Sunday , January 24 2021
Home / Indeks Berita / Pengembang Yi-Ho Gairahkan Sektor Industri Properti Tanah Air

Pengembang Yi-Ho Gairahkan Sektor Industri Properti Tanah Air

Richard Oh, CEO PT Yiho Jakarta Real Estate Development

Propertinbank.com : Bagi perusahaan-perusahaan pengembang dari luar negeri atau investor asing, industri properti di Indonesia memiliki daya tarik yang sangat kuat. Meski sempat mengalami penurunan realisasi investasi pada tahun lalu, minat investor asing berinvestasi ke sektor properti di Indonesia pada tahun ini diyakini akan membaik.

Tercatat sejumlah pengembang asal Jepang, Singapura dan Cina termasuk mereka yang telah mengembangkan proyek properti di Indonesia.

BACA JUGA :   RedDoorz Siapkan 120 Kamar Bagi Tenaga Medis Yang Tangani Covid - 19

Pada pertengahan tahun ini, bakal hadir investor asal Hongkong yakni New Yi-ho Holding Group Co.Ltd, sebuah perusahaan properti yang berkantor pusat di Hongkong, melalui anak perusahaannya PT Yiho Jakarta Real Estate Development akan meramaikan industri properti tanah air.

Walaupun saat ini tengah menghadapi wabah Virus Corona, Pengembang asing tentu memahami bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih kondusif dan akan terus tumbuh bergerak menjadi raksasa ekonomi di Asia Tenggara, bahkan di Asia Pasifik indonesia sangat diperhitungkan.

BACA JUGA :   Performa Masih Anjlok, Saham Properti Jadi Program Utama Pemulihan Ekonomi

Peluang inilah yang ditangkap oleh New Yi-Ho Group, sebagai perusahaan internasional yang menjadikan pengembangan real estate sebagai bisnis utamanya.

Richard Oh, CEO PT Yiho Jakarta Real Estate Development di Cikupa – Tangerang, Banten,  Kamis (20/8) mengatakan, dengan pengalaman perusahaan di global yang sudah mencapai lebih dari 20 tahun, dirinya optimis perusahaan dapat turut berkontribusi aktif pada industri properti di Indonesia.

BACA JUGA :   GDC Gelar Depok Color Run

“Saat ini lima negara dengan kekuatan GDP terbesar dunia antara lain adalah Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang. Besarnya jumlah penduduk usia produktif di Indonesia – usia 15 sampai 65 tahun, yang kini jumlahnya berkisar 185,2 juta jiwa meyakinkan kami Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar dunia.”

Mereka akan menjadi pembeli potensial sejumlah proyek properti yang ada di tanah air. Apalagi saat ini rasio kepemilikan rumah di Indonesia dengan negara tetangga masih jauh, yaitu rasio Kredit Pemilik Rumah (KPR) mencapai 2,85% terhadap Produk Domestik Brutto (PDB).

BACA JUGA :   Presiden Instruksikan Menteri PUPR Perbaiki Sarana Akibat Banjir di Kalsel

BPS melaporkan rasio KPR di Indonesia jauh di bawah Singapura, Malaysia, dan Thailand yang masing-masing mencapai 46,8%, 38,8%, dan 22,6%. (sumber: Katadata). Itu sebabnya papar Richard, perusahaan memperlebar sayapnya ke sejumlah negara di Asia termasuk Indonesia, juga Malaysia, Jepang, dan Laos.

“Sektor properti biasanya mengalami siklus setiap 10 tahun sekali, dan selama lima tahun ke belakang, sektor ini mengalami kondisi yang kurang menguntungkan sehingga kami optimis selama lima tahun ke depan kondisinya akan menjadi lebih baik. Situasi naik turun di bidang properti adalah kondisi yang biasa kami alami,” kata Richard yang sukses berpengalaman mengelola properti premium internasional seperti Verde, NavaPark BSD dan juga hotel bintang lima Banyantree Hotel and Resort Pte. Ltd.

BACA JUGA :   39 Puteri Indonesia 2020 Ikuti Pengenalan Aktifitas di Pasar Modal

Perlu diketahui, New Yi-Ho, merupakan Developer Besar yang telah menyelesaikan Pembangunan Lebih dari 70 Proyek Properti properti di berbagai provinsi di Tiongkok dan berbagai negara.

Saat ini New Yi-Ho tengah menggarap satu proyek mahakarya dengan membangun sebuah kota baru di Henan Gushi City, Tiongkok, yang berpenduduk 140 juta jiwa. Terdapat mal, rumah tapak (landed houses), apartemen bertingkat, sekolah, hotel dan atraksi guna menarik wisatawan. Di dalamnya akan terdapat 23 projek dan 3,1 juta m2 luasan  bangunan. Dari 910 ha lahan tersedia, 80% sudah mulai dibangun.

BACA JUGA :   Munas Deadlock, Saatnya Apersi Rekonsiliasi 

Selain properti, di Indonesia New Yi-ho juga melirik kemungkinan merambah pada sektor yang sejalan dengan bidang turisme, yaitu membangun hotel.

“Sebagai pengembang kami melihat bahwa Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial,”tutupnya.

Check Also

Tak Hanya Indah, Arsitektur Hunian Juga Harus Inovatif dan Inspiratif

DESAIN – Perusahaan kunci yang sudah sangat dikenal di tengah masyarakat, KENARI DJAJA kembali menyelenggarakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 175

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link