Home / Breaking News / Serapan Tenaga Kerja 13 Program Padat Karya Tunai TA 2020 Capai 100%

Serapan Tenaga Kerja 13 Program Padat Karya Tunai TA 2020 Capai 100%

Padar Karya Tunai
Program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work)

NASIONALKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menggulirkan 16 Program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) pada TA 2020 dengan target menyerap 638.990 tenaga kerja.

Adapun pekerjaan PKT utamanya meliputi pembangunan infrastruktur kerakyatan yang mendukung produktivitas masyarakat perdesaan seperti peningkatan irigasi kecil, perbaikan jalan lingkungan, rumah subsidi, penanganan kawasan kumuh, peningkatan kualitas air minum dan sanitasi.

BACA JUGA :   Pekerjaan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Senilai Rp 4,5 Triliun Dimulai

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan Program PKT Kementerian PUPR dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi. Tujuan utama program Padat Karya Tunai adalah untuk mempertahankan daya beli masyarakat di perdesaan atau mendistribusikan uang pembangunan ke desa-desa.

“Selain untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/ pelosok”, kata Menteri Basuki.

BACA JUGA :   Pandemi Belum Usai, Harga Rumah KPR Sejahtera FLPP Dipastikan Tetap

Secara keseluruhan progres penyerapan tenaga kerja 16 program padat karya hingga 21 Desember 2020 telah mencapai 98,86% atau sebanyak 631.723 orang. Dimana sebanyak 13 program diantaranya telah mencapai 100%.

Program PKT yang telah menyerap 100% terdiri dari Bidang Sumber Daya Air (SDA) yakni Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) menyerap 200.000 tenaga kerja tersebar di 10.000 lokasi, pekerjaan Operasi dan Pemeliharaan (OP) Air Tanah dan Air Baku sebanyak 2.449 orang, OP Irigasi dan Rawa sebanyak 17.090 orang, OP Sungai dan Pantai sebanyak 13.131 orang, dan Tugas Pembantu OP Irigasi dan Rawa sebanyak 13.247 orang.

Selanjutnya di bidang infrastruktur jalan dan jembatan melalui pekerjaan revitalisasi drainase di 34 provinsi telah menyerap 42.215 pekerja. Pada PKT ini dilaksanakan beberapa pekerjaan diantaranya pembersihan saluran, jembatan, patok dan rambu serta pengecatan sederhana median, jembatan dan pengendalian rumput pada bahu jalan rumija.

BACA JUGA :   Pengembangan Infrastruktur Pariwisata Bali Utara Terus Ditingkatkan

Serapan 100% juga telah dicapai seluruh program PKT yang rutin dilaksanakan Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR seperti Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) sebanyak 15.000 orang, penataan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) sebanyak 12.979 orang, Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) sebanyak 2.100 orang, Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) sebanyak 48.060 orang, dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) sebanyak 15.705 orang.

Kemudian Bidang Perumahan melalui program peningkatan kualitas rumah swadaya dan pembangunan baru rumah swadaya mencapai target 100% sebanyak 225.919 tenaga kerja. PKT bidang perumahan dilaksanakan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang menangani lebih dari 228 ribu unit rumah tidak layak huni. Dengan stimulus yang diberikan Kementerian PUPR, timbul prakarsa dan upaya masyarakat dengan menumbuhkembangkan keswadayaan penerima bantuan.

Check Also

BSPS

Anggaran Program Bedah Rumah Di Kalbar TA 2021 Sebesar Rp 2,46 Triliun

PROPERTI – Program Padat Karya Tunai (PKT) TA 2021 mengalokasikan anggaran Rp 23,24 triliun, salah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 178

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link