
Propertynbank.com – Perumahan Mulia Gading Kencana (Perumahan MGK Serang), Banten, kembali berhasil mencatatkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih penghargaan BTN Housingpreneur 2025 dalam kategori Affordable House Development (Established Business). Penghargaan tersebut diumumkan pada seremoni penutupan BTN Expo 2026 yang digelar PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk di JICC Senayan, Sabtu (31/1).
Melalui pengembangan proyek MGK Serang, PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Realty) dinobatkan sebagai juara pertama dari total 1.170 peserta yang mengikuti ajang inovasi perumahan tersebut. Setelah melalui proses seleksi ketat, hanya 58 inovator yang ditetapkan sebagai penerima penghargaan oleh dewan juri profesional.
Pada kategori yang sama, posisi juara kedua dan ketiga masing-masing diraih pengembang asal Karawang, Jawa Barat, dan Lumajang, Jawa Timur, menunjukkan ketatnya persaingan dalam pengembangan hunian terjangkau di Indonesia.
Direktur Utama PT Infiniti Triniti Jaya, Samuel S. Huang, menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan BTN. Menurutnya, penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi MGK Serang dalam menghadirkan hunian terjangkau yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Kami bersyukur dan merasa terhormat karena BTN memberikan penghargaan tertinggi kepada proyek MGK Serang sebagai pengembangan perumahan terjangkau dengan bisnis yang mapan di tingkat nasional,” ujar Samuel yang ditemui di arena BTN Expo 2026.
Ia menambahkan, BTN Housingpreneur 2025 menjadi pemacu semangat bagi seluruh tim Infiniti Realty untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penyediaan rumah layak huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Sebelumnya, pada ajang Indonesia MyHome Award (IMHA) Episode 8 -2025, perumahan ini meraih penghargaan sebagai Affordable Housing Project with the Best Design and Quality.
Konsep Pengembangan Perumahan MGK Serang
Perumahan ini dikembangkan dengan mengedepankan konsep kualitas bangunan, keterjangkauan harga, dan keberlanjutan lingkungan. Proyek ini telah mengantongi sertifikat Bangunan Gedung Hijau (BGH) predikat UTAMA, baik pada tahap perencanaan maupun konstruksi. Penerapan sirkulasi udara alami, penggunaan material ramah lingkungan, pemanfaatan energi surya, bio septic tank, ruang terbuka hijau yang luas, serta keberadaan dua danau resapan menjadi nilai tambah kawasan.
Sementara itu, Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menegaskan BTN Housingpreneur merupakan ajang strategis untuk mendorong lahirnya inovasi di sektor perumahan dan ekosistem pendukungnya.
“Kami melihat banyak inovasi produk dan teknologi di sektor perumahan. Ajang ini memberi ruang agar solusi tersebut bisa dikenal lebih luas dan mendorong efektivitas serta efisiensi pembangunan perumahan,” jelas Nixon.
Sementara itu, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengapresiasi konsistensi BTN dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui penguatan ekosistem inovasi perumahan nasional.
“BTN Housingpreneur menjadi wadah penting untuk menjembatani kebutuhan hunian dan pasokan rumah yang masih belum seimbang,” pungkasnya.
















