Property & Bank

Teknologi MLFF Menuju Transformasi Sistem Pembayaran Tol Nirsentuh

MLFF
Foto : Istimewa

Propertynbank : Di era digitalisasi dan modernisasi infrastruktur transportasi, PT Roatex Indonesia Toll System (PT RITS) memiliki peraan strategis sebagai penyedia teknologi Multi Lane Free Flow (MLFF) berbasis Global Navigation Satellite System (GNSS) untuk sistem jalan tol nirsentuh di Indonesia.

Dukungan dana investasi yang mencapai 300 juta USD dari Pemerintah Hungaria, PT RITS telah melakukan persiapan komprehensif, mulai dari penguatan perangkat teknologi, pengembangan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, hingga membangun kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi utama keberhasilan implementasi sistem MLFF secara nasional.

Transformasi sistem pembayaran tol tradisional menuju model MLFF, tidak hanya menghilangkan hambatan fisik di gerbang tol, tetapi juga memacu efisiensi pengelolaan jalan tol dengan sistem pembayaran nirsentuh yang fleksibel, aman, serta ramah lingkungan.

Melalui Teknologi MLFF memungkinkan pengguna jalan tol dapat melakukan pembayaran secara otomatis menggunakan perangkat digital seperti aplikasi CANTAS atau On Board Unit (OBU) yang terintegrasi dengan teknologi GNSS, memberikan kenyamanan dan kecepatan akses yang jauh lebih baik.

Direktur Utama PT RITS, Attila Keszeg, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan dalam memastikan keberhasilan proyek ini. Dengan pendanaan penuh yang telah kami realisasikan, kami siap berkolaborasi erat dengan berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, pengelola jalan tol, hingga pihak keamanan siber untuk menghadirkan sistem yang optimal dan terpercaya.

“untuk itu, Kami terus mengembangkan standar keamanan melalui pembentukan Tim Respons Insiden Keamanan Komputer (CSIRT) agar sistem MLFF aman dari berbagai ancaman siber,”tegasnya.

Sementara itu, Ir. R. Sony Sulaksono Wibowo, MT, PhD, Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), menyatakan bahwa sinergi antara pengelola jalan tol, aparat penegak hukum, dan pemerintah sangat penting untuk memastikan integrasi dan regulasi yang jelas serta efektif.

“Teknologi ini memerlukan payung hukum yang kuat agar pelaksanaannya berjalan lancar dan diterima semua pihak, termasuk penegak hukum Korlantas,” ujarnya.

Keberhasilan implementasi MLFF tidak hanya menjadi pencapaian teknologi semata, tetapi juga berkontribusi pada upaya nasional mengatasi permasalahan kemacetan yang berdampak besar pada ekonomi.

Sistem MLFF diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan kelancaran lalu lintas, mengurangi emisi karbon, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Dari sisi teknologi, penerapan MLFF yang berbasis GNSS ini sudah terbukti efektif di beberapa negara, termasuk Hungaria, yang berhasil meningkatkan pendapatan negara dari jalan tol hingga 392% selama 11 tahun penerapan.

Indonesia memanfaatkan pengalaman internasional ini sebagai lompatan strategis menuju era revolusi pembayaran tol global yang mengedepankan digitalisasi dan efisiensi.

MLFF bukan hanya inovasi teknologi, tetapi juga bagian dari transformasi besar yang melibatkan berbagai sector pemerintahan, swasta, teknologi, keamanan siber, dan masyarakat pengguna jalan tol.

Pendekatan multi-channel yang disiapkan PT RITS memberikan kemudahan pembayaran melalui beberapa metode, termasuk aplikasi smartphone, perangkat OBU, dan tiket rute, sehingga semua kalangan pengguna dapat menikmati layanan yang sesuai kebutuhan.

Sistem MLFF telah resmi menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) non-APBN sejak 2024 dan terus mendapatkan perhatian pemerintah, termasuk dalam periode kepemimpinan Presiden Prabowo.

Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian juga menguatkan posisi PT RITS sebagai badan usaha pelaksana program ini, menegaskan keseriusan Indonesia dalam mengadopsi teknologi nirsentuh dalam sistem jalan tol.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai otoritas keamanan digital nasional turut memberikan dukungan penuh. Nur Achmadi Salmawan, Direktur Keamanan Siber dan Sandi untuk Sektor TIK, Media, dan Transportasi di BSSN, menegaskan kesiapan BSSN dalam mengawal aspek keamanan siber untuk memastikan sistem MLFF terjaga dari ancaman dan tetap andal.

Sebagai penggerak utama teknologi jalan tol masa depan, PT RITS terus membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan kementerian terkait, penyedia teknologi, pengelola jalan tol, dan sektor swasta lainnya. Kesinambungan dan keberhasilan akselerasi MLFF akan sangat bergantung pada kesiapan regulasi, dukungan kebijakan, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Dengan fondasi teknologi terkini, dukungan keamanan digital yang kuat, serta kolaborasi multi-sektor yang solid, Indonesia siap melangkah ke babak baru dalam pengelolaan jalan tol yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat ekonomi luas bagi masyarakat dan negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan