Sunday , November 1 2020
Home / Nasional / Ekonomi / Tamansari Lagoon Masuki Tahap Topping Off

Tamansari Lagoon Masuki Tahap Topping Off

PT Wijaya Karya Realty (Wika Realty), anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., memastikan proyek Tamansari Lagoon di kota Manado, Sulawesi Utara, akan selesai pembangunannya tepat waktu. Tamansari Lagoon merupakan proyek mixed use building yang merangkum apartemen, kondotel dan komersial. Hal itu karena saat ini proyek Tamansari Lagoon sudah memasuki tahapan topping off (penutupan atap). Setelah tahapan struktur selesai, pembangunan Tamansari Lagoon akan memasuki tahapan finishing.
Prosesi topping off selain dihadiri oleh jajaran manajemen PT Wika Realty yakni Direktur Utama PT Wika Realty, Budi Saddewa Soediro dan Manager Realty Tamansari Lagoon, Ugik Sugiyanto, juga dihadiri oleh manajemen PT Filadelfia Blessing Family yakni Direktur Utama PT Filadelfia Blessing Family, Titus Handojo.  Proyek yang dibangun dengan investasi sebesar Rp 200 miliar ini merupakan hasil kerjasama antara PT Wika Realty dengan PT Filadelfia Blessing Family.  ”Tamansari Lagoon kami rencanakan akan mulai diserahterimakan Januari 2015,” ujar Budi Saddewa Soediro, Direktur Utama PT Wika Realty.
Sejak di-launching pada akhir tahun 2012, Tamansari Lagoon direspon sangat baik oleh pasar. Hal itu dibuktikan dengan hasil penjualannya yang saat ini sudah mencapai 65% untuk apartemen dari total 183 unit, dan 40% untuk kondotel dari total 187 unit. ”Kami optimis akhir tahun ini bisa habis terjual semua,” ujar Ugik Sugiyanto, Manager Realty Tamansari Lagoon.
Lebih lanjut Ugik memaparkan, profil pembeli Tamansari Lagoon terdiri dari pengusaha, dokter, pegawai, kontraktor dan hampir 50% pembeli merupakan pengusaha. ”Pembeli Tamansari Lagoon mayoritas masyarakat Manado yakni 64%, kemudian sisanya berasal dari Jakarta, Surabaya, Samarinda, Maluku, Bitung, Kotamobagu, Kepulauan Sangihe dan beberapa kota disekitar wilayah Manado. Sedangkan komposisi end user sekitar 55% dan investor 45%. Cara bayar KPA yang paling banyak dipakai, sekitar 46%, kemudian Cash Bertahap sekitar 36%, kemudian sisanya Tunai Keras,” papar Ugik.

Check Also

BI Pangkas Lagi Suku Bunga Acuan, Analis : Sektor Properti Jadi Menarik

EKONOMI – Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link