adalah dengan bergabung sebagai bank penyalur fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) pada 22 Januari lalu.

Untuk tahun 2015, perseroan memasang target penyaluran KPR dapat tumbuh 18 persen dibandingkan akhir tahun 2014 . Adapun porsi untuk FLPP tahun ini ditargetkan sebesar Rp 50 miliar. “Pencapaian kami sampai Februari 2015, sudah sekitar 63 persen dari target tahun ini,” ujarnya.

Berbeda dengan Bank Mayora maupun Bukopin, setiap tahun penyaluran KPR PT Bank ANZ Indonesia (Bank ANZ) hanya sekitar 40 persen di semester I. Namun, Vice President Director Bank ANZ Ajay Mathur menjelaskan, hal tersebut disebabkan perseroan berupaya menjaga kualitas kredit sehingga tidak terlalu berdampak terhadap NPL. Di samping itu, perseroan juga menyasar debitor KPR yang berada di golongan mass costumer.

Kategori mass costumer tersebut juga sejalan target segmen pengguna kartu anjungan tunai mandiri (ATM) Bank ANZ, yang hanya memperbolehkan nasabah dengan nilai simpanan di rekening sebesar Rp 25 juta untuk memiliki kartu debit.

“Tahun ini,kami menargetkan penyaluran KPR sama seperti tahun lalu, yaitu kisaran 20-25 persen. Tetapi, perseroan meyakini, pencapaian bisa lebih dari itu. Penyaluran KPR Bank ANZ, biasa lebih kencang di semester II,” ungkapnya.

Check Also

Jalan Akses ke Pelabuhan Patimban

Akses Pelabuhan Patimban Sepanjang 8,2 Km Siap Layani Arus Logistik

NASIONAL – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan pembangunan Jalan Akses ke Pelabuhan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 173

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
cover majalah
close-link