Property & Bank

Selamat ! Prof. Ruslan Prijadi Dikukuhkan Jadi Guru Besar UI

Guru Besar UI
Pengukuhan Prof. Ir. Ruslan Prijadi, M.B.A., Ph.D menjadi Guru Besar UI

Propertynbank.comUniversitas Indonesia menyelenggarakan Sidang Terbuka Upacara Pengukuhan tiga Guru Besar Tetap melalui Zoom dan juga disiarkan langsung (live streaming) melalui YouTube UI Teve, pada (26/3).

Rektor Universitas Indonesia, Prof. Ari Kuncoro, S.E., MA., Ph.D., memimpin langsung Upacara Pengukuhan tiga Guru Besar Tetap ini. Ketiga Guru Besar tersebut adalah Prof. Ir. Ruslan Prijadi, M.B.A., Ph.D., yang dikukuhkan menjadi Guru Besar Tetap dari Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEBUI), Prof. Mohammed Ali Berawi, M.Eng.Sc., Ph.D., yang dikukuhkan menjadi Guru Besar Tetap dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), dan Prof. Dr. Sylvia Veronica Nalurita Purnama Siregar, S.E., yang dikukuhkan menjadi Guru Besar Tetap dari Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEBUI).

Pada Upacara Pengukuhan Guru Besar ini, Prof. Ir. Ruslan Prijadi, M.B.A., Ph.D., menyampaikan pidato pengukuhan berjudul “Strategi ke Luar Batas-batas Perusahaan dalam Ekosistem Berbasis Digital”.

Penggunaan media digital turut meningkat secara signifikan selama pandemi Covid-19, yang tentunya berpengaruh pada ranah usaha, termasuk dalam sektor ekonomi kreatif. Prof. Ruslan Prijadi menyatakan tujuan pidatonya guna memaparkan dampak disrupsi akibat digital yang menjadi komponen penting dari ekosistem bisnis yang mempengaruhi bisnis pelaku pertahanan.

“Maraknya teknologi digital bukan hal yang baru, namun kali ini teknologi digital merebak dengan cepat dan masif ke berbagai penjuru ekosistem: memunculkan jenis bisnis baru, menjangkau dan memberdayakan pelaku bisnis pada lapisan terbawah, serta mengaburkan batas-batas antar perusahaan atau industri,” jelas Prof. Ruslan Prijadi dalam pidato pengukuhannya.

Dengan kaidah simbiosis mutualistis, tambah Prof. Ruslan Prijadi, ini adalah esensi dari transformasi di era digital. Bagi perusahaan besar dan perbankan, strategi ini perlu disertai strategi non-market, yaitu upaya untuk mempengaruhi regulator agar selama transisi pertahanan mendapat “perlindungan”.

Lebih lanjut dikatakan Prof. Ruslan Prijadi, “Adapun bagi UKM, adopsi teknologi digital harus berbarengan dengan program-program yang mendasar, yaitu peningkatan kapasitas UKM sekaligus peningkatan keterampilan penggunaan teknologi baru. Selanjutnya, strategi UKM agar dipadukan dengan upaya leveraging momentum kolaborasi antara bank dengan fintech.”

Tiga Guru Besar UI

Sementara dua Guru Besar UI lainnya, yaitu Prof. Mohammed Ali Berawi, M.Eng.Sc., Ph.D., memaparkan pidato pengukuhannya yang berjudul “Infrastruktur Bernilai Tambah: Penciptaan Inovasi dan Optimasi Manfaat”, dan Prof. Dr. Sylvia Veronica Nalurita Purnama Siregar, S.E., berorasi mengenai “Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Pelaporan Korporat dan Pencapaian Sustainable Development Goals”.

Ketiga Guru Besar Tetap Universitas Indonesia ini secara berurutan menjadi Guru Besar ke-3, ke-4, dan ke-5 pada tahun 2022, yang dikukuhkan oleh Prof. Ari Kuncoro, S.E., MA., Ph.D., selaku Rektor Universitas Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *